NLP For Life – Tips Mengatasi mental Down

Sedang merasa down karena menghadapi tantangan dalam hidup? Wajar kok yang namanya mahluk hidup didunia sudah pasti akan menghadapi tantangan.

Bekerja saat bertemu atasan atau bertemu dengan teman kerja atau menghadapi customer, dirumah tangga baik dengan pasangan dan keluarga juga melihat perkembangan anak anda, bahkan menghadapi tetangga pun bisa saja bisa membuat mental down.

Apa sih yang membuat seseorang mental down?

Mental down terjadi karena sesuatu yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan maka wajar saja bisa menjadi mental down.

Dan kadang bila terlalu sering terjadi maka diri kita menjadi mudah sekali sakit secara fisik. Apalagi 70-80% penyakit disebabkan oleh gangguan pikiran.

Bagaimana mensiasatinya secara NLP.

Dalam NLP ada asumsi dasar yang digunakan untuk memberdayakan diri kita dan juga orang lain. Apa itu?

Selalu ada niat positif yang memotivasi setiap perilaku.

Yang artinya ketika ada sebuah kejadian dan langsung kita adili kejadian dan kita label hal tersebut maka otomatis kita akan menjadi negatif dengan orang tersebut.

Silahkan lihat apa maksud baik dari orang tersebut walau perilakunya tidak berkenan dihati anda. Coba lihat setiap orang mempunyai sudut pandang positif kok hanya cara mereka yang kadang selaras dan kadang bisa jadi tidak selaras.

Yuk, coba lihat dari sudut pandang mereka maka hidup lebih berdaya

#NLPForLife #LisensiNLPPractitioner #NLPforBusiness #LisensiNLPTrainer #BelajarNLP

Belajar NLP : Bagaimana menarik kondisi law of attraction dalam kehidupan kita

Sebenarnya kondisi law of attraction sangat mudah tercapai. Anda cukup menjaga dominant state didiri
anda.


Kalau anda BT dan seharian maka anda akan mengundang negative dalam kehidupan anda. Begitu juga
kalau state sehat atau state bersyukur. Maka seharian dominant thought anda harus sama.
Nah bagaimana yg kadang2 muncul negatif. Itu disebut secondary thought. Untungnya secondary
thought tidak akan langsung tertarik dalam hidup kecuali anda membuat secondary thought menjadi
dominant thought.


Dominant thought artinya pikiran kita di dominasi dengan pikiran tertentu Secondary thought artinya pikiran yang suka muncul dadakan.

Nah menariknya bila kita muncul emosi tertentu misal kesel, marah, jengkel itu hanya akan muncul
selama 90 detik saja. Tapi coach, ada org yg marahnya lama. Betul, itu karena ditambah drama dalam
pikiran dia atau istilah NLP ditambahin meaning2 atau diberikan pemaknaan atas kejadian yang terjadi.
Apalagi bila sudah dikonek macam2 yg tidak konek dan dikonek2in alias complex equivalent.
Nah kalau mau rejeki datang maka jaga pikirna anda agar dominant thoughtnya agar selalu berlimpah,
bersyukur, happy!

Nah cara paling bagus utk dominant thought adalah dengan teknik self hypnosis
Bagaimana melakukan self hypnosis?
Nah bagaimana cara melakukan self hypnosis.
Saya mau mengajarkan teknik sederhana yg digunakan oleh NGH
Siapkan affirmasi positif yang anda mau tarik dalam kehidupan anda.

Rumus skrip self hypnosis yang baik
1. Harus ada waktu
2. Ada emosi yang mau ditarik atau terjadi
3. Ada kata kerja didalam kalimat
4. Menyebut diri
5. Ada kata semakin, sangat, lebih (adverb adjective)
6. Boleh menyebutkan berupa identitas tertentu co, saya sabar. Saya pandai dan sbgnya

Contoh :
Semakin hari saya semakin mudah menarik rejeki dalam hidup saya. Saya mengijinkan untuk
melepaskan masa lalu saya dengan begitu mudahnya dan saya merasa damai. Saya adalah money

magnet, semua rejeki datang kepada saya dengan begitu mudahnyaSaya pintar dan bijaksana, saya
ijinkan itu mengalir kepada saya dengan begitu mudahnya.

Protokolnya :
Persis menjelang mau tidur, masukan sugesti tadi yang sudah dibuat. Dengan melakukan 10-20 kali dengan
cara menekan jari sambil menghitung sudah berapa afirmasi yang dilakukan.
Kenapa harus menekan jari? Tujuannya agar anda tetap terjaga apalagi sudah menjelang mau tidur.
Saya punya kebiasaan melakukan sehari 2x. Kapan? Saat mau tidur dan saat persis mau bangun tidur.
Itu cara pertama.

 

Cara kedua self hypnosis adalah Anda membuat skrip tsb dan ditaruh diselembar kertas ukuran kartu
nama. Ditulis skripnya. Lalu anda angkat kertas tersebut dan anda tatap kertas tersebut. Sambil anda
menatap kertas tersebut yang bertuliskan skrip tertentu, anda menarik nafas panjang dan saat
menghembuskan nafas, anda berucap rileks. Dan lakukan ini sampai ketiga kali. Begitu sudah yang
ketiga, anda tarik nafas panjang dan saat menghembuskan nafas maka anda jatuhkan kertas anda dan
turunkan tangan anda dan pejamkan mata anda. Lalu anda imajinasikan ada tv dalam pikiran dan tv
tersebut bertuliskan angka 30 trus berganti menjadi 29 trus berganti menjadi 28 hingga nol. Dan saat nol
anda buka mata anda. Maka skrip tsb akan masuk ke pikiran bawah sadar anda. Lakukan sehari 3 kali.
Adakah cara lain lagi? Ada. Dan sangat banyak. Tapi saya menganjurkan 2 teknik ini saja sudah sangat
membantu untuk menarik kondisi law of attraction.


Selamat berlatih

Belajar NLP Leadership Indonesia : Menjalin relasi dengan atasan

Semangat pagi, Belajar NLP Leadership Indonesia bersama coach Antonius Arif Licensed Trainer of NLP ™ langsung dari Dr Richard Bandler Bapak dari NLP hadir kembali dengan Topik bagaimana menjalin relasi dengan atasan anda dengan NLP.

Kenapa sih seseorang perlu menjalin relasi yang baik dengan atasan? Tentu banyak sekali tujuan. Yang pertama adalah agar bisa menjalani pekerjaan dengan baik dengan atasan. Kedua bisa memahami apa yang benar – benar dibutuhkan atasan. Dan tentunya juga bisa membuat karir anda menjadi bagus dengan menjalin hubungan yang baik dengan atasan.

Ada beberapa prinsip yang bisa dipahami untuk menjadi dekat dengan atasan melalui teknik NLP. Kita bahas satu persatu :

Matching & Mirroring
Tujuan menggunakan teknik NLP ini, anda akan belajar bagaimana agar terjalin keakraban dengan cepat. Ada beberapa yang bisa anda lakukan untuk menjalin keakraban dan kata kuncinya adalah mencari kesamaan. Kesamaan apa? Kesamaan pikiran, kesamaan prinsip, kesamaan hobi dan kesamaan lainnya. Ternyata anda tidak menemukan satupun kesamaan dengan atasan anda. Apa yang harus anda lakukan? Anda bisa menggunakan yang namanya teknik Matching Mirroring. Dimana teknik tersebut anda menyamakan gerakan tubuh atasan anda saat anda sedang berbicara dengannya. Misalkan saat berbicara, anda melihat dia menaruh salah satu tangannya ke dagunya maka anda menunggu sekitar 5 detik lalu anda mengikuti dengan tangan anda ditaruh ke dagu anda. Apakah kalau dia tangan kanan anda harus tangan kanan? Tidak perlu persis sama. Mau tangan kanan atau kiri, silahkan saja. Setelah anda melakukan gerakan yang sama dengannya beberapa menit maka orang tersebut akan nyaman dengan anda. Karena anda dianggap sama dengan dirinya. Mungkin contoh anda pernah melihat seseorang berpacaran? Biasanya orang yang berpacaran akan melakukan gerakan tubuh yang sama dan sebangun. Baik dengan pakaian yang sama, gerakan mereka juga sama. Dan silahkan anda amati ya. Teknik NLP dan belajar NLP begitu menyenangkan ya kan?

Criteria Value
Tujuannya agar anda bisa memahami faktor pengambilan keputusannya dengan cara NLP anda anda belajar memahami orang lain khususnya atasan. Kadang ini yang suka salah anda pahami sehingga atasan anda bisa saja menganggap anda setiap melakukan pekerjaan dianggap tidak pernah benar.

Saya ambil contoh yang sederhana saat dulu saya pernah melihat bawahan saya begitu frustasi dengan keinginan saya. Misal: mencari hotel. Mereka mencari hotel dan ketika diajukan ke saya, saya tolak. Atau kalaupun saya ok, setelah saya pakai hotelnya dan saya akan komplain. Begitu saya menyadari bahwa mereka sebenarnya tidak memahami kriteria saya dalam mengambil keputusan maka saya minta mereka selalu membiasakan menanyakan kepada saya apa kriteria yang penting dalam mengambil keputusan berkaitan dengan tugas yang saya berikan. Barulah sejak itu saat mereka melakukan pekerjaannya sangat minimal kesalahan mereka. Dan ini juga saya sadari saat saya dulu menjadi staf dimana saya juga suka kesal dengan atasan karena tidak memahami maunya atasan saya.

Melakukan klarifikasi untuk memahami
Tujuan agar saat anda diberikan tugas anda harus menyamakan perspesi dulu dengan tugas yang diberikan. Kesalahpahaman sering terjadi karena tugas yang diberikan tidak sesuai yang dipahami dan dikerjakan. Jadi apa yang harus anda lakukan? Setiap diberi tugas oleh atasan, belajar NLP menyarankan anda untuk melakukan klarifikasi. Dimana anda menjelaskan atau mengkonfirmasi tugas yang diberikan oleh atasan dan bertanya kepada atasan jika anda tidak benar – benar memahami. Banyak orang yang lebih memilih diam dan menjawab paham jika ditanya apakah sudah jelas tugas yang diberikan. Itu yang akan membuat anda salah dalam mengintepretasikan.

Kebetulan saat saya di Tokyo, istri saya menanyakan tentang koper transportasi dari hotel Tokyo ke hotel Osaka menggunakan yamato transportation. Waktu istri saya bertanya ke resepsionis dan resepsionis menjawab dengan bahasa inggris ala kadarnya, dia hanya mengatakan yamato ada disebelah gedung ini. Dan kami mencari bahkan sampai saya memakai google tidaklah menemukan sama sekali. Lalu istri saya berinisiatif sampai mencari ke seven eleven karena biasanya ada disana. Tetapi kasir mereka tidak bisa bahasa inggris sama sekali. Dan dia hanya memberikan lembaran yang isinya bahasa jepang. Waduh. Akhirnya persis 1 hari sebelum perjalanan kami ke Gunung Es Tateyama, saya dan istri kembali ke resepsionis meminta bantuan agar mereka bantu untuk mengisikan kepada kami. Saat kami berbicara dengannya, dia mengatakan bahwa ada toyama setelah dinding ini. Nah kembali lagi dia mengatakan dinding dan kali ini saya mengklarifikasi lagi. Dinding yang dimaksud apakah setelah arca central karena memang ada gedung arca central. Dan dia mengatakan bukan. Persis dibalik dinding ini. Nah loh, karena mereka melihat kita bingung, dia anterin kita ke balik dinding versi mereka dan oalaaaa, benar-benar dibalik dinding dan disitu tempat yamato tetapi memang tidak ada informasi jelas bahwa itu yamato. Belajar dari pengalaman itu jika di Jepang maka kita harus mengkonfirmasi sampai kita benar – benar jelas dan sama persepsi. Begitu juga saat anda diberi tugas oleh atasan, biasakan anda menanyakan dan mengklarifikasi dengan sejelas mungkin. Tugas yang diberikan jelas maka hasil pasti sesuai dengan maunya atasan.

Cukup dulu tulisan belajar NLP Leadership Indonesia kali ini, semoga bisa membantu anda dengan jelas dan membuat anda disukai oleh atasan karena tugas yang diberikan bisa sesuai yang diharapkan.

Salam Performance

Belajar NLP Leadership Indonesia : Takut Salah Mengambil Keputusan

Semangat pagi, kembali lagi bersama saya coach Antonius Arif, Licensed Trainer of NLP langsung dari Dr Richard Bandler, Father of NLP ™. Topik hari ini membahas tentang bagaimana cara agar saat mengontrol emosi negatif menjadi positif agar bisa mengambil keputusan yang tepat.

Saya banyak melihat bahwa orang sering sekali mengambil keputusan dalam kondisi emosi yang tidak tepat. Dan saat dalam kondisi emosi yang tidak tepat maka pengambilan keputusan bisa saja menjadi salah. Saya ambil contoh : anda baru saja dimarahi oleh atasan dan anda langsung saja mengambil keputusan untuk mengundurkan diri. Dan setelah disetujui lalu beberapa waktu kemudian anda menjadi sadar bahwa pengambilan keputusannya adalah salah. Kok bisa? Dalam belajar NLP, saya menemukan bahwa kondisi tidak berdaya saat mengambil keputusan maka hasilnya juga tidak berdaya. Jadi apa yang harus dilakukan? Biasanya yang akan saya lakukan adalah saya akan menenangkan diri dahulu beberapa saat kemudian dengan kondisi kepala yang sudah tenang dan baru ambil keputusan. Dalam belajar NLP disebut breaking state. Berapa lama tenang tersebut? Setiap orang berbeda – beda. Ada yang cepat dan ada yang lama. Ada yang membutuhkan beberapa menit, ada yang jam bahkan ada yang berhari – hari. Setiap orang bisa berbeda – beda. Anda tentunya yang lebih tahu.

Saat sudah tenang, barulah anda mengambil keputusan yang anda mau terapkan dalam hidup anda. Dan cara ini juga berlaku saat anda mau melakukan dicoaching khususnya dengan teknik NLP atau menemukan solusi. Metode langkahnya sama hanya berbeda saat bagian akhir. Dibagian akhir bukan sekedar tenang tetapi ditambahkan kondisi berdaya. Cari pengalaman masa lalu dimana anda pernah berdaya dan ambil pengalaman tadi dan ingat dimana anda berdaya. Saat anda sudah merasa berdaya, silahkan anda ambil keputusan maka hasilnya akan jauh lebih baik.

Itulah segelintir teknik belajar NLP leadership Indonesia yang bisa diterapkan. Bila tertarik ingin mendalami silahkan bisa klik informasi disini.

Salam Performance.

Belajar NLP Leadership Indonesia : 5 tips mengcoaching team anda

Semangat pagi, belajar NLP Leadership Indonesia kembali lagi hari ini membahas 5 tips mengcoaching team anda agar mereka bisa bekerja secara maksimum. Ada hal yang menarik kenapa saya mau membahas hal ini, di jaman serba digital ini teknik mengcoaching staf atau team tidak bisa lagi dengan metode diktator atau marah – marah. Karena jamannya sudah berbeda. Bahkan saya pernah mendengar dari beberapa cerita kalau mereka dipanggil untuk dicoaching maka mental mereka akan down duluan. Mereka berpikir bahwa mereka akan di “keramasin” hahaha. Salon kali ya hahaha. Yes, bahkan ada perusahaan multi nasional yang stafnya itu paling tidak suka di coaching dengan alasan dimata – matai. Waduh! Artinya coaching disamakan dengan spionase dong hahaha. Ketika saya belajar NLP, saya jadi memahami bahwa ada beberapa hal yang harus dipahami tentang mengembangkan team dan gaya kepemimpinan. Motivasi dengan marah – marah akan membuat orang menjadi takut dan malah tidak keluar potensi asli mereka loh. Hmm menarik kan?

Apa sih alasan teknik marah – marah atau dengan gaya diktator sudah tidak bisa berjalan? Ini ada beberapa pendapat dari pakar Leadership John Shore. Ini efek kalau selalu marah – marah

  • Anda mentraining secara tidak langsung mereka untuk tidak berpikir. Karena dimarahi maka secara tidak langsung membuat mereka takut mengambil keputusan makanya lebih baik tidak usah berpikir atau menyampaikan pendapat.
  • Ketika anda marah ke mereka maka mereka akan marah balik kepada anda tetapi mereka tidak bisa menunjukkannya karena anda bos mereka maka mereka hanya menunjukkan dengan cara produktivitas mereka akan menurun. Karena mereka mulai berpikir buat apa bekerja seperti ini atau lebih baik keluar atau mencari pekerjaan lain saja. Saya juga mengalami waktu bekerja sebagai karyawan, saya bangun pagi saja sudah malas dan sudah berpikir bakal dimarahi apalagi pagi ini ya. Dan saya hanya bertahan 3 bulan dan saya keluar akhirnya.
  • Secara tidak langsung mengurangi autoritas anda. Ketika anda memarahi mereka maka mereka akan berkumpul dengan beberapa orang yang juga senasib dan sepenanggungan dan mereka akan mengatakan bahwa mereka benar dan anda yang salah. Ini dilakukan akan membuat anda merasa tidak nyaman dengan mereka dan mereka juga sama. Dan ujung – ujungnya jadi toxic employee.
  • Anda membuat staf anda menjadi tidak respek dengan anda. Mereka merasa buat apa berjuang toh anda akan marah – marahi mereka terus. Jadi mereka akan dengan berbagai cara bakal menghindar bertemu dengan anda.
  • Anda akan membuat mereka salah berulang – ulang. Ini ada dari pengalaman saya, dimana ketika team dihitung kesalahannya secara terus menerus dan tidak tahu bagaimana akhirnya mereka bakal salah terus sampai mereka keluar.
  • Dan anda yang menarik, ada sebuah penelitian dari lembaga independent mengatakan ketika ada atasan yang suka marah – marah ke team maka kemungkinan sekitar 25 persen karyawan anda akan keluar. Woww, banyak juga ya.

Jadi apa yang harus dilakukan? Belajar NLP Leadership Indonesia akan mensharingkan kepada anda bagaimana cara mengcoaching team yang efektif supaya bisa mereka termotivasi dalam bekerja. Inilah 5 tips belajar NLP leadership Indonesia

  • Mencari tahu value & purpose hidup mereka. Cara yang paling mudah adalah menemukan inner motivation mereka. Dengan menanyakan nilai yang penting dalam hidup dirinya serta menemukan tujuan hidupnya. Setelah sudah, konek – kan aktivitas dia kepada value dan purpose dia. Maka dia akan semangat melakukan aktivitas tersebut dengan lebih mantap. Hmm belajar NLP seru dan mempermudah yah.
  • Mencari faktor penghambatnya. Ketika melakukan coaching, yang saya akan tanyakan kepada dirinya adalah apa faktor penghambat dirinya yang menyebabkan dirinya berhenti melakukan aktivitasnya. Dan apa yang sudah dilakukan dirinya untuk memperbaikinya. Dan bereskan faktor penghambatnya dengan teknik – teknik NLP tentunya.
  • Melepaskan limiting belief berkaitan pekerjaan. Faktor lain yang menyebabkan tidak berhasil dalam melakukan aktivitas pekerjaan adalah memiliki yang namanya limiting belief. Temukan apa limiting beliefnya atau kata lain adalah mental blocknya dan bereskan hal tersebut.
  • Chunking pekerjaan menjadi kecil – kecil. Pengalaman saya, saya menemukan ketika orang ditanya apakah anda paham dan rata – rata mereka jawab paham. Ternyata belum tentu paham. Bahkan ada yang kebingungan. oleh sebab itu chunking atau dipecah pekerjaan tersebut menjadi bagian kecil – kecil dan itu akan membantu dia dalam melakukan pekerjaan.
  • Memberi pujian. Ketika dia berhasil melakukan pekerjaan dengan baik maka pujilah dia agar dia semakin semangat untuk mengerjakannya

Itulah 5 tips bagaimana mengcoaching team dengan NLP agar bisa teamnya menjadi lebih bagus. Belajar NLP Leadership Indonesia pamit undur diri dan sampai jumpa diartikel saya yang lain.

Salam performance

Your Achievement is Our Mission

Oleh : Antonius Arif

Pelatihan Penjualan dan NLP : siapa kamu?


Semangat pagi, pelatihan penjualan kembali lagi hari ini bersama anda membahas topik yang fundamental khususnya mengenai identitas diri anda sebagai penjual ( sales ) yaitu siapa diri anda ? Saya banyak menemukan dikelas pelatihan penjualan saya juga diperusahaan waktu saya bekerja. Saya bisa melihat bahwa dia bakal menjadi sales yang bagus atau tidaknya tergantung kepada dirinya mengidentitaskan dirinya seperti apa. Karena dengan identitas yang kuat akan mempengaruhi kepercayaan diri seorang penjual saat melakukan penjualan.

Dalam pelatihan penjualan dan motivasi yang saya adakan, saya sering sekali meminta untuk diri peserta menuliskan siapa diri mereka? Ada yang menuliskan saya adalah seorang salesman diperusahaan ABC atau saya adalah seorang penjual dan sebagainya. Berdasarkan pengalaman saya melakukan pelatihan secara one on one atau pelatihan penjualan dan motivasi secara masal saya menemukan identitas yang biasa akan membuat seorang penjual hanya melakukan penjualan dengan cara yang biasa dan tidak luar biasa. Kok bisa begitu? Yes, kata – kata yang disebutkan akan mempengaruhi tubuh anda. Dalam NLP kami mempercayai kata – kata yang diucapkan akan mempengaruhi diri anda dan tingkah laku anda. Karena menjadi penjual bukan sekedar keahliannya saja tetapi kemampuan pikiran akan mempengaruhi pusat tubuh dalam bekerja. Pernah nga ada bicara saya lemas rasanya hari ini dan benar – benar tubuh anda akan lemas? Ya ini pengaruh dengan kata – kata yang anda ucapkan mempengaruhi ke tubuh. Apalagi saat anda menjadi penjual dan juga mengatakan saya adalah penjual pt abc. Ini tidak membuat anda merekam program ke pikiran bawah sadar agar menjadi lebih daripada yang anda ucapkan.

Kenapa bisa begitu? Dalam pelatihan penjualan dan NLP yang saya sharingkan saya mensharingkan teknik yang dikenal istilah Neurological level. Dimana dalam neurological level dibagi berdasarkan

Spiritual, dilevel ini bisa berarti purpose atau tujuan hidup anda. Jadi anda melakukan ini semua untuk siapa lagi?

Identity, adalah identitas diri anda dan kata kuncinya adalah siapa saya dalam konteks tertentu atau konteks anda sebagai manusia secara keseluruhan

Value & belief, ini berkaitan nilai – nilai yang anda anut dan juga keyakinan – keyakinan yang anda miliki.

Capability, kemampuan apa yang anda miliki seperti knowledge dan skill.

Behavior, perilaku apa yang anda miliki

Environment, lingkungan anda yang anda punya.

Dimana identitas diatas bisa mempengaruhi belief atau keyakinan didalam diri seseorang dan begitu juga akan mempengaruhi dengan capability atau kemampuan kita dan juga akan mempengaruhi perilaku kita. Nah menariknya bila identitas anda sebagai seorang penjual dan ditanya siapa diri anda dan dijawab : saya adalah seorang penjual dari pt abc maka ya anda akan bersikap seperti itu dan sebaliknya jika anda memasukan identitas anda dengan baik maka akan mempengaruhi belief anda menjadi lebih positif dan juga akan mempengaruhi ke perilaku anda. Hmm makin menarik ya rahasia seseorang menjadi juara yang saya cuplikan dari pelatihan penjualan dan NLP

Jadi yang baik seperti apa?

Bila sudah mempelajari konsep diatas maka yang harus kita lakukan adalah menentukan identitas anda yang positif. Saya beri contoh dan ini yang saya gunakan : siapa saya? Saya adalah supersalesman 10 customer datang kepada saya dan 9 pasti closing. Dan ini yang membuat saya menjadi Top Achiever award 3 thn berturut – turut dan juga menjadi Marketer to watch 2006 dari majalah SWA. Ada juga seseorang yang bagus penjualannya ketika ditanya siapa saya? Maka dia menjawab saya adalah Top Sales Nasional sepanjang tahun. Maka menariknya itu yang terjadi saat dia berjualan dan prestasinya juga sesuai dengan apa yang dia katakan.

Apa yang bisa di simpulkan? Bahwa kata – kata seorang penjual akan mempengaruhi tingkah laku dia dalam melakukan proses penjualan dan bila mau menjadi extraordinary maka berkata – katalah kepada diri anda yang extraordinary. Cukup dulu tulisan saya kali ini dari pelatihan penjualan dan akan membahas topik – topik yang lain ke depan

Salam performance

“Your Achievement is Our Mission”

Oleh : Antonius Arif

Belajar NLP Leadership Indonesia : 4 tips Rajin membaca buku

Semangat pagi! Saya Coach Antonius Arif, Licensed Trainer of NLP ™ approved by Dr Richard Bandler Father of NLP membawakan topik 5 tips agar rajin membaca buku. Banyak orang yang mengalami kesulitan untuk membaca buku. Padahal tahu bahwa orang – orang hebat didunia membaca 50-60 buku per tahun itu sama seperti kuliah S1. Wowww menarik ya. Seandainya kita punya kemampuan dan niat saja untuk membaca buku maka hidup kita pasti berbeda, setuju teman – teman?


Yuk kita mulai untuk belajar NLP Leadership Indonesia

4 tips untuk anda bisa baca buku adalah

  1. Temukan dulu apa tujuan anda membaca buku. Sebelum membaca, tentukan dulu apa tujuan anda membaca buku. Bila anda tidak punya niat untuk apa membaca maka anda tidak akan pernah membaca. Contoh : tujuan membaca untuk mengembangkan diri dalam dunia kepemimpinan. Maka baca buku kepemimpinan.
  2. Akses fokus pengalaman masa lalu. Akses fokus pengalaman masa lalu anda dimana anda merasa sangat fokus. Ingat pengalaman itu dan ingat perasaannya. Jika perlu lakukan anchor. Dan bila anda mau membaca buku lagi maka anda trigger anchor nya dan itu akan membuat anda membaca buku dengan lebih fokus.
  3. Ketika membaca jangan bolak balik. Walaupun saat anda membaca, mungkin sudah melupakan apa yang anda baca. Percayalah pikiran bawah sadar anda pasti akan ingat. Dan teruskan saja bacanya tanpa perlu dibolak balik dan teruskan sampai selesai.
  4. Bawa selalu rasa penasaran ketika anda membaca buku. Dengan penasaran maka akan membuat anda terus menerus membaca hingga selesai.

Itu tips belajar NLP Leadership indonesia agar anda bisa menjadi luar biasa dalam membaca buku

Semoga berguna

“Your Achievement is Our Mission”

Oleh : Antonius Arif

Belajar NLP Leadership Indonesia : 5 tips mengatasi Mental Block

Semangat pagi, saya Coach Antonius Arif Licensed Trainer of NLP ™ resmi dari Dr Richard Bandler (Father of NLP ™ ) kembali lagi bersama Belajar NLP Leadership Indonesia dengan membawakan topik 5 tips mengatasi Mental Block. Apa sih mental Block atau dalam NLP disebut Limiting Belief? Limiting belief adalah sebuah belief atau sebuah keyakinan yang membatasi diri jika anda ada sebuah rencana untuk mencapai sesuatu. Dan akibat limiting belief tersebut akhirnya anda menjadi tidak mengejarnya untuk mencapainya. Contoh : anda punya impian agar bisa mencapai promosi karir. Tetapi anda mempunyai limiting belief bahwa buat apa promosi karir karena karir naik bakal ribet dan banyak hal yang diurus. Nah ini salah satu belief yang menghambat untuk pencapaian kesuksesan. Bila anda dengan belajar NLP Leadership Indonesia maka NLP bisa membantu anda dengan relatif lebih cepat. Sudah siap untuk mendapatkan tips dari belajar NLP?


Bagaimana anda mengatasi Limiting belief? Ini 5 tips dari belajar NLP Leadership Indonesia untuk merubah limiting belief menjadi belief yang mendukung anda mencapai tujuan.

Identifikasikan apa Limiting belief atau mental blocknya. Apa goal yang anda ingin kejar? Dan ketika mengimajinasikan goal tersebut apakah anda mempunyai keraguan? Dan keraguan tersebut berbicara tentang apa? Dan itulah yang disebut Limiting belief.

Menemukan Highest intention limiting belief. Setelah diketemukan, apa niat tertinggi atau apa niat positif dari limiting belief itu? Karena setiap limiting belief mempunyai maksud positif. Dan apa maksud positif dari limiting belief tersebut? Saya beri contoh : saya takut prospek karena takut dihina orang. Nah jadi maksud baik limiting belief itu adalah melindungi diri anda agar tidak dihina. Bukankah itu bagus?

Bertanggung jawab 100 persen. Setelah anda tahu apa maksud positif dari limiting belief tersebut maka anda harus menggunakan konsep bertanggungjawab 100 persen. Maka anda harus menyadari bahwa semua problem yang terjadi dalam hidup kita adalah tanggungjawab kita. Menurut konsep Michael Hall, dalam diri kita ada 4 bagian. Dimana manusia mempunyai pikiran, perkataan, perasaan dan perilaku. Ada orang yang merasa bahwa mereka tidak bisa mengendalikan pikiran mereka, ada juga yang tidak bisa mengendalikan perilaku mereka dan lain-lain. Maka saya menyarankan anda untuk menggunakan teknik power zone. Dan untuk memudahkan anda latihan maka anda bisa download filenya dilink ini http://www.masteringstuttering.com/Techniques/Power-Zone.pdf

Reframing limiting belief. Setelah anda sudah bertanggungjawab kepada diri anda maka selanjutnya anda buat diri anda lebih positif dalam pola berpikir. Maka yang harus anda lakukan adalah merubah maknanya. Jika problem itu karena orang lain maka anda cari kira – kira apa makna positif dia melakukan itu kepada anda? Misal : saya pernah dihina sama orang dengan dia mengatakan “jual saja celana dalam ibumu” dan dulu itu membuat saya kesel dan sakit hati. Dan apa makna positif kejadian itu? Makna positifnya adalah mungkin dia bermaksud becanda hanya caranya salah. Nah bila kita pakai reframing dengan konsep konteks maka dalam konteks apa perilaku itu berguna? Mungkin membuat saya harus membuktikan kepada orang tersebut untuk menjadi orang yang diakui prestasinya maka mereka tidak lagi menghina saya. So, sekarang yuk cari makna positif atas kejadian itu.

Temukan WHY untuk belief yang mendukung. Apa alasan anda untuk berubah? Kenapa harus lakukan hal yang positif itu. Tanya kepada diri anda dan lihat hasilnya.

Cukup dulu tulisan kali ini di belajar NLP Leadership Indonesia sampai jumpa ditulisan saya lainnya.

Salam performance

“Your Achievement is Our Mission”

Oleh : Antonius Arif

NLP Sales : Tips NLP mengatasi Resistance

Semangat pagi, NLP Sales pagi ini akan mensharingkan pengalaman bagaimana mengatasi orang yang menolak kita. Dan ini dilihat dari sudut pandang NLP Sales. Sebelum anda menikmati seluruh pembelajaran hari ini, saya akan mengajak anda untuk mengetahui apa sih yang membuat orang resistance atau menolak anda?


Menurut Kevin Hogan ada 3 penyebab orang resistance

Takut kehilangan kontrol. Mereka merasa belum kenal dengan anda atau kalau sudah kenal dengan anda tapi belum kenal dengan produknya. Mereka merasa ragu dan ketika didekati oleh seorang penjual maka dirinya akan bersikap menolak.

Takut salah ambil keputusan. Mereka benar berhati – hati agar jangan sampai salah mengambil keputusan maka tak jarang mereka bisa menunda untuk memutuskan. Bisa juga karena pengalaman masa lalu dimana dirinya salah mengambil keputusan.

Takut dimanipulasi. Bila orang tersebut menolak anda dari awal karena mereka takut anda memanipulasi dirinya dan sejak awal langsung menolak.

Jadi bila kita lihat ini ada 2 jenis resistance yaitu dari awal sudah menolak atau yang kedua setelah bertemu dan bicara ditengah – tengah baru menolak. Atau kata lainya adalah reactance.

Nah jadi bagaimana mengatasi orang yang menolak kita secara NLP? Mari kita kupas dengan baik. Ketika orang menolak anda sebagai sales, menolak itu adalah sebuah state dalam NLP. State adalah sebuah kondisi internal tertentu. Ketika orang dalam state menolak maka untuk merubah statenya anda harus merubah statenya. Bagaimana cara merubahnya? Saya memegang prinsip dari pikiran dan tubuh satu sistem. Dimana ketika orang tersebut menolak kita maka bahasa tubuhnya dalam kondisi tertutup maka yang akan saya lakukan, saya melakukan NLP Pattern Interrupt. Yang saya lakukan adalah merubah posisi tubuh dia. Dengan cara saya bisa mengajak orangnya berdiri untuk melihat sesuatu dan menjelaskan dilokasi tertentu. Dan cara ini berhasil saya lakukan berkali – kali dan juga dengan seluruh peserta pelatihan saat mereka praktekan ke prospek mereka. Setelah mereka sudah terinterrupt maka akan lebih mudah buat anda menjelaskan benefitnya.

Apakah ada cara lain lagi? Yes, cara diatas lebih fokus untuk merubah tubuh maka baru berubah pikiran mereka.

Nah sekarang melakukan NLP Pattern interrupt melalui kata – kata dan kita fokus dibagian pikiran. Beberapa teknik yang bisa dipakai :

Menanyakan pertanyaan yang tidak ada hubungan dengan topik pembicaraan misal : saya bicara tentang jam tangan mereka, atau kacamata yang digunakan atau sejenisnya. Dan saat bicara saya akan bertanya sesuatu yang membuat mereka akan bingung. Saya berikan contoh

Saya : pak, saya melihat jam tangan bapak. Boleh tahu beli dimana pak?

Prospek : oh beli di mal A.

Saya : siapa yang memilih modelnya?

Prospek : saya pak.

Saya : oooo menarik.

Prospek : kenapa pak?

Saya : tidak ada apa – apa.

Dan disini dia akan tercipta loop dalam pikirannya sehingga akan lebih mudah kita masukan program ke pikiran mereka dan dirinya pasti masih bertanya – tanya apa maksudnya hal itu? Dan jangan dijawab maka dia akan penasaran.

Dan ini adalah beberapa cara dari banyaknya cara untuk meruntuhkan keberatan mereka. Karena bila mereka dalam kondisi keberatan dan apapun yang anda bicarakan tidak akan didengar oleh mereka.

So, selamat latihan.

Cukup dulu tulisan saya kali ini dan akan dilanjutkan besok.

Salam performance

“Your Achievement is Our Mission”

Oleh : Antonius Arif

Belajar NLP leadership Indonesia : 5 Tips mengatasi Malas

 

Semangat pagi, kembali lagi saya Coach Antonius Arif Licensed Trainer of NLP ™ resmi dari Dr Richard Bandler (Father of NLP) membawakan belajar NLP Leadership Indonesia dengan topik 5 tips mengatasi malas. Malas dalam konteks in adalah malas untuk melakukan sesuatu. Sudah punya niat melakukannya tetapi sepertinya malas untuk melakukannya. Bahkan kadang muncul perasaan capek atau bahkan merasa percuma untuk melakukannya. Karena sudah berpikir hasilnya akan jelek.

Saya yakin yang mengalami masalah ini bukan sedikit orang tetapi banyak orang yang malas karena sudah berpikir bahwa belum – belum tidak akan berjalan dengan baik. Oleh sebab itu belajar NLP Leadership Indonesia akan memberikan 5 tips untuk mengatasinya. Siap?

5 tips mengatasi Malas

Semua orang mempunyai sumber untuk sukses. NLP membuat anda belajar satu hal menarik. Bahwa setiap manusia sudah punya sumber untuk sukses. Bila anda mau menjadi orang yang lebih rajin maka cari pengalaman masa lalu dimana anda pernah berhasil mengatasi malas. Apa yang anda lakukan persis sebelum anda menjadi rajin dan anda langsung melakukannya. Contoh : waktu dulu saya malas untuk menuliskan artikel, persis sebelum saya menuliskan artikel maka saya harus menyiapkan satu waktu untuk memegang handphone dan membuka google doc dan saya berpikir materi apa yang harus ditulis. Begitu saya tahu polanya, saya tinggal mengulangi polanya dan selalu berhasil membuat saya menjadi menulis.

Rubah to do list menjadi outcome list. Dulu sebelum saya belajar NLP dan mempunyai lembaga belajar NLP dengan nama NLP Leadership Indonesia banyak motivator produktivitas dan management mengatakan kalau mau bekerja efektif maka harus setiap pagi membuat to do list. Dan saya coba lakukan untuk membuat to do list. Saya menuliskan apa – apa saja yang harus saya kerjakan. Tetapi setiap saya menulis dan membaca untuk melakukan lah kok membuat saya malah makin malas untuk melakukan. Contoh : telpon customer A, membuat modul dan sebagainya eh yang muncul malah rasa sakit melakukannya. Kok sakit? Yes, sakit ketika menelpon customer A dan belum ditolaknya. Itu tidak nyaman buat saya. Begitu juga ketika saya memikirkan membuat modul eh yang kepikir kerepotan melakukan riset dan sebagainya. Wuihh jadi malah makin tidak saya kerjakan. Sampai suatu ketika saya belajar NLP dengan Tim Hallboom, beliau mengatakan coba buat outcome list. Jadi yang ditulis bukan telpon customer A tetapi telah menelpon customer A. Eh kok malah muncul happy ya. Kok mengganti to do list dan outcome list eh lebih mudah buat saya melakukan. Begitu juga ketika saya malas berolah raga. Yang saya pikirkan kalau tentang sakitnya kaki, jauh jalannya serta macam – macam maka saya tidak akan melakukan. Tapi berbeda kalau membayangkan saya sudah selesai melakukannya eh lebih menyenangkan dan saya lakukan. Hmm menarik ya kalau orang sudah belajar NLP dan sudah menjadi bagian lifestyle bukan sekedar tools saja.

Reframing pikiran anda. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa pikiran bisa mempengaruhi mood serta tubuh kita. Dalam NLP kita bisa belajar bahwa pikiran yang suka melintas dipikiran anda akan membuat tubuh anda jadi malas untuk melakukan sesuatu. Seperti contoh : ahhh tar saja berolah raganya. Atau capek banget ini badan, besok saja kerjakannya. Masih ada waktu. Padahal kita tahu kalau anda tunda besokpun belum tentu anda kerjakan juga ya kan. Maka NLP menyarankan reframing pikiran ke arah supaya anda mau melakukannya sekarang dan tidak menunda. Misal: ahh tar saja berolah raga. Diganti hmm kayanya olah raga sekarang enak nih. Biar berolahraga sekalian bisa punya waktu berpikir untuk buat modul kan. Dan itu cara yang paling efektif untuk membuat pikiran kita berdaya.

Menghitung angka dari 5 hingga ke 1. Nah diatas kan sudah saya sharing bagaimana mengatasi malas dari sudut pikiran atau persepsi. Bagaimana kalau kita sekarang juga memanfaatkan tubuh kita untuk membuat rajin. Saya ingat sekali ketika saya memakai alarm dengan getaran ditangan saya. Saya menemukan ada 2 mode dalam diri saya. Satu, begitu ada getaran lalu saya segera bangun dan berdiri dan mode kedua, begitu ada getaran lalu saya matikan dan tidur lagi. Lucunya begitu saya tidur lagi saya pikir hanya tidur sebentar lagi eh kebablasan 30 menit. Hahaha. Dan sekarang saya lebih menggunakan mode satu yaitu mensegerakan diri kita untuk melakukan. Begitu juga diri saya dengan menghitung lima sampai satu dan setelah satu maka saya mensegerakan diri saya melakukan dan ternyata itu works banget! Selama kita memahami cara kerja pikiran dengan belajar NLP maka hidup kita akan lebih mudah dan menyenangkan. Bagi anda yang sudah belajar NLP dan masih belum menyatu dengan hidup dan sikap anda maka perlu belajar menselaraskan ke dalam diri anda tentunya.

Memikirkan pain dan gain. Ini salah satu tips dalam NLP yang bisa kita belajar membuat diri kita excellent. Cara kerja pikiran adalah manusia mengejar kenikmatan dan menghindari dari rasa sakit maka ketika kita malas melakukan sesuatu maka saya menyarankan pikirkan sesuatu yang membuat anda sakit karena konsekwensi anda malas. Dan juga memikirkan apa konsekwensi kenikmatan yang anda dapatkan jika anda melakukan. Kalau belum bergerak juga artinya anda belum cukup memikirkan dampak yang bakal terjadi bila tidak bergerak. Ok?

Selesai dulu tips saya dari belajar NLP Leadership Indonesia dan selamat mempraktekan.

Salam performance

“Your Achievement is Our Mission”

Oleh : Antonius Arif