Tips Melihat Peluang Dibalik Krisis Pada Perusahaan!

Krisis pada perusahaan dapat terjadi kapan saja dan dapat mempengaruhi kinerja dan reputasi perusahaan secara signifikan.

Pernahkah Anda mengalami suatu kejadian krisis pada perusahaan?

Ketika moment itu datang apa yang Anda lakukan?

Apakah ada peluang yang bisa dilakukan?

Menurut Fink (1986), krisis adalah keadaan yang tidak stabil dimana perubahan yang cukup menentukan mengancam, baik perubahan yang diharapkan maupun yang tidak diharapkan akan memberikan hasil yang lebih baik.

Jangan Panik! Saat krisis terjadi, banyak perusahaan tergesa-gesa mengambil keputusan yang buruk karena panik. Jangan biarkan emosi memengaruhi keputusan Anda. Cobalah untuk tenang dan berpikir jernih.

Coach Antonius Arif menjelaskan hal yang bisa dilakukan sebagai berikut:

  • Pelajari Tren Pasar.

Ketika terjadi krisis, pasti akan ada perubahan di pasar. Anda harus mempelajari tren pasar terbaru dan melihat peluang yang muncul dari situ. Pelajari apa yang dicari konsumen dan perhatikan tren bisnis terkini.

  • Tinjau Kembali Model Bisnis.

Krisis bisa menjadi kesempatan untuk memperbaiki model bisnis Anda. Tinjau kembali strategi bisnis Anda dan cari tahu apakah ada yang perlu diubah atau perlu diperbaiki. Pertimbangkan juga untuk memperkenalkan produk atau layanan baru yang bisa memenuhi kebutuhan pelanggan Anda.

  • Jalin Hubungan dengan Pelanggan.

Saat krisis terjadi, hubungan dengan pelanggan menjadi semakin penting. Berkomunikasilah secara terbuka dengan pelanggan Anda dan pertahankan hubungan baik dengan mereka. Cobalah untuk memahami kebutuhan dan harapan mereka serta cari tahu bagaimana Anda bisa membantu mereka.

  • Berinovasi

Krisis bisa menjadi momen yang tepat untuk bereksperimen dan mencoba hal baru. Berinovasilah dan ciptakan sesuatu yang baru untuk perusahaanmu. Cobalah untuk mencari cara baru untuk memasarkan produk atau layanan Anda.

Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk mempersiapkan diri menghadapi krisis dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasinya dengan cepat dan efektif. Dengan begitu, perusahaan dapat meminimalkan dampak negatif dari krisis dan melindungi bisnis Anda. Itulah tips untuk melihat peluang di balik krisis pada perusahaan. Ingatlah bahwa krisis bisa menjadi kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.

Klik disini untuk simak penjelasan lebih lanjut.

Salam performance

Pentingnya Leader Jalin Hubungan dengan Karyawan

Apakah sebagai Leader perlu jalin hubungan dengan karyawan ataupun tim?

Memang apa yang akan terjadi ketika hubungan sesama tim baik?

Sebagai seorang pemimpin, jalin hubungan yang baik dengan karyawan adalah hal yang sangat penting untuk membangun tim yang solid dan sukses.

John C. Maxwell dalam bukunya “The 5 Levels of Leadership” mengungkapkan bahwa pemimpin yang hebat membangun hubungan yang baik dengan para karyawannya dan mampu memotivasi mereka dengan cara yang tepat.

Coach Antonius Arif menjelaskan dalam channel YouTube 5 Levels of Leadership diantaranya:

Level 1 : Position – Sebagai seorang pemimpin, karyawan hanya mengikuti perintah karena kewajibannya. Hubungan pemimpin – karyawan terjalin hanya dalam batas-batas formalitas.

Level 2 : Permission – Pemimpin menciptakan hubungan yang lebih baik dengan karyawan dan mulai membangun kepercayaan. Karyawan mulai merasa nyaman dan terbuka untuk berbicara tentang masalah di tempat kerja.

Level 3 : Production – Pemimpin mulai menghasilkan hasil yang positif dan membuat karyawan merasa bahwa mereka sedang bekerja pada tujuan yang lebih besar. Hubungan yang terjalin semakin kuat dan karyawan mulai merasa termotivasi.

Level 4 : People Development – Pemimpin memfokuskan pada perkembangan pribadi dan profesional karyawan, mengakui dan memanfaatkan keahlian mereka. Karyawan merasa dihargai dan dihormati.

Level 5 : Pinnacle – Pemimpin mencapai puncak kepemimpinan ketika dia tidak hanya memimpin timnya, tetapi juga memengaruhi orang lain di luar organisasi. Hubungan antara pemimpin dan karyawan sangat kuat, dan karyawan merasa memiliki peran yang penting dalam kesuksesan tim.

Mengapa penting untuk membangun hubungan yang baik dengan karyawan? Karyawan yang merasa dihargai dan dihormati akan merasa lebih termotivasi dan akan lebih cenderung bekerja dengan keras untuk mencapai tujuan bersama.

Jadi, sebagai pemimpin, penting untuk membangun hubungan yang baik dengan karyawan Anda. Ingatlah untuk mendengarkan mereka, memperhatikan kebutuhan mereka, dan menghargai keahlian mereka. Dengan cara ini, Anda dapat memotivasi dan memimpin tim Anda menuju kesuksesan yang lebih besar. Yuk simak penjelasan lebih lanjut di link berikut ini: https://youtu.be/woviWtSUmNM

Salam performance

Penyebab Sering Mengalami Salah Persepsi!

salah presepsi

Pernahkah Anda merasa bahwa orang lain tidak memahami maksud kamu dengan benar? Atau mungkin kamu sering merasa bahwa orang lain menyampaikan pesan yang salah? Salah persepsi adalah masalah yang sering dialami oleh banyak orang dan bisa terjadi di berbagai situasi.

Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang penyebab-penyebab yang sering menyebabkan salah persepsi.

Menurut Robins (1999:124). Persepsi adalah suatu proses dimana individu mengorganisasikan dan menafsirkan kesan-kesan indera mereka untuk memberikan makana terhadap lingkungannya.

Dalam channel YouTube Coach Antonius Arif mengejelaskan beberapa hal kenapa salah persepsi itu bisa terjadi diantaranya : Dua orang yang sedang berbicara, namun tidak memiliki konteks yang sama. Salah satu penyebab yang sering membuat orang mengalami salah persepsi adalah kurangnya konteks. Ketika seseorang tidak memiliki cukup informasi tentang suatu topik atau situasi, maka mereka mungkin akan membuat asumsi yang salah. Oleh karena itu, penting untuk selalu memberikan konteks yang jelas dalam setiap percakapan atau komunikasi.

  • Pengaruh Emosi

Contoh : dua orang yang sedang berdebat dengan emosi yang tinggi. Emosi yang tinggi juga dapat menjadi penyebab utama dari salah persepsi. Ketika seseorang sedang marah atau stres, mereka cenderung tidak bisa memproses informasi dengan baik. Mereka mungkin hanya memilih bagian-bagian dari pesan dan tidak memperhatikan konteks yang lebih besar. Oleh karena itu, penting untuk mengendalikan emosi saat berkomunikasi dengan orang lain.

  • Keterbatasan Bahasa

Contoh: orang yang berbicara dengan bahasa yang berbeda. Keterbatasan bahasa juga bisa menjadi penyebab salah persepsi. Ketika berbicara dengan orang yang tidak menggunakan bahasa yang sama dengan kita, terkadang pesan yang disampaikan bisa menjadi terdistorsi atau salah dimengerti. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa kita memahami bahasa yang digunakan dalam setiap komunikasi.

  • Kesalahan Interpretasi

Contoh: orang yang salah menginterpretasikan sebuah pesan. Terakhir, salah interpretasi bisa menjadi penyebab utama dari kesalah pahaman. Bisa jadi seseorang mendengar atau membaca pesan dengan benar, namun mereka salah memahami maksud pesan tersebut. Oleh karena itu, ketika berkomunikasi dengan orang lain, penting untuk memastikan bahwa kita memahami dengan benar pesan yang disampaikan dan juga memastikan bahwa pesan yang kita sampaikan dipahami dengan benar oleh orang lain.

Kesalahan persepsi bisa terjadi pada siapa saja, dan bisa terjadi dalam berbagai situasi. Namun, dengan mengenali penyebab-penyebab yang sering menyebabkan kesalahan persepsi, kita bisa menghindari kesalahan tersebut. Simak video lebih lanjut klik disini.

Salam performance,

Hidup Lebih Baik Dengan Melakukan Self Affirmation

Tahukah Anda bahwa dengan self affirmation yang tepat bisa membuat hidupmu menjadi sukses?

Dan jika menggunakan self affirmation tidak tepat hidup akan menjadi problem, apakah iya?

Lalu bagaimana dan apa yang harus dilakukan untuk menjadi diri yang lebih baik?

Penelitian dari National Science Fondation mengungkapkan bahwa setiap manusia melakukan self talk setiap hari sebanyak 12.000 – 60.000 kalimat dan lebih buruknya yang keluar adalah kata-kata negatif. Seperti :
“Saya ga bisa deh ngerjain itu”
“Saya ga bisa sukses”
“Ga mungkin berhasil, saya ga mampu” dan lain sebagainya.

Dengan mengungkapkan kata-kata negatif, nantinya otak akan merekam dan memproses hal itu dan membuat diri menjadi down. Oleh karena itu, Coach Antonius Arif menjelaskan hal yang perlu dilakukan adalah dengan self affirmation.

Menurut American Psychological Association, self affirmation merupakan serangkaian perilaku yang ditujukan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan keyakinan pada kemampuan diri sendiri. Self- affirmation mampu membantu individu dalam meredakan stres akibat pikiran negatif. Dengan afirmasi diri akan meningkat aura positif dalam diri sehingga tekanan-tekanan negatif bisa dihilangkan.

Berikut langkah yang bisa dilakulan ketika self affirmation :

  • Berbicara dengan diri sendiri secara positif. Gunakan kata-kata yang positif ketika berbicara dengan diri sendiri dan hindari mengkritik diri sendiri
  • Tekanlah setiap jari satu persatu ketika sedang menanamkan nilai baru yang positif atau affirmasi diri
  • Selain itu bisa gunakan afirmasi yang didapatkan dari kitab suci dengan makna yang menurut kamu menggambarkan hal baik
  • Fokus pada hal-hal positif dalam hidup kamu dan berterima kasih atas semua hal yang sudah kamu miliki
  • Teruslah berlatih. Praktikkan afirmasi diri secara teratur untuk membantu membangun rasa percaya diri dan harga diri yang positif

Jadi, untuk mendapatkan hal baik. Diri kita harus diubah dulu mindset dan perilakunya, dengan melakukan afirmasi diri. Dengan menerapkan ini, hal baik, dan kesuksesan bisa diraih hanya dengan menanamkan nilai positif.

Yuk simak penjelasan lebih lengkap di link berikut ini: https://youtu.be/u6n5frmqQPs

Salam performance,

INILAH PENYEBAB PELATIHAN TIDAK REPEAT ORDER!

Tahukah kamu kenapa banyak pelatihan tidak di repeat order lagi?

Apakah karena materi yang diberikan tidak maksimal dalam menyampaikannya?

Atau bahkan trainernya yang belum memiliki kompetensi yang sesuai dalam menjelaskan materi?

Menurut Ann Latham dalam Association for Talent Development (ATD) alasan utama kegagalan pelatihan adalah karena bukan pelatihan yang diperlukan. Jika kamu menginginkan peningkatan, mudah untuk mengasumsikan bahwa hal pertama yang dibutuhkan karyawan adalah lebih banyak pelatihan. Tetapi dalam banyak kasus banyak pelatihan yang diberikan kemungkinan besar akan sia-sia. Karena banyak pelatihan tidak memiliki efek nyata yaitu tidak sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

Dengan hal ini menjadikannya banyak pelatihan yang tidak repeat order. Yuk kita cari penyebab lainnya terkait hal ini. Dalam channel YouTube Coach Antonius Arif menjelaskan 4 penyebab pelatihan tidak repeat order yang lain diantaranya :

1. Tidak Sesuai dengan Kebutuhan

Biasanya pelatihan dibuat hanya semata-mata karna materi menarik, keren, dan baru. Padahal hal ini tidak boleh dilakukan karena tidak akan membawa dampak apa-apa. Seorang trainer harus bisa dan paham bagaimana caranya menggali kebutuhan dari job desk, job roll, dan matrix competency. Karena informasi yang didapatkan dari HRD biasanya belum lengkap, oleh karena itu seorang trainer harus mencari tahu sendiri kebutuhan yang sedang diperlukan dengan menggali problem yang ada.

2. Tidak Memahami Metode Pengajar

Sering sekali ditemukan di lapangan sebagai seorang trainer dalam membawakan pelatihan dengan metode pengajaran yang sama. Untuk pelatihan publik seminar, perusahaan, ataupun pelatihan yang lain menggunakan satu metode itu saja. Padahal dengan seperti itu sangat tidak efektif, seharusnya disesuaikan dengan problem yang dialami dan dibuat metode pengajaran yang tepat.

Contoh : ada role play dan real play, dengan dua pemilihan ini bisa dipraktekkan yang real play. Karena dengan mempraktekan hal yang terjadi, calon peserta bisa mengevaluasi yang kurang tepat menjadi lebih paham lagi.

3. Pelatihan Tidak Diwrapping

Kebanyakan pelatihan yang berlangsung hanya menyampaikan materinya saja di setiap bagiannya dengan memberikan satu contoh kasus. Ketika pelatihan sudah selesai tidak diberikan kesimpulan dari setiap materi yang dipelajari. Dengan tidak melakukan wrapping ini akan mengakibatkan para peserta bingung karena tidak tahu harus memulai step by step seperti apa karena tidak dijelaskan sesuai dengan masalah dilapangan yang terjadi.

4. Kinerja Setelah Pelatihan Tidak Terjadi

Pelatihan sudah selesai namun tidak berdampak kepada perusahaan seperti omzetnya tidak naik dan performance karyawan tidak terlihat. Hal ini terjadi karena pelatihan tidak disusun sedemikian rupa sesuai dengan problem yang dihadapi dilapangan.

Setelah kamu baca artikel ini, kamu jadi tahu kan kenapa pelatihan tidak di repeat order oleh customer?. Yuk perbaiki diri kamu sebagai trainer untuk menjadi trainer yang bisa memberikan dampak kepada yang dilatih dan perusahaan.

Ingin menjadi trainer? Bisa juga loh bergabung dengan tim kami kalau kamu berkompeten, yuk join di pelatihan “Trainer Competency”.

Ingin menjadi trainer?

Yuk join tim kami kalau kamu mau jadi trainer yang kompeten. Ikuti pelatihan “Trainer Competency”

Simak penjelasan lebih lanjut di link berikut ini : https://youtu.be/WKPkakqPtkk

Sulit Mengubah Kebiasaan? Ini Cara Mudahnya!

mengubah kebiasaan membuat pekerjaanmu lebih efektif

Untuk sebagian orang, mengubah kebiasaan adalah hal yang sulit untuk dilakukan. Kebiasaan yang sudah terbentuk dalam diri kamu, sering kali sulit untuk ditinggalkan. Namun, tidak selamanya kebiasaan yang sudah terbentuk selalu baik dan positif bagi kehidupan kamu. Terkadang, kita perlu mengubah kebiasaan yang tidak baik agar dapat memperbaiki kualitas hidup kita.

Mengubah kebiasaan akan membuat pekerjaan menjadi lebih efektif?

Dalam buku “Habit: The Power of Habit” karya Charles Duhigg menyebutkan tentang New Behavior Generator (Pembangkit Perilaku Baru) yang dapat membantu seseorang dalam membentuk kebiasaan yang baru dan positif.

Apa sih New Behavior Generator itu?

New Behavior Generator adalah sebuah teknik yang digunakan untuk membantu seseorang membangun kebiasaan baru dengan cara menemukan suatu rutinitas yang sudah ada dalam kehidupan sehari-hari dan menggantikannya dengan kegiatan baru yang diinginkan. Teknik ini mengandalkan kekuatan kebiasaan yang sudah ada dalam diri seseorang untuk membentuk kebiasaan baru yang lebih positif. Untuk membuat kebiasaan baru itu kita harus mempunyai cue.

Apa itu cue? Cue adalah sebuah penanda untuk melakukan pekerjaan atau tindakan yang kita inginkan.

Lalu apa yang harus dilakukan ketika penanda (cue) tersebut sudah ada ya?
Selanjutnya adalah mengimajinasikan urutan perjalanan atau pekerjaan yang akan dilakukan.

Contoh sederhananya seperti seoranh muslim yang melakukan sholat, ketika ada cue berupa bunyi adzan dan seorang muslim tersebut tidak sholat maka ada beberapa orang yang merasa gelisah karena meninggalkan atau belum mengerjakan sholat tersebut.

Jadi untuk mengubah habit sebenarnya tidaklah sulit, terkadang yang menjadi sulit karena kita sendiri yang tidak mau melakukan. Apabila ingin mengubah habit, maka ubah cue nya sampai pekerjaan menjadi lebih efektif ya!

Klik disini untuk penjelasan lebih lanjutnya dan tonton videonya!!

Memaafkan Orang Jadi Hal yang Sulit?

Pernahkah Kamu Merasakan Sulit Memaafkan Seseorang?

Tentunya hal tersebut akan menyebabkan kita merasakan perasaan emosional seperti marah, kesal, benci dan sakit hati kepada situasi atau keadaan tersebut.

Namun kalau itu semua terus kamu pendam, tentunya akan menyebabkan suatu masalah pada diri kita sendiri. Oleh karena itu, kita harus memaafkan seseorang tersebut, bagaimana caranya? Kamu harus mengetahui strategi berkomunikasi agar tidak selalu memendam perasaan tersebut.

Kenapa ya harus dimaafkan? Bagaimana jika kamu tidak mau memaafkannya?

Menurut John Kappas Ph. Seorang ahli kesehatan, tubuh kita sebenarnya mengalami 5 syndrome yang secara langsung berpengaruh sama bagian tubuh dan penyebabnya 70 – 80% dari pikiran kita.

Berikut 5 syndrome yang berpengaruh secara langsung pada tubuh :

  • Crying Syndrome

Segala penyakit yang terjadi dari batas perut sampai ke atas kepala seperti magh, jantung, paru-paru, telinga, sakit kepala, dsb. Artinya kita memendam kekesalan atau kemarahan tetapi kita tidak bisa menghilangkannya.

  • Responsibilty Syndrome (sakit di bahu)

Diibaratkan sebagai penyakit yang terjadi akibat beban yang ditanggung oleh seseorang. Contoh: Ketika kamu punya seorang kakak, namun biaya hidup dari kakak kamu justru malah menjadi tanggung jawab kamu. Jadi bebannya terasa di bahu

  • Teaching Syndrome (sakit di tangan)

Sakit yang terasa dari batas pangkal lenga hingga ujung jari tangan. Diibaratkan ketika kamu memiliki impian tapi tidak bisa pernah tercapai.

  • Flight Syndrome (sakit di paha)

Sakit yang dirasakan dari batas pangkal paha sampai dengan ujung jari kaki. Diibaratkan ketika kamu punya banyak masalah tetapi tidak bisa lari dari masalah tersebut.

  • Guilt Syndrome or Sexual Frustration

Sakit yang dirasakan dari batas pinggang sampai dengan daerah vital (kelamin). Contoh : ginjal, wasir, vaginimismu, dll.

Jadi semua penyakit yang terjadi ini alasannya karena kamu belum bisa memaafkan. Oleh karena itu kamu harus memaafkan orang yang menyakiti kamu lebih dulu untuk menjalani hidup sehat. Menjaga komunikasi dengan orang lain dengan strategi komunikasi yang tepat.

Dalam NLP ada beberapa teknik memaafkan :

  • Gunakanlah teknik mengucapkan “Maaf”

– Bayangkan orang yang kita benci

– Munculkan dipikiran kita

– Kemudian katakanlah “saya maafkan kamu”

Dilakukan pengulangan selama 7x setiap hari selama seminggu

  • Mencari sisi baiknya

– Bayangkan diri kita menjadi orang yang menyakiti tersebut

– Kira-kira apa yang dipikirkan seorang tersebut, kenapa melakukan hal tersebut

Kemudian kamu cari maksud baiknya apa dan hikmah apa yang bisa diambil.

Dengan memafkan suatu hal yang pernah terjadi pada dirimu, kamu bisa terlepaskan dari suatu problem tersebut dan menjalankan hidup dengan lebih baik. Kamu juga perlu menjaga komunikasi dengan mereka menggunakan strategi komunikasi yang tepat. Kamu bisa menghilangkan trauma yang dimiliki melalui teknik dari NLP.

Join With Our Class Life Reborn

untuk penjelasan lebih lengkap bisa klik disini.

Berdamai Dengan Luka Batin

Sadarkah kamu jika berdamai dengan luka batin akibat perkataan negatif menjadi satu hal yang sulit dilakukan?

Itu dikarenakan bisa saja mereka mengatakan hal negatif karena tidak memiliki strategi komunikasi yang baik sehingga menyebabkan luka batin terhadap seseorang. Salah satu faktor kenapa seseorang tidak berhasil adalah mempunyai luka batin.

Apa sih luka batin itu?

Luka batin adalah adanya tekanan yang sangat berat yang diberikan secara terus menerus pada lapisan batin terdalam seseorang (Hardjowono, 2005). Hal ini dikarenakan kamu memendam perasaan tanpa berkomunikasi tentang luka akibat perkataan negatif orang lain tersebut yang juga tidak paham strategi komunikasi.

Kenapa harus berdamai dengan luka batin? Karena luka batin itu bisa menghambat pencapaian atau goal. Contoh : Kamu pernah dihina oleh orang kaya. Dan sejak itu kamu merasa orang kaya mempunyai sifat yang suka menghina orang lain.

Bagaimana Cara Berdamai Dengan Luka Batin?

Dalam Channel YouTube NLP for Business, Coach Antonius Arif menjelaskan beberapa langkah untuk menyembuhkannya.

  1. Melakukan Pencarian, kira-kira apa maksud dari perilaku tidak menyenangkan yang kamu terima. Pastikan kamu tidak menilai hal tersebut terlalu negatif, jika terlalu negatif maka kamu tidak akan menemukan apa yang dimaksud dari sisi positifnya.
  1. Menemukan maksud positif, setelah menemukan maksud positif dari perilaku tidak menyenangkan yang kamu terima, kamu akan beri makna positif dari kejadian itu dan menyebutkan satu alasan positif dari hal negatif yang kamu terima.
  1. Doakan dan Maafkan, karna dengan mendoakan dan memaafkannya bisa membuat perasaan kita menjadi lebih lega.

“Setiap perkataan yang orang lain keluarkan, jangan semua anda dengar. Karena ada hal yang membuat anda bertumbuh dan ada yang tidak” – Coach Antonius Arif

Anda pun perlu mengetahui strategi komunikasi agar apa yang anda ucapkan tidak menjadi luka untuk orang lain. Terapkan langkah damai dengan luka batin pada diri, agar perasaan menjadi lebih tenang dan selalu menjadi pribadi yang positif.

Klik disini untuk tahu penjelasan lebih lengkapnya.

Inilah Pentingnya Belajar NLP Untuk Para Pebisnis

Kenapa sih kita harus belajar ilmu NLP? Apa pentingnya ilmu NLP ini? Apakah ilmu NLP ini bisa diterapkan dalam bisnis? dan ingatlah strategi komunikasi sangat penting dalam berbicara dengan orang lain.

 

Neuro linguistic programming atau biasa yang disebut (NLP) suatu ilmu yang diciptakan oleh Dr. Richard Bandler, beliau menciptakan ilmu itu dengan konsep modeling.

 

Waktu awal pertama, beliau menduplikasi mengenai struktur bahasa atau strategi komunikasi untuk bisa mempersuasif orang lain dengan teknik NLP

 

Kedua, menduplikasi mengenai menghilangkan masalah didalam kepala setiap manusia. Karena ketika kita menghadapi suatu masalah, yang bisa kita ubah adalah diri kita sendiri. Seperti mengubah pola pikir, perbuatan, dan perilaku kita.

Strategi komunikasi yang baik

Menurut laporan penelitian Holmes tahun 2011 mendapatkan “komunikasi dinilai buruk” ditemukan bahwa rata-rata biaya mis informasi dalam bentuk kebijakan mencapai $62,4 juta per tahun. Dalam kasus ini kemudian diterapkan belajar menggunakan teknik NLP untuk strategi berkomunikasi. Dampaknya, banyak orang yang bisa mengembangkan pola pikir dan bisa menjadi komunikator yang lebih efektif karena menggunakan NLP untuk strategi berkomunikasi.

 

Selain itu coach Antonius Arif menjelaskan dalam channel youtube beberapa hal penting, ketika belajar NLP yang bisa diterapkan dalam bisnis diantaranya:

  • NLP dapat membantu dalam meningkatkan komunikasi dan negosiasi dalam bisnis

 

  • NLP dapat membantu dalam meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan

 

  • NLP dapat membantu dalam mengatasi masalah-masalah pribadi yang mungkin mempengaruhi kinerja bisnis

 

  • NLP dapat membantu dalam meningkatkan kepercayaan diri dan kualitas pribadi sebagai seorang pemimpin bisnis

 

Jadi, banyak sekali manfaatnya ya dalam mempelajari ilmu NLP. Ilmu yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dalam strategi komunikasi. Bahkan bisa diterapkan langsung dalam bisnis, serta untuk mendevelop timnya. Strategi komunikasi merupakan hal yang penting dalam berkomunikasi atau menyampaikan pendapat kita ke orang lain. Hal yang mudah dapat kita lakukan walau terkesan cukup rumit bila tidak memahami esensinya dalam komunikasi.

 

Yuk simak penjelasan lebih lanjut di link berikut ini:

 

strategi

Cara Memaafkan Orang Lain Dengan Teknik NLP

strategi

Pernah ga sih kamu mengalami ketika sudah memaafkan orang lain tapi ketika bertemu dengan orang tersebut perasaan kesal masih ada? Disini lah peran strategi komunikasi yang baik dan benar dalam melakukannya.

 

Apakah perasaan maaf itu tidak berhasil atau hanya berlaku dibibir saja?

 

Kenapa ya bisa seperti itu?

 

Sebenarnya kalau sudah memaafkan tandanya sudah tidak ada perasaan apa-apa lagi jika bertemu. Tetapi jika kita masih kesal tandanya belum memaafkannya. Mungkin strategi atau cara berkomunikasi nya masih kurang tepat.

 

Ada sebuah buku yang ditulis oleh Henry Manampiring yang berkaitan mengenai Ilmu Stoicism (Filosofi Teras). Kebanyakan orang di dunia ini lebih sering berfokus pada hal-hal diluar jangkauan mereka dibandingkan dengan berfokus pada hal-hal yang bisa mereka kendalikan.

 

Contoh: misalkan kita pernah ditampar oleh seseorang. Hal tersebut tidak bisa kita kendalikan. Karena hal tersebut yang melakukan orang lain.

 

Lalu apa yang bisa kita lakukan?

Tentunya dengan mengetahui sifat dan perilaku yang telah terjadi kita bisa pilih akan bergaul  dengan yang mana. Bagaimana strategi kita dalam berkomunikasi dengan mereka dengan sifat dan perilaku yang berbeda.

 

Memaafkan bukan berarti artinya kita menerima mereka memperlakukan utu kepada kita. Namun, lebih untuk menghindari pikiran-pikiran yang kurang baik.

 

Lalu bagaimana cara memaafkan lebih cepat dengan strategi komunikasi?

Coach Antonius Arif dalam youtubenya menyampaikan ada teknik NLP yang bisa diterapkan agar bisa lebih cepat memaafkan seseorang, diantaranya:

– Hindarilah orang-orang yang pernah memperlakukan kamu dengan perilaku yang tidak menyenangkan tersebut

– Bayangkan wajahnya lalu ucapkanlah “saya maafkan kamu” berulang kali selama seminggu

– Lakukan hal ini di waktu pada saat setelah berdoa selesai sholat ataupun doa menjelang malam hari

– Ambilah makna pembelajaran dari setiap kejadian yang terjadi

 

Nah langkah tersebut bisa diterapkan untuk bisa memaafkan seseorang. tentunya dengan menerapakan strategi komunikasi yang tepat hal tersebut akan mudah kita lakukan. silahkan di coba

Klik link berikut untuk penjelasan lebih lengkap: