NLP for Life – Drama Queen

Selamat Pagi

 

Apa yang terpikir oleh anda ketika membaca drama queen?

Orang yang bermain teater?

Atau dia seorang aktor?

 

Tidak salah tapi kurang tepat. Yuk kita bahas

 

Ciri2 yang umum beberapa hal adalah

  1. Menyimpan dendam
  2. Apapun peristiwa selalu di dramatisir.
  3. Ketika memulai pembicaraan biasanya dimulai dengan seruan. “ya ampun, eh tahu nga loe, eh kasihan deh” dan lain sebagainya

 

Nah banyak orang disekitar saya yang saya temui bahkan saya sendiripun awalnya begini. Seakan2 ketika mendapat masalah ya kok pikiran saya melantur kemana mana sehingga tidak bisa saya kendalikan. Saling mengkait2kan antara satu dengan pengalaman yang lain dan menjadilah sebuah drama berkepanjangan yang membuat emosi menjadi seperti tidak bisa saya kendalikan. Sampai akhirnya saya berangkat ke Orlando ketemu yang ke 2 kali dengan Dr Richard Bandler belajar Design Human Engineering untuk membereskan permasalahan dikepala saya khususnya banyak kejadian yang menimpa saya di desember 2016 hingga april 2017 saat ibu saya meninggal, terkena masalah ditipu, permasalahan omzet, permasalahan dengan kontrakan, ayah mertua saya meninggal dan lain sebagainya. Saya menyadari bahwa saya harus kembali kendalikan hidup saya. Dan ini yang saya bagikan di kelas Spesial Ramadhan Design Human Mind Technology tgl 25-26 Mei 2019 ( informasi )

nlp for life

Dan akhirnya saya bisa kendalikan drama2 dikepala saya. Mau tahu caranya?

 

Ini yang saya lakukan

 

Setiap pikiran kita ketika kita ada masalah, suka muncul bertumpuk tumpuk kejadian yang ke recall secara tidak sengaja dan dasarnya manusia suka mengkaitkan antara kejadian satu dengan yang lain. Nah ketika kejadian tersebut dikait2kan maka kita kejebak dengan kaitan tersebut sehingga kita akan semakin get deep problem dan tidak bisa keluar. Dan secara law of attraction in action ketika kita sudah dalam kondisi saling mengkait2kan problem maka kita akan menarik hal buruk terjadi dalam diri kita.

 

Jadi harus bagaimana?

 

Ya mau nga mah harus dikupas peristiwa tersebut satu persatu dan dibersihkan. Dan ambil cara yang lebih berdaya sehingga bisa keluar dari problem tersebut.

 

Dengan mengupas problem tersebut satu persatu maka kita bisa kembali kendalikan diri anda dan membuat diri anda menjadi berdaya.

 

Dan saya juga membuat control panel pikiran saya sendiri seperti tombol2. Jadi ketika saya ada problem, tombolnya tinggal saya putar off dan saya naikan kondisi yang saya mau sehingga saya lebih bisa mengontrol hidup saya.

 

Ya ibaratnya kalau anda tidak kontrol diri anda maka ada orang lain yang akan mengambil remote kontrol anda dan dia yang kendalikan kita. Ahhh ogah. Mending dia tahu apa yang saya butuhkan. Kalau dia menyalahgunakan maka hidup saya berantakan.

 

Dan itu yang saya lakukan

 

Cara yang PAS dan TEPAT maka hidup lebih mudah dikendalikan

 

Antonius Arif

NLP for Life – Menolak Makan setelah Sembuh

Selamat Pagi

 

Suatu hari saya mendapat telpon dari sahabat saya yang baru saja mengalami sakit dibagian perut dan menjadi trauma atas makanan. Dia berasumsi kalau makan maka perutnya akan sakit. Dan buat dirinya makan itu begitu menderita.

 

Sahabat saya tersebut meminta bantuan saya untuk membantu permasalahan dirinya tersebut. Dan saya datang bertemu dengannya dan ngobrol ngobrol dengan dirinya. Yes, tubuhnya menjadi lebih kurus dengan kondisi tubuh yang bisa saya katakan tidak dalam vitalitas yang bagus. Seperti orang capek dan lelah. Guru saya mengatakan jika menjadi kurus tetapi tubuh lemah, berarti ada yang salah dalam tubuhnya. Becareful buat yang lagi diet, perhatikan ketika diet, tubuh anda menjadi berenergi atau sebaliknya? Jika sebaliknya maka salah arah

nlp for life

Lalu saya ajak berbicara ttg problemnya tersebut, makanan apa yang dia tidak bisa makan dan dijawab hampir seluruh makanan apapun yang dia makan selain bubur akan membuat perutnya sakit. Dan saya bertanya kalau menurut dokter apakah aman jika dia makan? Dokter mengatakan yes aman. Karena sdh periksa seluruh bagian tubuh dg berbagai alat kedokteran. Yang membuat sakit karena ada luka di area perut.

 

Maka saya putuskan untuk menggunakan teknik NLP Advance yang saya sharingkan di kelas Design Human Mind Technology tgl 25-26 Mei 2019 (informasi ) ilmu ini saya pelajari ketika belajar Design human engineering langsung dengan Dr Richard Bandler dan belajar Meta State untuk mengembangkannya lebih dalam.

 

Dan setelah saya terapi hanya kurang dari 5 menit, dan langsung saya minta coba untuk memesan makanan sayur yang biasanya membuat dirinya sakit, dan sembuh! Bahkan saya menunggu selama 10 menit (karena biasanya 5 menit sdh bereaksi sakit), dan everything going fine

 

Penasaran? Apa yang saya lakukan?

 

Ini yang saya lakukan

  1. Mengidentifikasikan bahwa yang saya lakukan benar2 aman secara medical. Bahwa dirinya sudah mengecek dg MRI, CT Scan, endoskopy, periksa full hasil darah termasuk cek CA marker dan hasilnya aman. Hanya ada luka di area perut (sy lupa apakah lambung atau usus)
  2. Recall pengalaman makanan yang enak. Dia menyebut beberapa makanan seperti bubur kwantung, lidah sapi dan sbgnya. Saya anchor pengalaman tersebut menggunakan teknik spinning. Saya bertanya perasaan tidak nyaman tersebut seperti berputar kemana? Beliau jawab berputar ke depan dan berwarna merah. Kemudian saya minta reverse dan warnanyapun saya ubah.
  3. Mental block ttg makanan bhw setiap makanan sakit juga saya bereskan dg teknik yang sama. Dan saya bereskan
  4. Membereskan timeline atau garis waktunya. Dengan membereskan garis waktunya, saya bisa lebih mudah meletakan masalah dimasa lalu. Dan sumber masa lalu saya taruh dimasa depan.
  5. Induce hypnotic state saat menutup. Menggunakan teknik hipnosis dan setelah itu terlihat bahwa mukanya berubah menjadi lebih berenergi
  6. Test . Dibagian ini saya test makan dan saya tunggu apakah reaksi negatif muncul? Ternyata tidak. Sudah terjadi healing untuk menikmati makanan

 

Banyak orang yang ingin lebih PAS dan TEPAT tetapi tidak mau bertanggungjawab 100 persen utk memperbaikinya. Kenapa tidak sekarang anda bisa mengendalikan diri anda untuk mencapai hasil Peak Performance anda.

 

Antonius Arif

NLP for Life – Temukan Inti Masalah Team

Selamat Pagi

 

Banyak pemimpin yang seringkali kebingungan kenapa teamnya tidak jalan atau kinerjanya tidak bagus. Baik itu pemimpin MLM, Asuransi, Perusahaan apalagi perusahaan yang berkaitan dengan dunia penjualan.

 

Mereka suka kebingungan apa yang harus dilakukan saat teamnya tidak berkinerja dengan baik. Ini yang saya sharingkan dikelas NLP Tranceformative Coaching tgl 21-22 Mei 2019 (informasi : )

nlp for life

Dan saya bagikan sedikit cara menemukan masalah dari team anda.

 

  1. Temukan apa masalahnya berkaitan stres atau bosan?
  2. Temukan masalahnya berkaitan dengan motivasi atau kompetensi

 

Setelah itu baru anda akan menemukan obat yang tepat dalam melakukan coaching, yuk saya bagi lebih dalam lagi. Bagaimana tahu masalah tersebut bosan atau stres? Dan juga masalah motivasi atau kompetensi?

 

Mudah, yuk kita kupas

  1. Kalau masalahnya bosan maka mereka kurang tantangan. Maka berikan tantangan baru. Kalau masalahnya stres maka kompetensi ditambah.
  2. Juga dicek motivasinya apakah dia punya problem dengan kepercayaan diri? Jika ada, bereskan hal tersebut dengan intervensi NLP yg diajarkan dikelas Tranceformative Coaching. Kalau dia punya masalah komitmen alias suka datang telat, suka lupa dengan pekerjaannya dan sbgnya maka perlu diintervensi bagian komitmennya dan dichallenge apakah dia mau memutuskan dan mengijinkan untuk komitmen?
  3. Jika sudah diketemui bila masalah di sana, lalu cek apakah kompetensinya memadai? Jika kurang memadai maka lanjutkan perbaiki dibagian itu.

 

Mengembangkan team tidak sesulit itu kok jika tahu cara yang PAS dan TEPAT maka hasilnya akan menjadi lebih keren lagi.

 

Salam Performance

 

Antonius Arif

NLP for Life – Struktur Mempengaruhi terselubung

Selamat Pagi

 

Pernahkah anda berusaha untuk mempengaruhi seseorang baik dengan pasangan, berjualan atau bernegosiasi tetapi berjalan tidak mulus? Apa yang salah ya?

nlp for life

Wajar anda gagal, sayapun pernah mengalami hal tersebut sebelum saya belajar mengenai teknik covert persuasion dengan teknik NLP.

 

Ketika berbicara untuk mempengaruhi seseorang dengan teknik Advance Influence, ada 4 fase yang harus dikuasai. Apa saja fase tersebut? Menurut Roberto Monaco seorang pakar persuasi dan juga dulu adalah tangan kanan Anthony Robbins dalam berjualan diseminar dan dipanggung, dan ini adalah salah satu teknik yang akan saya sharingkan dikelas Invisible Influence yg diselenggarakan 18-19 mei 2019 (informasi detail klik http://bit.ly/TheSecretofInvisibleInfluence ) 4 fase itu

 

  1. Mindset Psychology.

 

Apa itu mindset psychology,  mindset psychology adalah sebuah frame yang digunakan ketika mempengaruhi orang lain. Kita ambil contoh jika berbicara seorang wanita cantik artis terkenal. Misal Dian Sastro. Dia pasti PD sekali bahwa dia cantik. Jadi dia tidak meminta orang untuk mengakui bahwa dia cantik. Krn memang dia cantik. Jadi yang harus dilakukan adalah ketika dia melakukan persuasi kepada orang, dia bakal meyakini bahwa dirinya cantik tanpa perlu memberitahu orang bahwa dia cantik. Nah ketika anda mau mempengaruhi seseorang, anda juga harus meyakini bahwa yang anda tawarkan juga sangat bagus dan orang2 lain pasti membutuhkannya. Jadi bukan jurus mengemis yang dipakai. Betulkan?

 

  1. Presentation Delivery.

Ketika mempengaruhi seseorang, mindset saja tidaklah cukup. Anda harus tahu bagaimana cara membawakan presentasinya, baik cara bicara, intonasi, gesture, body languagenya. Saya mengalami sekali ketika mempengaruhi seseorang antara bicara cepat maupun lambat. Ketika tangan bergerak dan tidak, itu sangat mempengaruhi dalam berkomunikasi. Apalagi dengan teknik covert persuasion, anda bisa membuat seseorang mengikuti apa yang anda arahkan

 

  1. Struktur presentasi

Tidak bisa dilepaskan konsep konsep mempersuasi ads strukturnya. Jika tidak mengikuti struktur maka anda akan kesulitan dalam mempengaruhi seseorang. Struktur yang digunakan biss bermacam2 salah satunya ABS (attention, bypass consciousness dan stimulate  dengan memberi informasi yang anda mau masukan kepada orang tersebut) atau bisa juga menggunakan konsep struktur AIDA (attention, interest, desire, action) dan tak jarang orang menambahkan conviction. Dan ada 9 fase selling on stage. Dan juga ada Genesis story (ini akan dibahas diartikel ke depan)

 

  1. Linguistic Influence

Apakah cukup dengan 3 hal diatas, tidak. Masih ada bagaimana cara menggunakan kata – kata tertentu yang menghipnotis. Dan nanti saya akan bahas dibeberapa tips ke depan juga.

 

Wah menarik ya, banyak hal yang bisa dilakukan untuk mempengaruhi seseorang.

 

Mempengaruhi seseorang dengan cara yang PAS dan TEPAT akan membuat orang akan mengikuti anda dengan lebih mudah.

 

Hmmm asyik kan?

Salam Performance

 

Antonius Arif

NLP for Life – Hanya mau melihat apa yang ingin di lihat

Selamat Pagi

 

Ada seorang guru yang sedang bercerita kepada temannya yang juga seorang guru SMP. Dia bercerita bahwa ada seorang murid SMP yang bernama Andi. Dia nakal sekali dan suka menganggu temannya. Dan dia tidak koperatif saat belajar. Dan teman guru tersebut ketika mendengar cerita itu jadi bingung dan dia mengatakan “kok saya tidak melihat itu. Di kelas dia baik banget, ceria dan suka membantu temannya.” Guru yang komplain tadi ngotot “ah masa? Coba kita cocokan namanya. Ini andi yang sama kita bicarakan?” Dan ternyata sama.

 

Karena penasaran, ketika teman tersebut mengajar maka dia duduk dibelakang dan mengamati. Dan selama mengajar temannya tersebut mengajar dengan santai dan ceria. Dan sedangkan temannya yang duduk dibelakang mencatat hal yang andi lakukan buruk dan sebagainya. Dan begitu selesai kelas, guru tadi diskusi dan menyimpulkan apa yang terjadi dibelakang kelas, “nah bener kan andi trouble maker” dan guru yang mengajar dan punya persepsi positif tentang andi itu tidak setuju dan dia mengatakan ,”tidak, andi bagus dan dia banyak bantu temannya,”

nlp for life

Nah loh, kok bisa?

 

Saya akan berikan anda jawaban kenapa bisa begitu? Ini berkaitan bagaimana anda bisa mempengaruhi orang lain secara terselubung yang kebetulan saya ada kelas Invisible Influence pada

Sabtu – Minggu,18-19 Mei 2019, informasi klik dan akan dibahas TUNTAS disana. Dan saya banyak belajar dengan pakar2 Influence dan Persuasion dunia secara langsung seperti Richard Bandler, Kevin Hogan, John La Valle, Owen Fitzpatrick, Victor Antonio, Alex Mandossian dan masih banyak lagi.

 

Dan buat anda yang belum PUTUSKAN, saya akan bantu anda untuk memberikan NLP tips bagaimana mengatasi hal tersebut

 

Sebenarnya anda hanya mau melihat, mendengar dan merasakan apa yang anda mau lihat, dengar dan rasakan. Kenapa saya selalu mengatakan tidak ada realita yang ada hanya persepsi. Jadi ketika anda mau mempengaruhi orang lain, anda harus mempunyai Mindset bahwa orang tersebut mudah dahulu. Orangnya koperatif dan sebagainya maka mempengaruhi akan lebih mudah. Kegagalan anda bukan saat bertemu dengan orangnya tetapi kegagalan anda adalah battle in your mind. Sama seperti ketika saya mengcoaching seseorang dan dia ngotot bahwa market lagi sepi tetapi ketika saya mengatakan jika ada orang lain yang jago bisa jualan kira-kira siapa, dia sebut satu nama. Dan kemudian saya tanya, jika orang tersebut jualan apakah akan mudah closing? Dia jawab “iya”. Nah saya tanya “apakah marketnya sepi?” Dia terdiam.

 

Jadi semua itu tergantung peta pikiran anda yang PAS dan TEPAT maka mempengaruhi orang akan lebih mudah dan menyenangkan.

 

Antonius Arif

NLP for Life – “Tidak Tertarik” (kasus Influence)

Selamat pagi

 

Tahukah anda, orang cenderung mengatakan TIDAK kepada hal yang mereka tidak yakin untuk menjawab apa. Makanya kenapa kadang seseorang sulit mempengaruhi orang lain jika kita langsung to the point. Memang lebih aman mengatakan tidak daripada

  1. Takut salah ambil keputusan
  2. Takut dimanipulasi
  3. Takut dibohongi.  nlp for life

 

Makanya wajar jika seseorang yang berhubungan dengan orang lain lebih cenderung mengatakan TIDAK sebelum mendengarkan. NLP mengajarkan banyak mengenai hal ini

 

Kenapa begitu? Otak manusia terdiri dari 3 komponen

  1. Reptil area. Yang berfungsi memproteksi diri anda.
  2. Mamalia brain, emosi berada disini
  3. Human brain, analisa dan berpikir.

 

Bagaimana cara mengatasi kondisi tersebut? Dan bukan kebetulan saya membuka workshop 2 hari INVISIBLE INFLUENCE

Sabtu – Minggu,18-19 Mei 2019, informasi klik http://bit.ly/TheSecretofInvisibleInfluence dan akan dibahas TUNTAS disana. Dan saya banyak belajar dengan pakar2 Influence dan Persuasion dunia secara langsung seperti Richard Bandler, Kevin Hogan, John La Valle, Owen Fitzpatrick, Victor Antonio, Alex Mandossian dan masih banyak lagi.

 

Dan buat anda yang belum PUTUSKAN, saya akan bantu anda untuk memberikan NLP tips bagaimana mengatasi hal tersebut

 

Pernahkah anda sadari beberapa film box office itu kalau film tersebut menceritakan realita hidup kita sehari hari. Dan itu yang akan menyentuh sesuai dengan realita kita. Tetapi film yang ceritanya belum apa apa sudah mahluk luar angkasa, buat kita agak susah diterima dan masuk akal sehingga sulit untuk box office.

 

Cara menjinakan reptil brain salah satunya dengan teknik NLP adalah PACING atau menyamakan dulu dengan kondisi dia. Biasa yang bisa dilakukan adalah kita bercerita atau bertanya sesuai dengan kondisi dia saat itu. Dan itu yang akan mencairkan suasana. Sehingga reptil brainnya menjadi tidak siaga dan lebih mudah dipengaruhi.

 

Bagaimana kalau kita pakai dalam konteks mempengaruhi staf, kalau belum apa2 dipanggil dan ditegor, pasti rejection mereka besar. Begitu juga anak, pasangan bahkan customer sekalipun.

 

Orang yang menguasai komunikasi dan punya kemampuan mempengaruhi terselubung (baca : invisible influence) akan lebih mudah mendapatkan apa yang dia inginkan terjadi dengan lebih PAS dan TEPAT

 

Antonius Arif

NLP for Life – Eye Bird View Problem

Semangat Pagi

 

Ada alumni saya yang cukup dekat dengan saya pernah bertanya, “kok coach Arif ketika mendapat tantangan atau masalah seakan2 ada saja jalan keluarnya. Kok bisa?”

 

Saya tercenung ketika mendengar pertanyaan tersebut, iya juga ya. Kok saya bisa selalu mendapat jawaban atau solusi. Walau solusinya belum tentu tepat ya.

nlp for life

Saya jadi ingat beberapa hal yang bisa menjadi bahan pemikiran saya ketika mendapat tantangan. Dan itu belief atau analogi yang selalu ada dipikiran saya. Sama seperti ikan yang ikannya sendiri tidak tahu apa itu air karena dia dalam air itu sendiri. Ini yang sering menjadi renungan saya ketika memecahkan masalah.

 

Ketika kita ada dalam masalah, maka kita didalam masalah tersebut. Maka wajar kita tidak bisa melihat dari sudut pandang lain dalam menyelesaikan masalah. Albert Einstein pernah mengatakan ,” anda tidak pernah bisa menyelesaikan masalah dilevel yang sama anda ciptakan. Anda harus menaikkan kemampuan anda dilevel berikutnya” hmmm ini yang akhirnya menjadi pemikiran saya setiap mendapat tantangan.

 

Dan ini yang saya sharingkan dikelas NLP Unleashed Genius within yang akan dibawakan besok hari sabtu tgl 4 Mei 2019 di Kemang. (Klik : http://bit.ly/NLPUnleashedGeniusWithin )

 

Tetapi buat anda yang belum PUTUSKAN hadir, saya akan kupas caranya

 

Siap belajar?

  1. Jangan terus memaksakan diri ketika ada problem dan terus memakai cara yang sama. Berhenti sejenak. Coba melihat masalah jangan secara detail problem. Ini yang kadang membuat anda terjebak dan seakan2 tdk ada jalan keluar.
  2. Benang kusut itu bentuknya sudah terbuntal menjadi satu, maka yang harus anda lakukan, mundur sejenak dan melihat secara keseluruhan dan cari dimana titik persoalan dimulai
  3. Jika sudah melihat persoalan secara menyeluruh, segera cari referensi dari ilmu yang anda miliki. Ini kalau saya adalah kembali ke go back to basic. Krn problem kadang bisa diselesaikan bukan dengan pikiran yang komplek tp kadang cara sederhana bisa membantu
  4. Jika tidak ada solusi dari anda, maka saatnya menggunakan pendekatan albert einstein, mencari ilmu dari orang yang tahu dan upgrade diri anda atau bertanya kepada teman anda yang lebih expert dibanding anda. Ingat, jangan mengeluh. Kalau mengeluh maka ini yang orang suka tidak mau dengar.

 

Yuk temukan cara yang PAS dan TEPAT maka hasilnya akan berbeda.

Antonius Arif

NLP for Life – Outcome List vs To Do List

Selamat Pagi

 

 

Saya yakin anda sering sekali membuat rencana mau melakukan apa hari ini yang disebut TO DO LIST. Jika diterjemahkan bebas artinya daftar yang dilakukan khususnya hari ini tapi herannya tidak dilakukan hihihi. Sudah cape cape dibuat dan tidak dilakukan. Kenapa begitu?

nlp for life

Coba ingat deh, ketika membuat TO DO LIST perasaan apa yang muncul? Perasaan dan imajinasi yang muncul pasti perasaan malas dan berat bahkan bisa saja ragu. Kok bisa?

 

Yuk contoh sederhana To Do List

  1. Mencuci mobil. Dijamin saat menulis mencuci mobil (dengan asumsi mencuci sendiri) maka muncul perasaan capek, perasaan malas dan sebagainya. Ya kan? Maka pasti anda tunda deh.
  2. Menelpon prospek. Dijamin muncul adalah mungkin orangnya bakal jutek, bakal galak dan sebagainya. Benarkan? Makanya anda bisa saja menunda mengerjakan sesuatu yang menyenangkan dan akhirnya tidak melakukan.

 

Kok bisa begitu? Bagaimana mengatasinya? Kalau masalah ini terus ada maka otomatis impian tidak akan terwujud dong. Betul banget! Apa nga sebel kaya gitu.

 

Cara mengatasinya ada dikelas NLP Unleashed Genius yang diadakan tgl 4 Mei 2019 yang mau tahu infonya bisa klik biar bisa segera di TUNTASKAN.

 

Nah bagi yang belum PUTUSKAN, saya sharingkan caranya.

 

Dalam NLP ada konsep yang namanya Outcome list. Apa sih outcome ? Outcome adalah tujuan. Dan setiap outcome mempunyai 4 unsur didalamnya. Dimana salah satunya adalah dapat dinyatakan dengan panca indera dan dinyatakan dalam positif.

 

Nah ketika membuat Outcome list yang ditulis adalah hasil akhirnya bukan yang harus dilakukan (baca : To Do List) maka kita pakai contoh diatas

Mencuci mobil maka diganti menjadi melihat mobil telah bersih dan betapa menyenangkannya jika dilihat orang mobil bersih. Hmmm berbeda kan rasanya? 🙂

 

Jika memahami cara kerja pikiran dengan PAS dan TEPAT maka hidup menjadi LEBIH MUDAH tentunya. Lesatkan keGENIUSan anda maka hasil berbeda.

Antonius Arif

NLP for Life – Sulit mempelajari Hal baru

Selamat Pagi

 

Ketika mau mencapai kesuksesan dan sudah pasti bakal banyak yang menghadang. Banyak tantangan yang ada membentang didepan anda. Bahkan kadang kita mudah menyerah ketika mendapat tantangan tersebut. Dan sudah bisa kita prediksi apa yang bakal terjadi jika kita menyerah dengan tantangan yang terjadi.

Apa?

Ya sudah pasti nga bakal ada perubahan dalam hidup. Jadi? Jalan ditempat saja donk? BETUL!

 

Dan itu yang juga saya alami. Ketika kita mentok seperti tidak ada jalan keluar maka ini saatnya upgrade diri karena dengan upgrade maka lebih memudahkan untuk mencapai tujuan. Apakah pasti berhasil? Belum tentu, tapi paling tidak anda menjadi tidak mentok banget.

 

Dan pengalaman saya dan ribuan alumni saya juga sama. Ketika belajar hal baru pasti ada jalan keluar.

 

Tapi yang jadi masalah adalah ya kok anda merasa ilmu yang anda pelajari kok rasanya sulit ya? Tidak mudah! Bahkan tidak masuk ke otak anda. Seakan akan cuma buang uang saja. Hufffff. I can feel you bro.

 

Jadi kemampuan apa yang harus dimiliki? Kemampuan untuk BISA menganggap ilmu yang kita pelajari itu menjadi mudah. Atau kata orang “Piece of Cake” alias gampil kata orang dulu hihihi. Ketahuan deh umurnya.

 

Itu adalah salah satu ilmu yang bakal saya sharingkan dan dipraktekan untuk membuat sesuatu yang sulit untuk menjadi mudah.

 

Tetapi buat anda yang belum bisa PUTUSKAN HADIR , saya akan sharingkan sedikit saja agar bisa mendapat manfaat. Tetapi yang sudah LELAH dan mau CEPAT SUKSES maka segera kontak @⁨My Simpati⁩ yah mumpung hari ini batas jam 21.00 bakal dapat harga khusus dibawah 500 ribu dan belajar 1 hari di JAMIN BISA. Setelah itu kembali ke harga normal.

 

Yuk saya sharingkan sedikit ya.

  1. Identifikasikan pelajaran apa yang anda anggap sulit?
  2. Identifikasikan pelajaran apa yang anda anggap mudah? Dapatkan 3 pelajaran yang kamu anggap mudah dalam hidup
  3. Coba lihat polanya, setiap kali anda merasa pelajaran itu mudah, apa yang terlintas dipikiran anda? Dan itu yang disebut FRAME. Coba imajinasikan apa perasaan yang muncul ketika anda menganggap itu mudah? Ingat perasaan itu.
  4. Munculkan pelajaran yang anda anggap susah, dan ganti dengan perasaan serta pola yang ada dipikiran tersebut. Coba rasakan apa perbedaannya.
  5. Lakukan future pacing atau mengimajinasikan dimasa depan ketika menghadapi hal sulit apakah sudah bisa diatasi?

 

Jika anda melakukan dengan benar maka hasilnya akan PAS dan TEPAT.

 

Saya pernah melakukan kepada ratusan orang yang menganggap bahwa hal itu susah, setelah diganti eh muncul perasaan bhw itu mudah. Mudah atau susah itu adalah state of mind. Tinggal bagaimana anda menggunakan sumber yang bermanfaat untuk hidup anda.

 

Antonius Arif

NLP for Life – Team bekerja tidak bagus

Selamat Pagi para Sahabatku tercinta

 

Pagi ini saya mau mensharingkan dari pertanyaan salah seorang member group whatsapp NLP for Life. Beliau menanyakan bagaimana cara mengatasi staf yang bekerja kurang bagus karena ketika ditegur malah tersinggung sehingga malah mereka merasa tidak dipercaya.

nlp for life

Yes, ini adalah problem cara berkomunikasi. NLP mengajarkan banyak hal sekali dalam berkomunikasi bukan sekedar mengempower orang menjadi BERDAYA.

 

Dalam berkomunikasi, yang perlu disadari bahwa setiap orang dalam kondisi berbeda2 atau dalam pikiran tertentu yang berbeda. NLP mengajarkan bahwa setiap tindakan orang baik positif maupun negatif mempunyai maksud baik. Maka yang perlu dilakukan pertama kali dengan menggunakan NLP adalah

  1. Memahami PETA diri mereka. Disini bisa berarti mengali atau menyamakan persepsi mereka dulu dengan tindakan dirinya.
  2. Setelah memahami PETA pikiran dirinya, berikan mereka pujian dahulu atas segala hal yang selama ini sudah bagus dia lakukan
  3. Minta ijin untuk memberikan feedback yang tujuannya untuk membuat dirinya semakin bagus.
  4. Harapan kedepan yang anda harapkan dari dia untuk perusahaan dan juga harapan anda tersebut dipastikan sejalan dengan tujuan dia bekerja diperusahaan ini.

 

Selamat melakukan semoga hasil yang PAS dan TEPAT dalam menggunakan teknik NLP agar bisa terwujud dengan LEBIH Cepat.

 

Antonius Arif