NLP for Life – Struktur Mempengaruhi terselubung

Selamat Pagi

 

Pernahkah anda berusaha untuk mempengaruhi seseorang baik dengan pasangan, berjualan atau bernegosiasi tetapi berjalan tidak mulus? Apa yang salah ya?

nlp for life

Wajar anda gagal, sayapun pernah mengalami hal tersebut sebelum saya belajar mengenai teknik covert persuasion dengan teknik NLP.

 

Ketika berbicara untuk mempengaruhi seseorang dengan teknik Advance Influence, ada 4 fase yang harus dikuasai. Apa saja fase tersebut? Menurut Roberto Monaco seorang pakar persuasi dan juga dulu adalah tangan kanan Anthony Robbins dalam berjualan diseminar dan dipanggung, dan ini adalah salah satu teknik yang akan saya sharingkan dikelas Invisible Influence yg diselenggarakan 18-19 mei 2019 (informasi detail klik http://bit.ly/TheSecretofInvisibleInfluence ) 4 fase itu

 

  1. Mindset Psychology.

 

Apa itu mindset psychology,  mindset psychology adalah sebuah frame yang digunakan ketika mempengaruhi orang lain. Kita ambil contoh jika berbicara seorang wanita cantik artis terkenal. Misal Dian Sastro. Dia pasti PD sekali bahwa dia cantik. Jadi dia tidak meminta orang untuk mengakui bahwa dia cantik. Krn memang dia cantik. Jadi yang harus dilakukan adalah ketika dia melakukan persuasi kepada orang, dia bakal meyakini bahwa dirinya cantik tanpa perlu memberitahu orang bahwa dia cantik. Nah ketika anda mau mempengaruhi seseorang, anda juga harus meyakini bahwa yang anda tawarkan juga sangat bagus dan orang2 lain pasti membutuhkannya. Jadi bukan jurus mengemis yang dipakai. Betulkan?

 

  1. Presentation Delivery.

Ketika mempengaruhi seseorang, mindset saja tidaklah cukup. Anda harus tahu bagaimana cara membawakan presentasinya, baik cara bicara, intonasi, gesture, body languagenya. Saya mengalami sekali ketika mempengaruhi seseorang antara bicara cepat maupun lambat. Ketika tangan bergerak dan tidak, itu sangat mempengaruhi dalam berkomunikasi. Apalagi dengan teknik covert persuasion, anda bisa membuat seseorang mengikuti apa yang anda arahkan

 

  1. Struktur presentasi

Tidak bisa dilepaskan konsep konsep mempersuasi ads strukturnya. Jika tidak mengikuti struktur maka anda akan kesulitan dalam mempengaruhi seseorang. Struktur yang digunakan biss bermacam2 salah satunya ABS (attention, bypass consciousness dan stimulate  dengan memberi informasi yang anda mau masukan kepada orang tersebut) atau bisa juga menggunakan konsep struktur AIDA (attention, interest, desire, action) dan tak jarang orang menambahkan conviction. Dan ada 9 fase selling on stage. Dan juga ada Genesis story (ini akan dibahas diartikel ke depan)

 

  1. Linguistic Influence

Apakah cukup dengan 3 hal diatas, tidak. Masih ada bagaimana cara menggunakan kata – kata tertentu yang menghipnotis. Dan nanti saya akan bahas dibeberapa tips ke depan juga.

 

Wah menarik ya, banyak hal yang bisa dilakukan untuk mempengaruhi seseorang.

 

Mempengaruhi seseorang dengan cara yang PAS dan TEPAT akan membuat orang akan mengikuti anda dengan lebih mudah.

 

Hmmm asyik kan?

Salam Performance

 

Antonius Arif

NLP for Life – Hanya mau melihat apa yang ingin di lihat

Selamat Pagi

 

Ada seorang guru yang sedang bercerita kepada temannya yang juga seorang guru SMP. Dia bercerita bahwa ada seorang murid SMP yang bernama Andi. Dia nakal sekali dan suka menganggu temannya. Dan dia tidak koperatif saat belajar. Dan teman guru tersebut ketika mendengar cerita itu jadi bingung dan dia mengatakan “kok saya tidak melihat itu. Di kelas dia baik banget, ceria dan suka membantu temannya.” Guru yang komplain tadi ngotot “ah masa? Coba kita cocokan namanya. Ini andi yang sama kita bicarakan?” Dan ternyata sama.

 

Karena penasaran, ketika teman tersebut mengajar maka dia duduk dibelakang dan mengamati. Dan selama mengajar temannya tersebut mengajar dengan santai dan ceria. Dan sedangkan temannya yang duduk dibelakang mencatat hal yang andi lakukan buruk dan sebagainya. Dan begitu selesai kelas, guru tadi diskusi dan menyimpulkan apa yang terjadi dibelakang kelas, “nah bener kan andi trouble maker” dan guru yang mengajar dan punya persepsi positif tentang andi itu tidak setuju dan dia mengatakan ,”tidak, andi bagus dan dia banyak bantu temannya,”

nlp for life

Nah loh, kok bisa?

 

Saya akan berikan anda jawaban kenapa bisa begitu? Ini berkaitan bagaimana anda bisa mempengaruhi orang lain secara terselubung yang kebetulan saya ada kelas Invisible Influence pada

Sabtu – Minggu,18-19 Mei 2019, informasi klik dan akan dibahas TUNTAS disana. Dan saya banyak belajar dengan pakar2 Influence dan Persuasion dunia secara langsung seperti Richard Bandler, Kevin Hogan, John La Valle, Owen Fitzpatrick, Victor Antonio, Alex Mandossian dan masih banyak lagi.

 

Dan buat anda yang belum PUTUSKAN, saya akan bantu anda untuk memberikan NLP tips bagaimana mengatasi hal tersebut

 

Sebenarnya anda hanya mau melihat, mendengar dan merasakan apa yang anda mau lihat, dengar dan rasakan. Kenapa saya selalu mengatakan tidak ada realita yang ada hanya persepsi. Jadi ketika anda mau mempengaruhi orang lain, anda harus mempunyai Mindset bahwa orang tersebut mudah dahulu. Orangnya koperatif dan sebagainya maka mempengaruhi akan lebih mudah. Kegagalan anda bukan saat bertemu dengan orangnya tetapi kegagalan anda adalah battle in your mind. Sama seperti ketika saya mengcoaching seseorang dan dia ngotot bahwa market lagi sepi tetapi ketika saya mengatakan jika ada orang lain yang jago bisa jualan kira-kira siapa, dia sebut satu nama. Dan kemudian saya tanya, jika orang tersebut jualan apakah akan mudah closing? Dia jawab “iya”. Nah saya tanya “apakah marketnya sepi?” Dia terdiam.

 

Jadi semua itu tergantung peta pikiran anda yang PAS dan TEPAT maka mempengaruhi orang akan lebih mudah dan menyenangkan.

 

Antonius Arif

NLP for Life – “Tidak Tertarik” (kasus Influence)

Selamat pagi

 

Tahukah anda, orang cenderung mengatakan TIDAK kepada hal yang mereka tidak yakin untuk menjawab apa. Makanya kenapa kadang seseorang sulit mempengaruhi orang lain jika kita langsung to the point. Memang lebih aman mengatakan tidak daripada

  1. Takut salah ambil keputusan
  2. Takut dimanipulasi
  3. Takut dibohongi.  nlp for life

 

Makanya wajar jika seseorang yang berhubungan dengan orang lain lebih cenderung mengatakan TIDAK sebelum mendengarkan. NLP mengajarkan banyak mengenai hal ini

 

Kenapa begitu? Otak manusia terdiri dari 3 komponen

  1. Reptil area. Yang berfungsi memproteksi diri anda.
  2. Mamalia brain, emosi berada disini
  3. Human brain, analisa dan berpikir.

 

Bagaimana cara mengatasi kondisi tersebut? Dan bukan kebetulan saya membuka workshop 2 hari INVISIBLE INFLUENCE

Sabtu – Minggu,18-19 Mei 2019, informasi klik http://bit.ly/TheSecretofInvisibleInfluence dan akan dibahas TUNTAS disana. Dan saya banyak belajar dengan pakar2 Influence dan Persuasion dunia secara langsung seperti Richard Bandler, Kevin Hogan, John La Valle, Owen Fitzpatrick, Victor Antonio, Alex Mandossian dan masih banyak lagi.

 

Dan buat anda yang belum PUTUSKAN, saya akan bantu anda untuk memberikan NLP tips bagaimana mengatasi hal tersebut

 

Pernahkah anda sadari beberapa film box office itu kalau film tersebut menceritakan realita hidup kita sehari hari. Dan itu yang akan menyentuh sesuai dengan realita kita. Tetapi film yang ceritanya belum apa apa sudah mahluk luar angkasa, buat kita agak susah diterima dan masuk akal sehingga sulit untuk box office.

 

Cara menjinakan reptil brain salah satunya dengan teknik NLP adalah PACING atau menyamakan dulu dengan kondisi dia. Biasa yang bisa dilakukan adalah kita bercerita atau bertanya sesuai dengan kondisi dia saat itu. Dan itu yang akan mencairkan suasana. Sehingga reptil brainnya menjadi tidak siaga dan lebih mudah dipengaruhi.

 

Bagaimana kalau kita pakai dalam konteks mempengaruhi staf, kalau belum apa2 dipanggil dan ditegor, pasti rejection mereka besar. Begitu juga anak, pasangan bahkan customer sekalipun.

 

Orang yang menguasai komunikasi dan punya kemampuan mempengaruhi terselubung (baca : invisible influence) akan lebih mudah mendapatkan apa yang dia inginkan terjadi dengan lebih PAS dan TEPAT

 

Antonius Arif

NLP for Life – Eye Bird View Problem

Semangat Pagi

 

Ada alumni saya yang cukup dekat dengan saya pernah bertanya, “kok coach Arif ketika mendapat tantangan atau masalah seakan2 ada saja jalan keluarnya. Kok bisa?”

 

Saya tercenung ketika mendengar pertanyaan tersebut, iya juga ya. Kok saya bisa selalu mendapat jawaban atau solusi. Walau solusinya belum tentu tepat ya.

nlp for life

Saya jadi ingat beberapa hal yang bisa menjadi bahan pemikiran saya ketika mendapat tantangan. Dan itu belief atau analogi yang selalu ada dipikiran saya. Sama seperti ikan yang ikannya sendiri tidak tahu apa itu air karena dia dalam air itu sendiri. Ini yang sering menjadi renungan saya ketika memecahkan masalah.

 

Ketika kita ada dalam masalah, maka kita didalam masalah tersebut. Maka wajar kita tidak bisa melihat dari sudut pandang lain dalam menyelesaikan masalah. Albert Einstein pernah mengatakan ,” anda tidak pernah bisa menyelesaikan masalah dilevel yang sama anda ciptakan. Anda harus menaikkan kemampuan anda dilevel berikutnya” hmmm ini yang akhirnya menjadi pemikiran saya setiap mendapat tantangan.

 

Dan ini yang saya sharingkan dikelas NLP Unleashed Genius within yang akan dibawakan besok hari sabtu tgl 4 Mei 2019 di Kemang. (Klik : http://bit.ly/NLPUnleashedGeniusWithin )

 

Tetapi buat anda yang belum PUTUSKAN hadir, saya akan kupas caranya

 

Siap belajar?

  1. Jangan terus memaksakan diri ketika ada problem dan terus memakai cara yang sama. Berhenti sejenak. Coba melihat masalah jangan secara detail problem. Ini yang kadang membuat anda terjebak dan seakan2 tdk ada jalan keluar.
  2. Benang kusut itu bentuknya sudah terbuntal menjadi satu, maka yang harus anda lakukan, mundur sejenak dan melihat secara keseluruhan dan cari dimana titik persoalan dimulai
  3. Jika sudah melihat persoalan secara menyeluruh, segera cari referensi dari ilmu yang anda miliki. Ini kalau saya adalah kembali ke go back to basic. Krn problem kadang bisa diselesaikan bukan dengan pikiran yang komplek tp kadang cara sederhana bisa membantu
  4. Jika tidak ada solusi dari anda, maka saatnya menggunakan pendekatan albert einstein, mencari ilmu dari orang yang tahu dan upgrade diri anda atau bertanya kepada teman anda yang lebih expert dibanding anda. Ingat, jangan mengeluh. Kalau mengeluh maka ini yang orang suka tidak mau dengar.

 

Yuk temukan cara yang PAS dan TEPAT maka hasilnya akan berbeda.

Antonius Arif

NLP for Life – Outcome List vs To Do List

Selamat Pagi

 

 

Saya yakin anda sering sekali membuat rencana mau melakukan apa hari ini yang disebut TO DO LIST. Jika diterjemahkan bebas artinya daftar yang dilakukan khususnya hari ini tapi herannya tidak dilakukan hihihi. Sudah cape cape dibuat dan tidak dilakukan. Kenapa begitu?

nlp for life

Coba ingat deh, ketika membuat TO DO LIST perasaan apa yang muncul? Perasaan dan imajinasi yang muncul pasti perasaan malas dan berat bahkan bisa saja ragu. Kok bisa?

 

Yuk contoh sederhana To Do List

  1. Mencuci mobil. Dijamin saat menulis mencuci mobil (dengan asumsi mencuci sendiri) maka muncul perasaan capek, perasaan malas dan sebagainya. Ya kan? Maka pasti anda tunda deh.
  2. Menelpon prospek. Dijamin muncul adalah mungkin orangnya bakal jutek, bakal galak dan sebagainya. Benarkan? Makanya anda bisa saja menunda mengerjakan sesuatu yang menyenangkan dan akhirnya tidak melakukan.

 

Kok bisa begitu? Bagaimana mengatasinya? Kalau masalah ini terus ada maka otomatis impian tidak akan terwujud dong. Betul banget! Apa nga sebel kaya gitu.

 

Cara mengatasinya ada dikelas NLP Unleashed Genius yang diadakan tgl 4 Mei 2019 yang mau tahu infonya bisa klik biar bisa segera di TUNTASKAN.

 

Nah bagi yang belum PUTUSKAN, saya sharingkan caranya.

 

Dalam NLP ada konsep yang namanya Outcome list. Apa sih outcome ? Outcome adalah tujuan. Dan setiap outcome mempunyai 4 unsur didalamnya. Dimana salah satunya adalah dapat dinyatakan dengan panca indera dan dinyatakan dalam positif.

 

Nah ketika membuat Outcome list yang ditulis adalah hasil akhirnya bukan yang harus dilakukan (baca : To Do List) maka kita pakai contoh diatas

Mencuci mobil maka diganti menjadi melihat mobil telah bersih dan betapa menyenangkannya jika dilihat orang mobil bersih. Hmmm berbeda kan rasanya? 🙂

 

Jika memahami cara kerja pikiran dengan PAS dan TEPAT maka hidup menjadi LEBIH MUDAH tentunya. Lesatkan keGENIUSan anda maka hasil berbeda.

Antonius Arif

NLP for Life – Sulit mempelajari Hal baru

Selamat Pagi

 

Ketika mau mencapai kesuksesan dan sudah pasti bakal banyak yang menghadang. Banyak tantangan yang ada membentang didepan anda. Bahkan kadang kita mudah menyerah ketika mendapat tantangan tersebut. Dan sudah bisa kita prediksi apa yang bakal terjadi jika kita menyerah dengan tantangan yang terjadi.

Apa?

Ya sudah pasti nga bakal ada perubahan dalam hidup. Jadi? Jalan ditempat saja donk? BETUL!

 

Dan itu yang juga saya alami. Ketika kita mentok seperti tidak ada jalan keluar maka ini saatnya upgrade diri karena dengan upgrade maka lebih memudahkan untuk mencapai tujuan. Apakah pasti berhasil? Belum tentu, tapi paling tidak anda menjadi tidak mentok banget.

 

Dan pengalaman saya dan ribuan alumni saya juga sama. Ketika belajar hal baru pasti ada jalan keluar.

 

Tapi yang jadi masalah adalah ya kok anda merasa ilmu yang anda pelajari kok rasanya sulit ya? Tidak mudah! Bahkan tidak masuk ke otak anda. Seakan akan cuma buang uang saja. Hufffff. I can feel you bro.

 

Jadi kemampuan apa yang harus dimiliki? Kemampuan untuk BISA menganggap ilmu yang kita pelajari itu menjadi mudah. Atau kata orang “Piece of Cake” alias gampil kata orang dulu hihihi. Ketahuan deh umurnya.

 

Itu adalah salah satu ilmu yang bakal saya sharingkan dan dipraktekan untuk membuat sesuatu yang sulit untuk menjadi mudah.

 

Tetapi buat anda yang belum bisa PUTUSKAN HADIR , saya akan sharingkan sedikit saja agar bisa mendapat manfaat. Tetapi yang sudah LELAH dan mau CEPAT SUKSES maka segera kontak @⁨My Simpati⁩ yah mumpung hari ini batas jam 21.00 bakal dapat harga khusus dibawah 500 ribu dan belajar 1 hari di JAMIN BISA. Setelah itu kembali ke harga normal.

 

Yuk saya sharingkan sedikit ya.

  1. Identifikasikan pelajaran apa yang anda anggap sulit?
  2. Identifikasikan pelajaran apa yang anda anggap mudah? Dapatkan 3 pelajaran yang kamu anggap mudah dalam hidup
  3. Coba lihat polanya, setiap kali anda merasa pelajaran itu mudah, apa yang terlintas dipikiran anda? Dan itu yang disebut FRAME. Coba imajinasikan apa perasaan yang muncul ketika anda menganggap itu mudah? Ingat perasaan itu.
  4. Munculkan pelajaran yang anda anggap susah, dan ganti dengan perasaan serta pola yang ada dipikiran tersebut. Coba rasakan apa perbedaannya.
  5. Lakukan future pacing atau mengimajinasikan dimasa depan ketika menghadapi hal sulit apakah sudah bisa diatasi?

 

Jika anda melakukan dengan benar maka hasilnya akan PAS dan TEPAT.

 

Saya pernah melakukan kepada ratusan orang yang menganggap bahwa hal itu susah, setelah diganti eh muncul perasaan bhw itu mudah. Mudah atau susah itu adalah state of mind. Tinggal bagaimana anda menggunakan sumber yang bermanfaat untuk hidup anda.

 

Antonius Arif

NLP for Life – Team bekerja tidak bagus

Selamat Pagi para Sahabatku tercinta

 

Pagi ini saya mau mensharingkan dari pertanyaan salah seorang member group whatsapp NLP for Life. Beliau menanyakan bagaimana cara mengatasi staf yang bekerja kurang bagus karena ketika ditegur malah tersinggung sehingga malah mereka merasa tidak dipercaya.

nlp for life

Yes, ini adalah problem cara berkomunikasi. NLP mengajarkan banyak hal sekali dalam berkomunikasi bukan sekedar mengempower orang menjadi BERDAYA.

 

Dalam berkomunikasi, yang perlu disadari bahwa setiap orang dalam kondisi berbeda2 atau dalam pikiran tertentu yang berbeda. NLP mengajarkan bahwa setiap tindakan orang baik positif maupun negatif mempunyai maksud baik. Maka yang perlu dilakukan pertama kali dengan menggunakan NLP adalah

  1. Memahami PETA diri mereka. Disini bisa berarti mengali atau menyamakan persepsi mereka dulu dengan tindakan dirinya.
  2. Setelah memahami PETA pikiran dirinya, berikan mereka pujian dahulu atas segala hal yang selama ini sudah bagus dia lakukan
  3. Minta ijin untuk memberikan feedback yang tujuannya untuk membuat dirinya semakin bagus.
  4. Harapan kedepan yang anda harapkan dari dia untuk perusahaan dan juga harapan anda tersebut dipastikan sejalan dengan tujuan dia bekerja diperusahaan ini.

 

Selamat melakukan semoga hasil yang PAS dan TEPAT dalam menggunakan teknik NLP agar bisa terwujud dengan LEBIH Cepat.

 

Antonius Arif

NLP for Life – Tidak punya Goal

Selamat Pagi,

 

Pagi ini ketika saya membroadcast jadwal training saya NLP Unleashed Genius Within pada tgl 4 Mei 2019 dengan harga super spesial (membuka kejeniusan dari diri anda. Jenius itu dlm bidang masing2 ya, jenius sbg pemimpin, jenius sbg penjual, jenius sbg guru atau sbg apapun) ada yang chat ke saya salah seorang sahabat lama saya. Dia mengatakan ” saya tidak punya goal bro, yang penting bisa bertahan dalam menghidupi keluarga saya”

nlp for life

Saya hanya menjawab

“Kehidupan kenapa tidak pernah jelas, karena elo tidak tahu apa dan kemana elo mau melangkah bro. Maka wajar kehidupan seperti berputar2 ditempat sehingga permasalahan tidak akan pernah selesai dan elo tidak pernah tahu mau menuju kemana.”

 

Yes, itulah kehidupan. Ketika anda tidak menentukan. Ingat, menentukan dan kadang bukan menemukan. Menentukan dan memilih, itu sebagai tonggakmu mau mengarah ke mana. Mau melangkah ke mana. Tapi nanti melangkahnya salah. Loh lebih baik salah dibandingkan anda tidak tahu mau kemana. Nanti jika sudah mulai berlayar, bisa saja setelah sampai ke satu tujuan eh anda bisa punya tujuan lain, betulkan?

 

Tentukan dulu anda mau kemana. Tidak perlu takut salah. Dibandingkan berlayar dilautan terombang ambing ombak. Yuk PASTIkan anda memilih yang PAS untuk hidup anda dan NLP Genius Within mungkin jawabannya.

Antonius Arif 

NLP for Life – Menjadi Bahagia

Selamat Pagi. Menjadi bahagia bukanlah sesuatu yang sulit. Menjadi bahagia bisa dilakukan kapanpun anda mau.

Dr Richard Bandler pernah mengatakan, ” orang – orang menunggu sampai sesuatu terjadi hanya untuk mendapatkan perasaan bahagia sedangkan kunci bahagia adalah anda bisa bahagia dalam kondisi apapun dan anda yang munculkan maka bisa bahagai dengan cara apapun.

nlp for life

menjadi bahagia

Yes, menariknya NLP adalah anda sama seperti komputer dan anda bisa program kebahagiaan muncul dalam hidup anda.

 

Bagaimana cara untuk berbahagia ?

 

Ini caranya

  1. Dalam pikiran manusia ada satu program yang harus dijalankan ketika mau melakukan apapun. Apa itu? MEMUTUSKAN. Yes, dalam konteks ini anda cukup memutuskan untuk menjadi bahagia dalam kondisi apapun. Mau kondisi baik atau buruk jika anda memutuskan bahagia maka anda akan bahagia dengan mudahnya.
  2. Mind body one system. Yang artinya pikiran dan tubuh satu sistem. Jadi apapun yang anda lakukan dengan pikiran anda atau fisiologi anda maka akan mentriger hal yang lain. Coba saja anda munculkan senyum dibibir anda sambil kepala anda diarahkan sedikit ke atas, maka akan muncul perasaan berbeda. Ingat bukan kepala memandang ke bawah ya.
  3. Melakukan penempelan makna. Manusia adalah mahluk meaning maker. Tidak bisa manusia ada kejadian tertentu yang tidak diberi arti. Semua diartikan sesuatu. Bahkan tangan gatal saja bisa diartikan mau dapat uang. Mata kedutan saja diartikan bahwa mau menangis. Bahkan kupu kupu masuk ke rumah saja diartikan sebagai ada tamu yang akan datang. Nah sekarang tugas anda membuat arti yang positif khususnya mengarah ke kebahagiaan dalam hidup anda atas segala hal yang terjadi. Contoh : ketika ada teman yang menyapa anda, langsung anda artikan bahwa “wah hari ini hari yang membahagiakan ya”, begitu makan siang ada yang mengajak anda, artikan bahwa “wahh saya orang yang banyak teman dan betapa bahagianya saya” . Bahkan situasi sebaliknyapun yang mungkin bahkan harusnya menjengkelkan dibuat positif. Contoh : dimarahi atasan maka anda katakan “wah dia mau buat saya jadi pintar”, ketika ada situasi motor disenggol mobil maka anda katakan,”wuih sudah mulai beruntung nih saya. Mobil aja sampai ketarik ke saya. Wah mau punya mobil nih” dan lain sebagainya. Ketika anda memberikan arti berbeda maka otak anda selalu bahagia. Dan tahukah anda bahwa dalam kebahagiaan itu bisa menarik hal hal positif juga loh menurut law of attraction.

 

Yuk gunakan pikiran yang PAS dan TEPAT untuk membuat hidup berdaya

 

 

Antonius Arif

NLP for Life – Memberikan Efektif Feedback

Ini adalah hari ke 3 kelas Lisensi NLP Practitioner sedang berlangsung di hotel Richmond Jakarta. Senang melihat para peserta belajar dan begitu serius sampai datang dalam kondisi rapi dan pulang dalam kondisi sudah tertransformasi dengan baik. Dalam kelas kemaren saya bercerita tentang bagaimana ketika memberikan feedback kepada anak saya berkaitan sikap dia yang kurang sopan. Yes, itu juga tanggungjawab saya karena saya tidak pernah mengajarkan apa itu definisi sopan santun dan bagaimana caranya harus bersikap kepada orang yang lebih tua. Dan itu disampaikan oleh istri saya kepada saya, dan saya putuskan untuk memberikan feedback dengan menggunakan pendekatan NLP yang PAS dan TEPAT. Karena saya percaya jika menggunakan NLP dengan PAS dan TEPAT maka hasil akan berbeda.

 

Dalam dunia nyata, banyak orang yang melakukan kesalahan dalam memberikan feedback yaitu langsung saja menegur tanpa memahami apa intensi dia dalam melakukan itu, apa dia sengaja atau tidak sengaja karena ketidaktahuannya atau sejenisnya. Dan juga kita sadari bahwa orang tidak mungkin terbuka apalagi seorang anak jika ditanya secara langsung, maka saya putuskan untuk menjalin hubungan baik dahulu. Loh memang sama anak harus selalu menjalin hubungan? Kan sudah menjalin hubungan dulu donk sejak lahir. Itu betul, hanya ketika memulai pembicaraan anda harus mencairkan suasana dulu dengan menjalin hubungan ulang.

 

Oleh karena itu, saya putuskan untuk mengajak dia secara privat dan tidak bersama adiknya. Dan ketika itu saya mulai ajak berbicara mengenai kehidupan dia disekolah, kesibukan dia dengan pelajarannya, tentang teman – temannya dan sebagainya. Dan juga sambil mengajak dia makan. Karena dengan mengajak dia makan ditempat yang dia suka maka lebih mudah mencairkan suasana dengan relatif lebih cepat.

 

Ketika sudah mulai mencair, maka saya mulai bertanya untuk menyamakan persepsi apakah dia tahu apa artinya *sopan* dan ternyata diversi kepala dia sopan itu tidaklah terlalu salah hanya kurang diperluas. Sehingga saya memutuskan untuk mencari definisi sesungguhnya di mbah google dan sambil minta dia membaca dan dia menjelaskan berdasarkan apa yang dipahami. Karena saya sebagai trainer yang mempelajari taxonomy bloom bahwa proses pembelajaran sebelum mampu melakukan maka dia harus dilevel tahu baru lanjut dilevel pemahaman dan baru mampu melakukan. Dan saya tidak mau hanya sekedar menegor dan belum tentu dia mengerti kesalahannya dimana. Setelah menyamakan PETA pikirannya dulu lalu saya lanjutkan memberikan masukan kepada dirinya dan barulah anak saya paham dimana letak kekurangannya dan kemudian saya tutup terakhir dengan mengajak diskusi agar bisa informasi baru yang disampaikan bisa dicerna dengan sempurna.

 

Jadi apa yang membuat sebuah feedback tidak efektif?

 

Apakah sudah menjalin atau mencairkan suasana saat diawal?

 

Apakah langsung loncat ke feedback?

memberikan feedback

Apakah sudah mengecek pemahaman dia mengenai definisi permasalahan tersebut?

 

Dan sudahkah di diskusikan kemungkinan yang membuat gagal pemahaman tersebut?

 

Yuk gunakan cara yang PAS dan TEPAT dengan teknik NLP yang PAS dan TEPAT. Karena tidak semua orang yang mengajari dan mengaku paham NLP bisa membuat menjadi Lifestyle kehidupannya sendiri. NLP bukanlah tools. NLP adalah kehidupan. Sudahkah menjalankan kehidupan sesuai dengan NLP tersebut?

 

Hmmm makin menarik kan?

 

Antonius Arif