Semangat pagi, berjumpa lagi bersama saya coach Antonius Arif dan tulisan hari ini tentang Covert Selling. Apa itu covert? Covert adalah kata lain dari terselubung. Selling adalah penjualan. Nah bila digabungkan kata tadi maka menjadi bagaimana melakukan penjualan terselubung. Saya akan selalu membahas covert selling & influencing setiap hari jumat. Dan kata – kata tersebut tidak jauh – jauh dari penggunaan Hypnotic Language pattern yang diajarkan kelas Lisensi NLP Practitioner resmi dan diakui oleh Dr Richard Bandler, bapak dari NLP. Pagi ini saya akan sharing tentang 3 Frasa yang mempengaruhi orang lain. Teknik ini sangat keren banget bila anda bisa menggunakan dengan tepat. Sebenarnya frasa Hypnotic language pattern atau frasa covert selling lebih dari 3 tetapi ini yang saya bagikan untuk anda.

Apa saja frasanya yang dibahas hari ini?
Imajinasikan. Ini adalah salah satu frasa yang membuat orang masuk ke dalam kondisi trance. Pernahkah anda bicara dengan seseorang dan orang itu hanya mengatakan dengan suara yang tenang (bukan terburu – buru karena efeknya akan berbeda) lalu orang tersebut berkata, “bro, coba bayangkan/imajinasikan (jeda dahulu beberapa saat lalu melanjutkan ) tempat yang gue pergi itu ada padang rumput dan adà pegunungan yang sangat luas (sambil tangannya menunjukkan gunungnya)” dan secara tidak sadar andapun muncul imajinasi dalam pikiran anda mengikuti orangnya tersebut mengatakan hal tersebut. Yes, anda sudah berhasil terhipnosis oleh orang tersebut secara tidak disadari bahwa orang suka masuk ke kondisi trance dan kapan keluar kita juga tidak sadari. Nah bagaimana bila kita pakai untuk selling? Anda melakukan covert selling kepada seseorang? Contoh: anda menjual Air Condition yang harganya mahal. “Pak, imajinasikan (jeda) seandainya saja ac yang bapak pasang dikamar bapak. (Jeda) kemudian ac tersebut suatu malam rusak karena kualitas yang kurang bagus (jeda) pasti bapak dan keluarga akan kepanasan ya kan? Anda mau minta servis malam itu juga mungkin tidak bisa. (Jeda) apakah anda mau ambil resiko itu ? Tentu tidak kan pak?” Sudah mulai paham bagaimana melakukannya? Yuk, silahkan dilatih kalimatnya dan buat latihan yak. Ingat, ini bukan sekedar untuk covert selling saja tetapi juga bisa digunakan untuk aplikasi lainnya seperti untuk anak, pasangan bahkan team anda.
Temukan diri anda. Frasa temukan diri anda adalah salah satu frasa favorit saya. Karena ini seperti memberikan sugesti sesuatu kepada orang yang anda ajak bicara dan menariknya orang itu akan mengikuti kata – kata yang kita gunakan sesudahnya. Sekarang saya akan berikan contoh covert selling untuk penjualan rumah. “Saat bapak melihat rumah yang saya tunjukkan kepada bapak dan ibu, bapak dan ibu akan temukan diri anda (jeda) menikmati rumah yang saya tawarkan dan mungkin mulai meng imajinasikan bahwa anda akan betah tinggal disini.” Nah ketika menggunakan ini untuk covert selling maka orangnya akan masuk ke dalam dirinya dan mulai berpikir, hmm mungkin juga ya saya bakal suka disini. Nah seru kan? Bagaimana bila anda gunakan untuk membujuk pasangan atau anak anda untuk menyukai sesuatu yang dia tidak suka sebelumnya? Menarik kan?
Jika anda melakukannya / jika kamu mau, frasa berikut ini berguna untuk membuka pikiran bawah sadar dan dilanjutkan dengan kata perintah (embedded command) maka orangnya akan mengikuti instruksi atau perintah dari anda. Bagaimana jika anda gunakan untuk covert selling. Kita kombinasikan frasa – frasa diatas. Yuk kita masuk ke konteks jualan training NLP “Imajinasikan jika anda mau ijinkan (kata perintah) diri anda untuk menjadi Sukses dengan lebih cepat maka anda akan temukan diri anda saat selesai dari kelas yang anda nikmati dan income anda akan meningkat 70% sama seperti alumni yang lainnya yang belajar dengan kami.” Nah teman – teman, menarikkan pembelajarannya?
Nah sekarang saatnya anda berlatih menggunakan NLP covert selling agar anda menjadi semakin luar biasa. Dan anda akan temukan semua tulisan yang saya sharingkan setiap hari kepada anda membuat anda semakin ingin menggunakannya. Dan itu akan terjadi jika anda mau Rajin dan Praktekan ilmu yang saya bagikan kepada anda. Dan kenikmatan seperti apalagi yang bisa anda imajinasikan terjadi dalam hidup anda. Cukup dulu NLP covert selling dan sampai jumpa diminggu depan dalam tulisan NLP Covert selling yang lain.
Salam performance
“Your Achievement is Our Mission”
Oleh : Antonius Arif


Sebelum membahas lebih dalam, saya mau mengajak anda untuk belajar dahulu apa sih yang membuat orang cemas? Bedakan cemas dengan takut. Bila takut adalah membahas sesuatu yang dimasa lalu. Sedangkan cemas adalah membahas segala sesuatu yang dimasa depan karena sesuatu yang belum jelas. Dalam NLP ( neuro linguistic programming ) banyak teknik yang bisa digunakan untuk menangani kecemasan. Kecemasan itu muncul karena sesuatu yang belum pasti dimasa depan. Sesuatu yang belum jelas. Makanya banyak orang mengalami kecemasan untuk menghadapi masa depan. Contoh : cemas untuk memprospek bila dia seorang penjual, cemas terhadap ujian bila dia mahasiswa atau pelajar, cemas terhadap keuangan dimasa depan untuk para pebisnis. Dan masih banyak hal lain.
Banyak orang mengalami kesulitan untuk termotivasi sehingga banyak orang yang tidak bisa mendapatkan apa yang dia inginkan. Seakan – akan banyak hambatan untuk mencapai hal itu. Saya akan bagikan tipsnya dan semoga anda mendapatkan manfaat belajar NLP dari tulisan saya ini.
Nah kira – kira juri master chef tadi kenapa menganggap bahwa rendang itu harus crispy? Mungkin peta dikepala dia menganggap bahwa ayam itu harus crispy. Karena setahu saya ( ini salah satu peta saya ) bahwa nasi lemak itu ada yang ayamnya agak crispy tapi bukan rendang ya. Seingat peta saya, saya pernah memakannya. Mungkin ya, mungkin peta si Master Chef tadi juga sama dan dia me mixed up dikepala dia bumbu kelapa dari rendang itu jadi peta dikepala dia benar begitu bahwa ayam rendang harusnya crispy. Bisa jadi ya begitu. Saya belum sempat telpon master chef nya ya hahaha. Dikepala master chef tadi bahwa yang dia pahami dipetanya bahwa dia belajar ayam rendang itu crispy.

Setiap orang pasti memiliki frame pikiran yang berbeda-beda dan tidak mereka sadari. Frame sangat dibutuhkan bagi anda yang memiliki perkerjan berhubungan dengan banyak orang dan mengharuskan anda untuk dapat menginfluence orang banyak, seperti melakukan negosiasi, menjadi seorang atasan maupun sebagai sales. Kenapa saya bilang anda membutuhkan frame karena dengan memiliki frame yang tepat maka anda bisa memahami langkah apa saja yang akan anda ambil.