Ilustrasi tiga elemen NLP: Neuro, Linguistik, dan Pemrograman

Dr. Richard Bandler Ungkap Cara Mengubah Hidup dengan NLP

Cara Mengubah Hidup dengan NLP ala Dr. Richard Bandler

Apakah Anda pernah merasa hidup Anda stagnan, sulit berkembang, atau terus mengulang pola yang sama? Jika ya, Anda tidak sendirian. Banyak orang merasa seperti itu, dan kabar baiknya: Anda bisa mengubah hidup Anda dengan NLP.

Dr. Richard Bandler, salah satu pendiri Neuro-Linguistic Programming (NLP), mengajarkan bahwa kita bisa memetakan dan memprogram ulang pikiran serta kebiasaan agar hasil hidup berubah secara nyata.

1. Neuro: Cara Otak Memproses Informasi

Neuro merujuk pada cara sistem saraf kita — khususnya otak — menerima dan memproses informasi dari panca indera. Semua pengalaman yang kita alami diinterpretasikan oleh otak dan membentuk persepsi serta respons.

Contoh: Jika Anda sering mendengar kritik di masa lalu, otak Anda mungkin membentuk keyakinan “Saya tidak cukup baik.” NLP membantu memetakan dan mengubah persepsi ini.

2. Linguistik: Bahasa Membentuk Realitas

Bahasa adalah alat yang sangat kuat. Tidak hanya untuk komunikasi eksternal, tetapi juga internal — seperti dialog dalam pikiran kita.

Dengan NLP, kita belajar bagaimana mengubah bahasa internal (self-talk) yang negatif menjadi lebih membangun. Misalnya, mengubah “Saya selalu gagal” menjadi “Saya sedang belajar dan berkembang.”

3. Pemrograman: Membentuk Pola Kebiasaan

Dari pengalaman hidup, kita menciptakan pola kebiasaan. NLP memungkinkan kita memprogram ulang pola negatif menjadi pola baru yang produktif, positif, dan memberdayakan.

Ketiga elemen ini saling terhubung dan memengaruhi hasil hidup Anda. Dengan menguasai NLP, Anda bisa:

  • Mengubah cara berpikir yang membatasi

  • Meningkatkan komunikasi diri dan dengan orang lain

  • Mengganti kebiasaan negatif dengan strategi sukses yang terukur

Kesimpulan

Mengubah hidup dengan NLP bukanlah hal mistis. Ini adalah proses ilmiah yang memadukan kerja otak, bahasa, dan kebiasaan. NLP mengajarkan Anda untuk menjadi arsitek kehidupan Anda sendiri dengan membongkar pola lama dan membentuk pola baru yang lebih memberdayakan.

Jika Anda ingin mengubah hidup, meningkatkan karier, atau menjadi komunikator dan pemimpin yang lebih baik, NLP adalah alat yang sangat efektif untuk memulai perubahan tersebut.

Ikuti pelatihan Licensed Business Practitioner of NLP™ yang dirancang untuk Anda yang ingin melakukan transformasi pribadi dan profesional secara nyata.

Kunjungi website kami:

 
 

Dr. Richard Bandler menjelaskan konsep dasar NLP untuk perubahan hidup

Kenapa Dr. Richard Bandler Menciptakan NLP ?

NLP (Neuro-Linguistic Programming) bukan hanya tentang terlihat pintar dalam berkomunikasi. Dr. Richard Bandler menciptakan NLP untuk satu tujuan utama: membantu orang mengubah hidup mereka secara sadar.

Latar Belakang Lahirnya NLP

NLP lahir dari kegelisahan mendalam:
Mengapa sebagian orang bisa berubah dengan cepat, sementara yang lain tetap stuck selamanya?

Inilah yang mendorong Dr. Richard Bandler, bersama John Grinder, mempelajari cara kerja pikiran, bahasa, dan perilaku. Mereka meneliti para ahli terapi, pemimpin bisnis, dan komunikator andal, lalu menyusun pola-pola pikiran yang bisa ditiru dan diterapkan oleh siapa saja.

Apa Itu NLP?

NLP bukanlah teknik manipulasi atau hipnosis murahan.
NLP adalah pendekatan ilmiah untuk memahami bagaimana manusia berpikir, merasa, dan bertindak, kemudian memprogram ulang hal-hal yang menghambat pertumbuhan.

Bandler mengatakan:

“I want people to have choices.” – Dr. Richard Bandler

Pilihan inilah yang menjadi fondasi NLP:
Dengan memahami cara kerja pikiran, kita bisa mengubah respons, emosi, dan arah hidup kita secara sadar.

NLP dalam Dunia Nyata

Tidak heran jika NLP kemudian menjadi senjata rahasia banyak orang sukses di berbagai bidang. Karena mereka bisa:

  • Menyampaikan ide dengan pengaruh yang kuat

  • Membangun kepercayaan dalam hitungan menit

  • Mengatur emosi meskipun dalam tekanan

  • Mengubah arah hidup melalui kendali pikiran yang sadar

Apakah NLP dari Richard Bandler Cocok untuk Kamu?

Jika kamu sudah belajar banyak, bekerja keras, tapi tetap merasa mentok di tempat, bisa jadi masalahnya bukan kurang belajar, tapi belum memahami cara kerja pikiranmu sendiri.

Dan inilah kekuatan NLP:
Membantu kamu menguasai pikiran, bukan sekadar mengikuti alurnya.

Program Resmi NLP: Langkah Awal untuk Transformasi

Untuk kamu yang serius ingin menerapkan NLP dalam bisnis, karier, atau kehidupan pribadi, kini tersedia:

Program LICENSED BUSINESS PRACTITIONER OF NLP
Sertifikasi resmi dengan kurikulum langsung dari Dr. Richard Bandler, terstruktur, dan siap membimbing transformasi hidupmu dari dalam ke luar.


Kesimpulan

Dr. Richard Bandler menciptakan NLP bukan sekadar untuk membuatmu “terlihat pintar” dalam berbicara. NLP adalah alat untuk mengubah pola pikir, memperluas pilihan, dan mengubah hidup secara sadar.
Kalau kamu siap untuk itu, NLP bukan lagi teori — tapi langkah awal menuju versi terbaik dari dirimu.

Pelajari lebih lanjut tentang NLP dan bagaimana memanfaatkannya di:

orang-kantor-nlp

NLP Itu Berbahaya! Jika Anda Tak Siap Sukses

Pelatihan NLP – Kita hidup di dunia yang penuh paradoks. Semua orang berkata ingin sukses, tetapi banyak yang secara tidak sadar justru menghindarinya. Pernahkah Anda merasa tahu apa yang perlu dilakukan untuk maju, tetapi tetap menunda-nunda? Atau bahkan mencari alasan untuk tidak melakukannya? Ini bukan sekadar kebiasaan buruk—ini adalah cara otak kita bekerja, dan di sinilah ilmu NLP (Neuro-Linguistic Programming) dapat membantu Anda memahami dan mengubahnya.

Sebagai manusia, kita digerakkan oleh dua prinsip dasar: menghindari rasa sakit dan mencari kenikmatan. Prinsip ini, yang dikenal sebagai Pain and Pleasure Principle, adalah penggerak utama di balik setiap keputusan yang kita buat, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Namun, bagaimana jika pola ini justru menjebak kita?

Bayangkan Anda seorang pemimpin tim yang tahu pentingnya memberikan feedback kepada anggota yang performanya menurun. Namun, Anda menunda-nunda dengan alasan sibuk, padahal alasan sebenarnya adalah ingin menghindari ketidaknyamanan menghadapi konfrontasi. Di sisi lain, Anda lebih memilih tugas-tugas kecil yang memberi kepuasan instan, meskipun itu tidak berdampak besar pada kinerja tim. Secara tidak sadar, otak Anda lebih memilih kenyamanan sementara (pleasure) dan menghindari potensi ketegangan (pain).

Ubah Pola dengan Pelatihan NLP

Dengan Pelatihan NLP, Anda dapat membalikkan pola ini untuk keuntungan Anda. Salah satu teknik yang efektif adalah reframing, yakni mengubah sudut pandang terhadap rasa sakit dan kenikmatan. Cobalah fokus pada rasa sakit yang akan timbul jika Anda terus menunda. Apa yang akan terjadi pada tim Anda jika masalah ini tidak segera ditangani? Bisakah Anda menerima konsekuensi dari stagnasi atau bahkan kemunduran?

Di sisi lain, bayangkan kenikmatan yang akan Anda rasakan jika mengambil tindakan tegas. Lihat diri Anda sebagai pemimpin yang dihormati karena keberanian dan integritas Anda. Rasakan kepuasan melihat tim Anda berkembang karena Anda berani mengambil langkah yang sulit tetapi penting. Pelatihan NLP mengajarkan Anda memanfaatkan kekuatan visualisasi ini agar otak Anda terpacu melakukan perubahan signifikan.

Dorongan untuk Bertindak

Anehnya, banyak orang hanya butuh sedikit “dorongan emosional” untuk keluar dari zona nyaman mereka. Ketika Anda menghadirkan gambaran rasa sakit akibat stagnasi dan kenikmatan dari kemajuan, Anda memberi otak Anda alasan kuat untuk bertindak. Seperti menggiring bola ke gawang, Anda tidak akan berhenti jika tahu apa yang dipertaruhkan dan seberapa besar kemenangan yang menunggu.

Jadi, tanyakan pada diri sendiri sekarang: apakah Anda sedang mencari kenyamanan atau mencari keberhasilan? Jika jawabannya adalah yang kedua, biarkan NLP menjadi alat untuk mengarahkan fokus Anda pada apa yang benar-benar penting. Ingat, rasa sakit dan kenikmatan adalah kompas emosi Anda. Arahkan dengan bijak, dan Anda akan terkejut melihat betapa cepat hidup Anda berubah.

Kesuksesan tidak pernah semudah ini, selama Anda tahu cara memprogram ulang pikiran Anda. Siap untuk mencoba?

Pelajari lebih lanjut tentang NLP dan bagaimana memanfaatkannya di:

presentasi nlp

NLP Mengubah Hidup: Dari Proyek Mahasiswa ke Metode Global

Meningkatkan Daya Pikir dan Kualitas Hidup dengan NLP

Neuro-Linguistic Programming (NLP) adalah pendekatan praktis yang memadukan cara berpikir, bahasa, dan tindakan untuk menghasilkan perubahan positif. Meski awalnya dirancang sebagai metode terapi, kini NLP banyak diterapkan dalam konteks pendidikan, komunikasi, kepemimpinan, dan pengembangan potensi diri.

Latar Belakang dan Tujuan NLP

Pada tahun 1970-an, dua peneliti, Richard Bandler dan John Grinder, mempelajari bagaimana terapis seperti Virginia Satir dan Milton Erickson menciptakan hasil luar biasa. Mereka menemukan bahwa keberhasilan itu tidak hanya datang dari isi terapi, tetapi dari struktur bahasa dan pola pikir yang digunakan. Hasil penelitian ini kemudian dirumuskan menjadi metode yang dapat dipelajari oleh siapa saja untuk mencapai hasil serupa.

Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam rutinitas harian, teknik NLP dapat membantu seseorang mengelola emosi, meningkatkan kepercayaan diri, dan memperbaiki cara memandang tantangan. Salah satu teknik populer adalah reframing, yaitu mengubah sudut pandang terhadap suatu peristiwa agar lebih membangun dan memberdayakan. Selain itu, juga digunakan untuk menetapkan tujuan secara lebih jelas dan menciptakan kebiasaan berpikir yang mendukung pencapaian tersebut.

Manfaat untuk Dunia Kerja dan Bisnis

Banyak profesional memanfaatkan strategi NLP untuk membangun hubungan kerja yang harmonis. Dalam kepemimpinan, pendekatan ini membantu manajer memahami cara berpikir tim dan menyampaikan instruksi dengan cara yang lebih efektif. Di bidang penjualan, memudahkan dalam menjalin relasi emosional dengan klien, sekaligus meningkatkan kemampuan negosiasi.

Transformasi Pola Pikir dan Cara Komunikasi

Keunikan terletak pada kemampuannya memodifikasi kebiasaan mental yang menghambat pertumbuhan. Dengan memahami preferensi komunikasi—seperti visual, auditori, atau kinestetik—kita bisa menyesuaikan penyampaian pesan agar lebih mudah diterima oleh orang lain. NLP juga membantu dalam membangun empati, sehingga komunikasi menjadi lebih mengena dan bermakna.

Kesimpulan: Investasi untuk Diri Sendiri

Secara keseluruhan, pendekatan ini memberikan alat yang aplikatif untuk meningkatkan kualitas hidup. Jika Anda ingin lebih percaya diri, produktif, dan efektif dalam berinteraksi, memahami konsep NLP adalah langkah awal yang bijak. Investasi dalam pengembangan diri melalui NLP akan memberi dampak jangka panjang yang signifikan dalam berbagai aspek kehidupan.

Pelajari lebih lanjut di:

Belajar NLP Leadership Indonesia : 5 tips mengcoaching team anda

Semangat pagi, belajar NLP Leadership Indonesia kembali lagi hari ini membahas 5 tips mengcoaching team anda agar mereka bisa bekerja secara maksimum. Ada hal yang menarik kenapa saya mau membahas hal ini, di jaman serba digital ini teknik mengcoaching staf atau team tidak bisa lagi dengan metode diktator atau marah – marah. Karena jamannya sudah berbeda. Bahkan saya pernah mendengar dari beberapa cerita kalau mereka dipanggil untuk dicoaching maka mental mereka akan down duluan. Mereka berpikir bahwa mereka akan di “keramasin” hahaha. Salon kali ya hahaha. Yes, bahkan ada perusahaan multi nasional yang stafnya itu paling tidak suka di coaching dengan alasan dimata – matai. Waduh! Artinya coaching disamakan dengan spionase dong hahaha. Ketika saya belajar NLP, saya jadi memahami bahwa ada beberapa hal yang harus dipahami tentang mengembangkan team dan gaya kepemimpinan. Motivasi dengan marah – marah akan membuat orang menjadi takut dan malah tidak keluar potensi asli mereka loh. Hmm menarik kan?

Apa sih alasan teknik marah – marah atau dengan gaya diktator sudah tidak bisa berjalan? Ini ada beberapa pendapat dari pakar Leadership John Shore. Ini efek kalau selalu marah – marah

  • Anda mentraining secara tidak langsung mereka untuk tidak berpikir. Karena dimarahi maka secara tidak langsung membuat mereka takut mengambil keputusan makanya lebih baik tidak usah berpikir atau menyampaikan pendapat.
  • Ketika anda marah ke mereka maka mereka akan marah balik kepada anda tetapi mereka tidak bisa menunjukkannya karena anda bos mereka maka mereka hanya menunjukkan dengan cara produktivitas mereka akan menurun. Karena mereka mulai berpikir buat apa bekerja seperti ini atau lebih baik keluar atau mencari pekerjaan lain saja. Saya juga mengalami waktu bekerja sebagai karyawan, saya bangun pagi saja sudah malas dan sudah berpikir bakal dimarahi apalagi pagi ini ya. Dan saya hanya bertahan 3 bulan dan saya keluar akhirnya.
  • Secara tidak langsung mengurangi autoritas anda. Ketika anda memarahi mereka maka mereka akan berkumpul dengan beberapa orang yang juga senasib dan sepenanggungan dan mereka akan mengatakan bahwa mereka benar dan anda yang salah. Ini dilakukan akan membuat anda merasa tidak nyaman dengan mereka dan mereka juga sama. Dan ujung – ujungnya jadi toxic employee.
  • Anda membuat staf anda menjadi tidak respek dengan anda. Mereka merasa buat apa berjuang toh anda akan marah – marahi mereka terus. Jadi mereka akan dengan berbagai cara bakal menghindar bertemu dengan anda.
  • Anda akan membuat mereka salah berulang – ulang. Ini ada dari pengalaman saya, dimana ketika team dihitung kesalahannya secara terus menerus dan tidak tahu bagaimana akhirnya mereka bakal salah terus sampai mereka keluar.
  • Dan anda yang menarik, ada sebuah penelitian dari lembaga independent mengatakan ketika ada atasan yang suka marah – marah ke team maka kemungkinan sekitar 25 persen karyawan anda akan keluar. Woww, banyak juga ya.

Jadi apa yang harus dilakukan? Belajar NLP Leadership Indonesia akan mensharingkan kepada anda bagaimana cara mengcoaching team yang efektif supaya bisa mereka termotivasi dalam bekerja. Inilah 5 tips belajar NLP leadership Indonesia

  • Mencari tahu value & purpose hidup mereka. Cara yang paling mudah adalah menemukan inner motivation mereka. Dengan menanyakan nilai yang penting dalam hidup dirinya serta menemukan tujuan hidupnya. Setelah sudah, konek – kan aktivitas dia kepada value dan purpose dia. Maka dia akan semangat melakukan aktivitas tersebut dengan lebih mantap. Hmm belajar NLP seru dan mempermudah yah.
  • Mencari faktor penghambatnya. Ketika melakukan coaching, yang saya akan tanyakan kepada dirinya adalah apa faktor penghambat dirinya yang menyebabkan dirinya berhenti melakukan aktivitasnya. Dan apa yang sudah dilakukan dirinya untuk memperbaikinya. Dan bereskan faktor penghambatnya dengan teknik – teknik NLP tentunya.
  • Melepaskan limiting belief berkaitan pekerjaan. Faktor lain yang menyebabkan tidak berhasil dalam melakukan aktivitas pekerjaan adalah memiliki yang namanya limiting belief. Temukan apa limiting beliefnya atau kata lain adalah mental blocknya dan bereskan hal tersebut.
  • Chunking pekerjaan menjadi kecil – kecil. Pengalaman saya, saya menemukan ketika orang ditanya apakah anda paham dan rata – rata mereka jawab paham. Ternyata belum tentu paham. Bahkan ada yang kebingungan. oleh sebab itu chunking atau dipecah pekerjaan tersebut menjadi bagian kecil – kecil dan itu akan membantu dia dalam melakukan pekerjaan.
  • Memberi pujian. Ketika dia berhasil melakukan pekerjaan dengan baik maka pujilah dia agar dia semakin semangat untuk mengerjakannya

Itulah 5 tips bagaimana mengcoaching team dengan NLP agar bisa teamnya menjadi lebih bagus. Belajar NLP Leadership Indonesia pamit undur diri dan sampai jumpa diartikel saya yang lain.

Salam performance

Your Achievement is Our Mission

Oleh : Antonius Arif

Belajar NLP Leadership Indonesia : 4 tips Rajin membaca buku

Semangat pagi! Saya Coach Antonius Arif, Licensed Trainer of NLP ™ approved by Dr Richard Bandler Father of NLP membawakan topik 5 tips agar rajin membaca buku. Banyak orang yang mengalami kesulitan untuk membaca buku. Padahal tahu bahwa orang – orang hebat didunia membaca 50-60 buku per tahun itu sama seperti kuliah S1. Wowww menarik ya. Seandainya kita punya kemampuan dan niat saja untuk membaca buku maka hidup kita pasti berbeda, setuju teman – teman?


Yuk kita mulai untuk belajar NLP Leadership Indonesia

4 tips untuk anda bisa baca buku adalah

  1. Temukan dulu apa tujuan anda membaca buku. Sebelum membaca, tentukan dulu apa tujuan anda membaca buku. Bila anda tidak punya niat untuk apa membaca maka anda tidak akan pernah membaca. Contoh : tujuan membaca untuk mengembangkan diri dalam dunia kepemimpinan. Maka baca buku kepemimpinan.
  2. Akses fokus pengalaman masa lalu. Akses fokus pengalaman masa lalu anda dimana anda merasa sangat fokus. Ingat pengalaman itu dan ingat perasaannya. Jika perlu lakukan anchor. Dan bila anda mau membaca buku lagi maka anda trigger anchor nya dan itu akan membuat anda membaca buku dengan lebih fokus.
  3. Ketika membaca jangan bolak balik. Walaupun saat anda membaca, mungkin sudah melupakan apa yang anda baca. Percayalah pikiran bawah sadar anda pasti akan ingat. Dan teruskan saja bacanya tanpa perlu dibolak balik dan teruskan sampai selesai.
  4. Bawa selalu rasa penasaran ketika anda membaca buku. Dengan penasaran maka akan membuat anda terus menerus membaca hingga selesai.

Itu tips belajar NLP Leadership indonesia agar anda bisa menjadi luar biasa dalam membaca buku

Semoga berguna

“Your Achievement is Our Mission”

Oleh : Antonius Arif

Belajar NLP Leadership Indonesia : 5 tips mengatasi Mental Block

Semangat pagi, saya Coach Antonius Arif Licensed Trainer of NLP ™ resmi dari Dr Richard Bandler (Father of NLP ™ ) kembali lagi bersama Belajar NLP Leadership Indonesia dengan membawakan topik 5 tips mengatasi Mental Block. Apa sih mental Block atau dalam NLP disebut Limiting Belief? Limiting belief adalah sebuah belief atau sebuah keyakinan yang membatasi diri jika anda ada sebuah rencana untuk mencapai sesuatu. Dan akibat limiting belief tersebut akhirnya anda menjadi tidak mengejarnya untuk mencapainya. Contoh : anda punya impian agar bisa mencapai promosi karir. Tetapi anda mempunyai limiting belief bahwa buat apa promosi karir karena karir naik bakal ribet dan banyak hal yang diurus. Nah ini salah satu belief yang menghambat untuk pencapaian kesuksesan. Bila anda dengan belajar NLP Leadership Indonesia maka NLP bisa membantu anda dengan relatif lebih cepat. Sudah siap untuk mendapatkan tips dari belajar NLP?


Bagaimana anda mengatasi Limiting belief? Ini 5 tips dari belajar NLP Leadership Indonesia untuk merubah limiting belief menjadi belief yang mendukung anda mencapai tujuan.

Identifikasikan apa Limiting belief atau mental blocknya. Apa goal yang anda ingin kejar? Dan ketika mengimajinasikan goal tersebut apakah anda mempunyai keraguan? Dan keraguan tersebut berbicara tentang apa? Dan itulah yang disebut Limiting belief.

Menemukan Highest intention limiting belief. Setelah diketemukan, apa niat tertinggi atau apa niat positif dari limiting belief itu? Karena setiap limiting belief mempunyai maksud positif. Dan apa maksud positif dari limiting belief tersebut? Saya beri contoh : saya takut prospek karena takut dihina orang. Nah jadi maksud baik limiting belief itu adalah melindungi diri anda agar tidak dihina. Bukankah itu bagus?

Bertanggung jawab 100 persen. Setelah anda tahu apa maksud positif dari limiting belief tersebut maka anda harus menggunakan konsep bertanggungjawab 100 persen. Maka anda harus menyadari bahwa semua problem yang terjadi dalam hidup kita adalah tanggungjawab kita. Menurut konsep Michael Hall, dalam diri kita ada 4 bagian. Dimana manusia mempunyai pikiran, perkataan, perasaan dan perilaku. Ada orang yang merasa bahwa mereka tidak bisa mengendalikan pikiran mereka, ada juga yang tidak bisa mengendalikan perilaku mereka dan lain-lain. Maka saya menyarankan anda untuk menggunakan teknik power zone. Dan untuk memudahkan anda latihan maka anda bisa download filenya dilink ini http://www.masteringstuttering.com/Techniques/Power-Zone.pdf

Reframing limiting belief. Setelah anda sudah bertanggungjawab kepada diri anda maka selanjutnya anda buat diri anda lebih positif dalam pola berpikir. Maka yang harus anda lakukan adalah merubah maknanya. Jika problem itu karena orang lain maka anda cari kira – kira apa makna positif dia melakukan itu kepada anda? Misal : saya pernah dihina sama orang dengan dia mengatakan “jual saja celana dalam ibumu” dan dulu itu membuat saya kesel dan sakit hati. Dan apa makna positif kejadian itu? Makna positifnya adalah mungkin dia bermaksud becanda hanya caranya salah. Nah bila kita pakai reframing dengan konsep konteks maka dalam konteks apa perilaku itu berguna? Mungkin membuat saya harus membuktikan kepada orang tersebut untuk menjadi orang yang diakui prestasinya maka mereka tidak lagi menghina saya. So, sekarang yuk cari makna positif atas kejadian itu.

Temukan WHY untuk belief yang mendukung. Apa alasan anda untuk berubah? Kenapa harus lakukan hal yang positif itu. Tanya kepada diri anda dan lihat hasilnya.

Cukup dulu tulisan kali ini di belajar NLP Leadership Indonesia sampai jumpa ditulisan saya lainnya.

Salam performance

“Your Achievement is Our Mission”

Oleh : Antonius Arif

Belajar NLP leadership Indonesia : 5 Tips mengatasi Malas

 

Semangat pagi, kembali lagi saya Coach Antonius Arif Licensed Trainer of NLP ™ resmi dari Dr Richard Bandler (Father of NLP) membawakan belajar NLP Leadership Indonesia dengan topik 5 tips mengatasi malas. Malas dalam konteks in adalah malas untuk melakukan sesuatu. Sudah punya niat melakukannya tetapi sepertinya malas untuk melakukannya. Bahkan kadang muncul perasaan capek atau bahkan merasa percuma untuk melakukannya. Karena sudah berpikir hasilnya akan jelek.

Saya yakin yang mengalami masalah ini bukan sedikit orang tetapi banyak orang yang malas karena sudah berpikir bahwa belum – belum tidak akan berjalan dengan baik. Oleh sebab itu belajar NLP Leadership Indonesia akan memberikan 5 tips untuk mengatasinya. Siap?

5 tips mengatasi Malas

Semua orang mempunyai sumber untuk sukses. NLP membuat anda belajar satu hal menarik. Bahwa setiap manusia sudah punya sumber untuk sukses. Bila anda mau menjadi orang yang lebih rajin maka cari pengalaman masa lalu dimana anda pernah berhasil mengatasi malas. Apa yang anda lakukan persis sebelum anda menjadi rajin dan anda langsung melakukannya. Contoh : waktu dulu saya malas untuk menuliskan artikel, persis sebelum saya menuliskan artikel maka saya harus menyiapkan satu waktu untuk memegang handphone dan membuka google doc dan saya berpikir materi apa yang harus ditulis. Begitu saya tahu polanya, saya tinggal mengulangi polanya dan selalu berhasil membuat saya menjadi menulis.

Rubah to do list menjadi outcome list. Dulu sebelum saya belajar NLP dan mempunyai lembaga belajar NLP dengan nama NLP Leadership Indonesia banyak motivator produktivitas dan management mengatakan kalau mau bekerja efektif maka harus setiap pagi membuat to do list. Dan saya coba lakukan untuk membuat to do list. Saya menuliskan apa – apa saja yang harus saya kerjakan. Tetapi setiap saya menulis dan membaca untuk melakukan lah kok membuat saya malah makin malas untuk melakukan. Contoh : telpon customer A, membuat modul dan sebagainya eh yang muncul malah rasa sakit melakukannya. Kok sakit? Yes, sakit ketika menelpon customer A dan belum ditolaknya. Itu tidak nyaman buat saya. Begitu juga ketika saya memikirkan membuat modul eh yang kepikir kerepotan melakukan riset dan sebagainya. Wuihh jadi malah makin tidak saya kerjakan. Sampai suatu ketika saya belajar NLP dengan Tim Hallboom, beliau mengatakan coba buat outcome list. Jadi yang ditulis bukan telpon customer A tetapi telah menelpon customer A. Eh kok malah muncul happy ya. Kok mengganti to do list dan outcome list eh lebih mudah buat saya melakukan. Begitu juga ketika saya malas berolah raga. Yang saya pikirkan kalau tentang sakitnya kaki, jauh jalannya serta macam – macam maka saya tidak akan melakukan. Tapi berbeda kalau membayangkan saya sudah selesai melakukannya eh lebih menyenangkan dan saya lakukan. Hmm menarik ya kalau orang sudah belajar NLP dan sudah menjadi bagian lifestyle bukan sekedar tools saja.

Reframing pikiran anda. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa pikiran bisa mempengaruhi mood serta tubuh kita. Dalam NLP kita bisa belajar bahwa pikiran yang suka melintas dipikiran anda akan membuat tubuh anda jadi malas untuk melakukan sesuatu. Seperti contoh : ahhh tar saja berolah raganya. Atau capek banget ini badan, besok saja kerjakannya. Masih ada waktu. Padahal kita tahu kalau anda tunda besokpun belum tentu anda kerjakan juga ya kan. Maka NLP menyarankan reframing pikiran ke arah supaya anda mau melakukannya sekarang dan tidak menunda. Misal: ahh tar saja berolah raga. Diganti hmm kayanya olah raga sekarang enak nih. Biar berolahraga sekalian bisa punya waktu berpikir untuk buat modul kan. Dan itu cara yang paling efektif untuk membuat pikiran kita berdaya.

Menghitung angka dari 5 hingga ke 1. Nah diatas kan sudah saya sharing bagaimana mengatasi malas dari sudut pikiran atau persepsi. Bagaimana kalau kita sekarang juga memanfaatkan tubuh kita untuk membuat rajin. Saya ingat sekali ketika saya memakai alarm dengan getaran ditangan saya. Saya menemukan ada 2 mode dalam diri saya. Satu, begitu ada getaran lalu saya segera bangun dan berdiri dan mode kedua, begitu ada getaran lalu saya matikan dan tidur lagi. Lucunya begitu saya tidur lagi saya pikir hanya tidur sebentar lagi eh kebablasan 30 menit. Hahaha. Dan sekarang saya lebih menggunakan mode satu yaitu mensegerakan diri kita untuk melakukan. Begitu juga diri saya dengan menghitung lima sampai satu dan setelah satu maka saya mensegerakan diri saya melakukan dan ternyata itu works banget! Selama kita memahami cara kerja pikiran dengan belajar NLP maka hidup kita akan lebih mudah dan menyenangkan. Bagi anda yang sudah belajar NLP dan masih belum menyatu dengan hidup dan sikap anda maka perlu belajar menselaraskan ke dalam diri anda tentunya.

Memikirkan pain dan gain. Ini salah satu tips dalam NLP yang bisa kita belajar membuat diri kita excellent. Cara kerja pikiran adalah manusia mengejar kenikmatan dan menghindari dari rasa sakit maka ketika kita malas melakukan sesuatu maka saya menyarankan pikirkan sesuatu yang membuat anda sakit karena konsekwensi anda malas. Dan juga memikirkan apa konsekwensi kenikmatan yang anda dapatkan jika anda melakukan. Kalau belum bergerak juga artinya anda belum cukup memikirkan dampak yang bakal terjadi bila tidak bergerak. Ok?

Selesai dulu tips saya dari belajar NLP Leadership Indonesia dan selamat mempraktekan.

Salam performance

“Your Achievement is Our Mission”

Oleh : Antonius Arif

Belajar NLP Leadership Indonesia : 5 Tips menghadapi Difficult People

 

Semangat pagi! Saya Coach Antonius Arif, Licensed Trainer of NLP ™ approved by Dr Richard Bandler membawakan tulisan belajar NLP Indonesia dengan topik 5 tips menghadapi orang yang sulit. Saya pernah mengalami kondisi ketika menjadi seorang General Manager disebuah perusahaan dan ada beberapa staf yang menurut saya sulit untuk diatur. Bahkan dia tipe orang yang kasar dan bisa mengadu domba satu sama lain. Maka saya berikan tips untuk anda untuk bagaimana mengatasinya bila anda punya team seperti itu.


Frame bersahabat. Ketika anda mencoba untuk mendekati dia gunakan frame of mind bersahabat. Dengan frame bersahabat maka akan mudah menjalin hubungan dengan dirinya. Kalau kita menggunakan frame of mind merasa tidak nyaman atau sejenisnya maka diapun bisa merasakan perasaan yang tidak nyaman dengan kita. Saya ambil contoh pernahkah anda masuk ke sebuah ruangan dan tidak tahu bagaimana anda merasakan bahwa anda tidak nyaman berada diruangan itu, pernahkan? Nah ini juga kalau anda memakai frame of mind negatif maka ketika anda bertemu dengan orang tersebut dan orang tersebut belum apa – apa sudah tidak merasa nyaman dengan anda. Bagaimana anda mau mendekatkan diri dengannya, ya kan?

Memahami di posisinya, saya dan NLP mempercayai bahwa setiap orang mempunyai niat baik dan positif hanya perilakunya yang kadang negatif. Saya menyarankan bagaimana bila anda diposisi dia, kira – kira apa yang dia pikirkan sehingga bersikap dan bertindak seperti itu. Coba anda rasakan menjadi orang itu dan berkata – kata seperti dirinya, kira – kira apa sih maksud positif dia melakukan hal itu kepada anda? Apa yang melatarbelakangi dirinya melakukan tindakan itu kepada anda atau orang lain. Pengalaman saya adalah orang yang melakukan tindakan negatif bisa berarti mempunyai pengalaman negatif tertentu maka dia bertindak begitu. Jadi, dengan NLP kita belajar bagaimana memahami dirinya dari posisi dia. Sehingga kita bersikap lebih positif.

Menjalin hubungan. Ketika saya belajar NLP, saya menemukan ada satu presuposisi yang menarik untuk saya. Tidak ada orang yang resisten, yang ada adalah komunikator yang kurang ulung. Jadi setiap kita menghadapi orang yang negatif coba kita perbaiki cara kita berkomunikasi dan bersikap bersahabat dengan dirinya. Ini tips yang menarik dari saya adalah coba anda pelajari latar belakang dirinya, apa latar belakang keluarganya, apa impian dia, apa ketakutan dirinya serta apa nilai – nilai yang penting dalam hidup dirinya dia. Praktekan dan lihat hasilnya.

Mendengarkan dengan empati. Setelah anda sudah menjalin dan berkomunikasi dengannya sangat saya sarankan belajar mendengarkan dengan cara empati dan setiap dia menyampaikan sesuatu yang sepertinya dia mau menunjukkan dirinya hebat, pujilah dirinya. Maka sikap dia ke kita akan berbeda. Dia merasa bahwa kita memperhatikan dirinya lebih maka dia akan lebih dan makin nyaman dengan kita. Ketika mendengarkan dengan empati, hindari mendengarkan dia dengan melakukan sesuatu. Full focus memperhatikan dirinya dan lakukan paraphrasing serta melakukan anggukan kepala sehingga dia tahu kita mendengarkan dirinya.

Reframing pikiran kita. Ini bagian yang paling menantang yaitu ketika dirinya melakukan tindakan negatif kadang emosi kita muncul dan membuat kita menjadi marah dengannya. Maka tugas anda adalah melakukan reframing atau merubah makna dipikiran kita atas kejadian tersebut. Selalu beri makna positif atas setiap kejadian dan akibatnya anda akan menjadi tetap bisa netral dengan pemikiran yang jauh lebih positif. Dalam belajar di dunia NLP adalah tidak ada kenyataan dan semua adalah persepsi. Jadi apa sudut pandang kita terhadap sesuatu sehingga itulah yang membuat pikiran kita tetap positif dan kita bisa menjalani kehidupan dengan lebih positif

Cukup dulu 5 tips belajar NLP bagaimana menghadapi orang yang sulit diharapkan dengan tips belajar NLP akan membuat hidup anda lebih menyenangkan.

Salam performance

“Your Achievement is Our Mission”

Oleh : Antonius Arif

Belajar NLP Leadership Indonesia : 5 Tips memotivasi team anda

Semangat pagi, saya kembali lagi dalam belajar NLP Leadership Indonesia membawakan topik 5 tips memotivasi team anda dengan pendekatan NLP. Banyak manager atau pengusaha yang mengalami kesulitan dalam mengembangkan karyawan atau teamnya. Mereka merasa bahwa team yang mereka miliki bekerja ala kadarnya tidak maksimum. Bahkan mereka merasa betapa sulit membuat mereka bisa bekerja bagus. Richard Branson pemilik Virgin airlines mengatakan perusahaan bisa besar karena karyawannya dan itu berarti memilih orang yang tepat serta bagaimana mengelola mereka dengan benar juga sehingga tercipta team yang bekerja secara maksimum.

Kali ini saya dalam belajar NLP Leadership Indonesia tidak membahas soal perekrutan tetapi membahas bagaimana caranya mengembangkan dan memotivasi team dengan pendekatan NLP. Sudah siap?


Ini 5 tips nya :

Menentukan WFO staf diperusahaan. WFO artinya well formed outcome. Anda membuat apa outcome dia dalam bekerja. Tentukan tujuan dia dalam bekerja. Tujuan dalam bekerja sebagai team ada 2, pertama sebagai pribadi dan mempunyai tujuan dalam bekerja. Mempunyai impian apa dalam bekerja. Orang baru bisa termotivasi dalam bekerja bila mereka mempunyai tujuan dalam pribadi. Apa impian yang dia mau raih dalam konteks untuk pribadi. Bila tidak mempunyai tujuan maka kehidupan seperti sekedar berjalan saja. Ketika anda sebagai atasan ajak diskusi berdua dan tanya apa outcome dia dalam bekerja. Kedua, anda bisa juga menanyakan saat bekerja apa outcome dia dalam konteks didalam perusahaan. Karena kadang mereka cuma sekedar menjalani saja. Dengan membantu apa outcomenya bisa membantu apa yang mereka mau raih.

Menggunakan Value untuk memotivasi. Selama saya menjadi coach NLP di Indonesia dan mengajarkan NLP lisensi resmi dari Dr Richard Bandler, saya menemukan bahwa Value atau nilai – nilai penting dalam hidup kita bagaikan GPS yang mengarahkan kita ke satu tujuan. Imajinasikan ketika GPS sudah di arahkan oleh kita menuju ke satu tujuan maka ketika kita berbelok arah tidak sesuai GPS maka GPS akan mengarahkan lagi arah jalannya agar kita kembali on track. Ini juga seperti manusia, belajar NLP menemukan bahwa ketika dalam unconscious anda sudah ditentukan GPS atau Value anda maka jalan anda akan sesuai value tersebut. Maka apa yang harus anda lakukan dalam rangka memotivasi team atau karyawan. Belajar NLP Indonesia menganjurkan agar anda menanyakan apa nilai-nilai yang paling penting dalam hidupnya team anda lalu anda konek -an pekerjaan atau aktivitas yang dilakukan sesuai dengan value yang dimiliki. Caranya seperti apa? Anda bisa menanyakan apa keuntungan dan kerugian ketika melakukan aktivitas tersebut dan jika tidak melakukan. Setiap anda mengcoaching atau mengencourage mereka selalu arahkan ke value.

Meta program. Apa itu meta program? Meta program adalah Operating system didiri kita yang mengarahkan kita untuk bertindak atau berprilaku seperti apa. Dalam memotivasi seseorang selain dengan value ada yang namanya arah motivasi. Toward dan away from dimana orang yang toward akan mengejar atau mengapai tujuan sedangkan orang away from adalah orang yang menghindari dari rasa sakit. Jadi orang dengan meta program toward akan senang dan terpacu bila diiming-imingi sesuatu atau reward sedangkan orang away from dengan cara ditakuti – takuti. Istilah toward sama dengan metode carrot atau diberi hadiah sedangkan away from diberikan stick atau dihukum. Dan masih ada beberapa type meta program lainnya yang bisa dipakai untuk memotivasi team atau staf anda.

4 tahap Learning adalah sebuah proses pembelajaran dalam rangka anda mau memenuhi keahlian dan ketrampilan mereka berdasarkan pengetahuan yang mereka miliki. Dan tugas anda sebagai pemimpin adalah memberikan kemampuan tersebut bisa dengan diarahkan, dibimbing, di coaching dan lain sebagainya. Dalam 4 tahap learning manusia ada apa saja?

Unconscious incompetent. Ditahap ini orangnya tidak tahu bahwa dia tidak mampu. Ditahap ini adalah tahap pengenalan dahulu dan diajarkan ilmunya bagaimana cara mengerjakan pekerjaan dengan benar. Dan kita berikan role play untuk pekerjaan mereka.

Conscious incompetent. Setelah mereka turun kepekerjaan mereka, mungkin mereka baru menyadari bahwa mereka mengalami tantangan. Disana muncul problem yang kadang mereka tidak mampu menyelesaikan. Saran diberikan pengarahan agar mereka mampu bekerja dengan baik dan benar.

Conscious competent. Ditahap ini mereka sudah mulai bekerja dengan baik tetapi kadang masih kaku. Ditahap ini dibutuhkan kemampuan anda untuk melakukan coaching sehingga mereka bisa bekerja dengan baik dan benar.

Unconscious competent. Ditahap ini pekerja sudah mulai mampu melakukan pekerjaan dengan baik dan mungkin sudah mahir. Tahap disini adalah memberikan delegasi pekerjaan.

Memahami di sepatu mereka. Dalam belajar NLP tahap terakhir dan tidak kalah penting adalah anda harus berdiri diposisi staf anda. Coba anda bayangkan anda berada di posisi mereka. Apa sih yang sebenarnya mereka butuhkan untuk termotivasi? Saat anda memahami hal itu tinggal anda gunakan dan terapkan

Cukup dulu cara memotivasi team dan tips dari belajar NLP leadership Indonesia dan sampai jumpa lain kesempatan

Salam Performance

“YourAachievement is Our Mission”

Oleh : Antonius Arif