NLP For Life – Tips Mengatasi mental Down

Salam Performance!

Sedang merasa down karena menghadapi tantangan dalam hidup? Wajar kok yang namanya mahluk hidup didunia sudah pasti akan menghadapi tantangan.

Bekerja saat bertemu atasan atau bertemu dengan teman kerja atau menghadapi customer, dirumah tangga baik dengan pasangan dan keluarga juga melihat perkembangan anak anda, bahkan menghadapi tetangga pun bisa saja bisa membuat mental down. NLP for Life

Apa sih yang membuat seseorang mental down?

Mental down terjadi karena sesuatu yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan maka wajar saja bisa menjadi mental down.

Dan kadang bila terlalu sering terjadi maka diri kita menjadi mudah sekali sakit secara fisik. Apalagi 70-80% penyakit disebabkan oleh gangguan pikiran.

Bagaimana mensiasatinya secara NLP.

Dalam NLP ada asumsi dasar yang digunakan untuk memberdayakan diri kita dan juga orang lain. Apa itu?

Selalu ada niat positif yang memotivasi setiap perilaku.

Yang artinya ketika ada sebuah kejadian dan langsung kita adili kejadian dan kita label hal tersebut maka otomatis kita akan menjadi negatif dengan orang tersebut.

Silahkan lihat apa maksud baik dari orang tersebut walau perilakunya tidak berkenan dihati anda. Coba lihat setiap orang mempunyai sudut pandang positif kok hanya cara mereka yang kadang selaras dan kadang bisa jadi tidak selaras.

Yuk, coba lihat dari sudut pandang mereka maka hidup lebih berdaya

Antonius Arif

NLP for Life – Tips Mengatasi Perbedaan Pendapat

Ketika dalam bekerja maupun dalam kehidupan sehari hari tak jarang kita sering sekali mengalami perbedaan paham dan pendapat. Hal itu adalah lumrah sebenarnya dalam berhubungan antara manusia satu dengan yang lainnya. Hal itu kadang yang membuat komunikasi menjadi tidak lancar apalagi dalam berkomunikasi kadang meremehkan unsur memahami hal yang mendasari kenapa seseorang bisa berkata dan bertindak seperti itu sehingga sering sekali terjadi perpecahan bahkan sampai sebuah permusuhan yang mendalam dan membuat kedua belah pihak menjadi tidak nyaman.
Bila anda belajar NLP secara benar dan tepat, ada beberapa asumsi dasar yang digunakan dalam berkomunikasi satu sama lain. Asumsi apa yang digunakan dalam Neuro linguistic programing?
Yuk kita ulas lebih dalam
Asumsi yang pertama adalah
Setiap manusia mempunyai Peta Internal yang melandasi tindakannya
Dan asumsi kedua adalah setiap orang mempunyai INTENSI POSITIF dalam melakukan tindakan walau kadang tindakannya belum tentu tepat.
Saya selalu menemukan setiap orang yang berbeda paham selalu dilandasi sebuah intensi positif walau tindakannya salah. Walau sekalipun orang itu kriminal dipenjara sekalipun. Saya pernah bertemu dengan anak anak yang dipenjara karena perkara berat sekalipun, sebenarnya intensi mereka positif tetapi tindakannya menjadi kurang tepat dan merugikan orang lain.
Landasan dalam NLP setiap tindakan haruslah ekologis alias win win win. Ketika unsur 3 win tersebut tercakup semua maka seluruh hal tersebut maka menjadi perilaku yang lebih tepat dan berguna.
nlp for life

nlp for life

Jadi yang harus dilakukan ketika terjadi perbedaan paham atau selisih paham maka tugas anda menutupi selisihnya dengan cara
1. Cari tahu apa yang melandasi pemikiran tersebut yang menjadi inti perselisihan tersebut “langsung” kepada orang nya. Bukan dari gosip disekitarnya. Karena belum tentu tepat
2. Akui dan pahami yang melandasi tindakan tersebut
3. Selaraskan dengan hal apa yang anda mau bicarakan.
4. Hindari argumen
5. Cari solusi bersama
Selamat belajar NLP maka hidup anda menjadi lebih indah dengan NLP for Life
#NLPForLife #NLPforBusiness #LisensiNLPPractitioner #LisensiTrainerNLP #BelajarNLP

NLP for Life – Tips Mengatasi Bisnis Mentok

Saya memahami persis apa yang terjadi kepada otak kita ketika kita stuck atau bisnis mentok, seakan-akan seperti tidak ada jalan keluar. Yes, ini yang terjadi cara kerja otak seseorang.
Kok bisa begitu?
Yes, tidak tahu bagaimana caranya otak kita ketika melihat hanya dari satu sudut saja membuat kita seperti tidak punya jalan keluar lain. Seakan2 seperti tidak ada solusi lain.
Neuro Linguistic Programing menyadari itu, dan kita bisa belajar NLP dengan lebih dalam. Bagaimana caranya?
Ini caranya dalam NLP, bahwa setiap persoalan hidup kita bila anda hanya melihat satu jalan maka kita akan stuck. Be flexible, cari jalan lain. Karena banyak jalan kok setiap menghadapi permasalahan.
Sangat banyak melihat cara dari sudut pandang tertentu. Bahkan saya merasakan ketika ada persoalan hidup yang saya tidak bisa selesaikan bisa jadi karena saya kekurangan sumber daya, maka yang saya lakukan adalah saya mencari alternatif sumber daya agar memberdayakan kehidupan saya. Dengan cara apa? Saya belajar lagi ilmu yang bisa membuat atau menunjukkan jalannya sampai alternatif pilihan tersebut adalah alternatif yang tepat.
Itu baru saya lakukan setelah melihat dari helicopter view atau melihat dari sudut pandang sahabat saya atau teman saya yg lebih expert. Atau bisa juga melihat dari pengalaman anda di masa lalu yang mungkin saja pernah membuat anda menemukan jawabannya. Hanya kadang ketika melihat keribetan sebuah masalah yang menyebabkan anda tidak mau melakukan step back sejenak.
Step back akan membuat anda melihat masalah yang rumit menjadi lebih mudah dan sederhana.
Yuk berpikir cerdas dengan NLP dan membuat hidup NLP lebih indah.
#BelajarNLP #NLPLeadershipIndonesia #NLPforLife #NLPPractitioner #LisensiNLP
#BelajarNLP

NLP For Life – Tips Mengatasi mental Down

Sedang merasa down karena menghadapi tantangan dalam hidup? Wajar kok yang namanya mahluk hidup didunia sudah pasti akan menghadapi tantangan.

Bekerja saat bertemu atasan atau bertemu dengan teman kerja atau menghadapi customer, dirumah tangga baik dengan pasangan dan keluarga juga melihat perkembangan anak anda, bahkan menghadapi tetangga pun bisa saja bisa membuat mental down.

Apa sih yang membuat seseorang mental down?

Mental down terjadi karena sesuatu yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan maka wajar saja bisa menjadi mental down.

Dan kadang bila terlalu sering terjadi maka diri kita menjadi mudah sekali sakit secara fisik. Apalagi 70-80% penyakit disebabkan oleh gangguan pikiran.

Bagaimana mensiasatinya secara NLP.

Dalam NLP ada asumsi dasar yang digunakan untuk memberdayakan diri kita dan juga orang lain. Apa itu?

Selalu ada niat positif yang memotivasi setiap perilaku.

Yang artinya ketika ada sebuah kejadian dan langsung kita adili kejadian dan kita label hal tersebut maka otomatis kita akan menjadi negatif dengan orang tersebut.

Silahkan lihat apa maksud baik dari orang tersebut walau perilakunya tidak berkenan dihati anda. Coba lihat setiap orang mempunyai sudut pandang positif kok hanya cara mereka yang kadang selaras dan kadang bisa jadi tidak selaras.

Yuk, coba lihat dari sudut pandang mereka maka hidup lebih berdaya

#NLPForLife #LisensiNLPPractitioner #NLPforBusiness #LisensiNLPTrainer #BelajarNLP

Belajar NLP Leadership Indonesia : Menjalin relasi dengan atasan

Semangat pagi, Belajar NLP Leadership Indonesia bersama coach Antonius Arif Licensed Trainer of NLP ™ langsung dari Dr Richard Bandler Bapak dari NLP hadir kembali dengan Topik bagaimana menjalin relasi dengan atasan anda dengan NLP.

Kenapa sih seseorang perlu menjalin relasi yang baik dengan atasan? Tentu banyak sekali tujuan. Yang pertama adalah agar bisa menjalani pekerjaan dengan baik dengan atasan. Kedua bisa memahami apa yang benar – benar dibutuhkan atasan. Dan tentunya juga bisa membuat karir anda menjadi bagus dengan menjalin hubungan yang baik dengan atasan.

Ada beberapa prinsip yang bisa dipahami untuk menjadi dekat dengan atasan melalui teknik NLP. Kita bahas satu persatu :

Matching & Mirroring
Tujuan menggunakan teknik NLP ini, anda akan belajar bagaimana agar terjalin keakraban dengan cepat. Ada beberapa yang bisa anda lakukan untuk menjalin keakraban dan kata kuncinya adalah mencari kesamaan. Kesamaan apa? Kesamaan pikiran, kesamaan prinsip, kesamaan hobi dan kesamaan lainnya. Ternyata anda tidak menemukan satupun kesamaan dengan atasan anda. Apa yang harus anda lakukan? Anda bisa menggunakan yang namanya teknik Matching Mirroring. Dimana teknik tersebut anda menyamakan gerakan tubuh atasan anda saat anda sedang berbicara dengannya. Misalkan saat berbicara, anda melihat dia menaruh salah satu tangannya ke dagunya maka anda menunggu sekitar 5 detik lalu anda mengikuti dengan tangan anda ditaruh ke dagu anda. Apakah kalau dia tangan kanan anda harus tangan kanan? Tidak perlu persis sama. Mau tangan kanan atau kiri, silahkan saja. Setelah anda melakukan gerakan yang sama dengannya beberapa menit maka orang tersebut akan nyaman dengan anda. Karena anda dianggap sama dengan dirinya. Mungkin contoh anda pernah melihat seseorang berpacaran? Biasanya orang yang berpacaran akan melakukan gerakan tubuh yang sama dan sebangun. Baik dengan pakaian yang sama, gerakan mereka juga sama. Dan silahkan anda amati ya. Teknik NLP dan belajar NLP begitu menyenangkan ya kan?

Criteria Value
Tujuannya agar anda bisa memahami faktor pengambilan keputusannya dengan cara NLP anda anda belajar memahami orang lain khususnya atasan. Kadang ini yang suka salah anda pahami sehingga atasan anda bisa saja menganggap anda setiap melakukan pekerjaan dianggap tidak pernah benar.

Saya ambil contoh yang sederhana saat dulu saya pernah melihat bawahan saya begitu frustasi dengan keinginan saya. Misal: mencari hotel. Mereka mencari hotel dan ketika diajukan ke saya, saya tolak. Atau kalaupun saya ok, setelah saya pakai hotelnya dan saya akan komplain. Begitu saya menyadari bahwa mereka sebenarnya tidak memahami kriteria saya dalam mengambil keputusan maka saya minta mereka selalu membiasakan menanyakan kepada saya apa kriteria yang penting dalam mengambil keputusan berkaitan dengan tugas yang saya berikan. Barulah sejak itu saat mereka melakukan pekerjaannya sangat minimal kesalahan mereka. Dan ini juga saya sadari saat saya dulu menjadi staf dimana saya juga suka kesal dengan atasan karena tidak memahami maunya atasan saya.

Melakukan klarifikasi untuk memahami
Tujuan agar saat anda diberikan tugas anda harus menyamakan perspesi dulu dengan tugas yang diberikan. Kesalahpahaman sering terjadi karena tugas yang diberikan tidak sesuai yang dipahami dan dikerjakan. Jadi apa yang harus anda lakukan? Setiap diberi tugas oleh atasan, belajar NLP menyarankan anda untuk melakukan klarifikasi. Dimana anda menjelaskan atau mengkonfirmasi tugas yang diberikan oleh atasan dan bertanya kepada atasan jika anda tidak benar – benar memahami. Banyak orang yang lebih memilih diam dan menjawab paham jika ditanya apakah sudah jelas tugas yang diberikan. Itu yang akan membuat anda salah dalam mengintepretasikan.

Kebetulan saat saya di Tokyo, istri saya menanyakan tentang koper transportasi dari hotel Tokyo ke hotel Osaka menggunakan yamato transportation. Waktu istri saya bertanya ke resepsionis dan resepsionis menjawab dengan bahasa inggris ala kadarnya, dia hanya mengatakan yamato ada disebelah gedung ini. Dan kami mencari bahkan sampai saya memakai google tidaklah menemukan sama sekali. Lalu istri saya berinisiatif sampai mencari ke seven eleven karena biasanya ada disana. Tetapi kasir mereka tidak bisa bahasa inggris sama sekali. Dan dia hanya memberikan lembaran yang isinya bahasa jepang. Waduh. Akhirnya persis 1 hari sebelum perjalanan kami ke Gunung Es Tateyama, saya dan istri kembali ke resepsionis meminta bantuan agar mereka bantu untuk mengisikan kepada kami. Saat kami berbicara dengannya, dia mengatakan bahwa ada toyama setelah dinding ini. Nah kembali lagi dia mengatakan dinding dan kali ini saya mengklarifikasi lagi. Dinding yang dimaksud apakah setelah arca central karena memang ada gedung arca central. Dan dia mengatakan bukan. Persis dibalik dinding ini. Nah loh, karena mereka melihat kita bingung, dia anterin kita ke balik dinding versi mereka dan oalaaaa, benar-benar dibalik dinding dan disitu tempat yamato tetapi memang tidak ada informasi jelas bahwa itu yamato. Belajar dari pengalaman itu jika di Jepang maka kita harus mengkonfirmasi sampai kita benar – benar jelas dan sama persepsi. Begitu juga saat anda diberi tugas oleh atasan, biasakan anda menanyakan dan mengklarifikasi dengan sejelas mungkin. Tugas yang diberikan jelas maka hasil pasti sesuai dengan maunya atasan.

Cukup dulu tulisan belajar NLP Leadership Indonesia kali ini, semoga bisa membantu anda dengan jelas dan membuat anda disukai oleh atasan karena tugas yang diberikan bisa sesuai yang diharapkan.

Salam Performance

Belajar NLP Leadership Indonesia : Takut Salah Mengambil Keputusan

Semangat pagi, kembali lagi bersama saya coach Antonius Arif, Licensed Trainer of NLP langsung dari Dr Richard Bandler, Father of NLP ™. Topik hari ini membahas tentang bagaimana cara agar saat mengontrol emosi negatif menjadi positif agar bisa mengambil keputusan yang tepat.

Saya banyak melihat bahwa orang sering sekali mengambil keputusan dalam kondisi emosi yang tidak tepat. Dan saat dalam kondisi emosi yang tidak tepat maka pengambilan keputusan bisa saja menjadi salah. Saya ambil contoh : anda baru saja dimarahi oleh atasan dan anda langsung saja mengambil keputusan untuk mengundurkan diri. Dan setelah disetujui lalu beberapa waktu kemudian anda menjadi sadar bahwa pengambilan keputusannya adalah salah. Kok bisa? Dalam belajar NLP, saya menemukan bahwa kondisi tidak berdaya saat mengambil keputusan maka hasilnya juga tidak berdaya. Jadi apa yang harus dilakukan? Biasanya yang akan saya lakukan adalah saya akan menenangkan diri dahulu beberapa saat kemudian dengan kondisi kepala yang sudah tenang dan baru ambil keputusan. Dalam belajar NLP disebut breaking state. Berapa lama tenang tersebut? Setiap orang berbeda – beda. Ada yang cepat dan ada yang lama. Ada yang membutuhkan beberapa menit, ada yang jam bahkan ada yang berhari – hari. Setiap orang bisa berbeda – beda. Anda tentunya yang lebih tahu.

Saat sudah tenang, barulah anda mengambil keputusan yang anda mau terapkan dalam hidup anda. Dan cara ini juga berlaku saat anda mau melakukan dicoaching khususnya dengan teknik NLP atau menemukan solusi. Metode langkahnya sama hanya berbeda saat bagian akhir. Dibagian akhir bukan sekedar tenang tetapi ditambahkan kondisi berdaya. Cari pengalaman masa lalu dimana anda pernah berdaya dan ambil pengalaman tadi dan ingat dimana anda berdaya. Saat anda sudah merasa berdaya, silahkan anda ambil keputusan maka hasilnya akan jauh lebih baik.

Itulah segelintir teknik belajar NLP leadership Indonesia yang bisa diterapkan. Bila tertarik ingin mendalami silahkan bisa klik informasi disini.

Salam Performance.

Belajar NLP Leadership Indonesia : 5 tips mengcoaching team anda

Semangat pagi, belajar NLP Leadership Indonesia kembali lagi hari ini membahas 5 tips mengcoaching team anda agar mereka bisa bekerja secara maksimum. Ada hal yang menarik kenapa saya mau membahas hal ini, di jaman serba digital ini teknik mengcoaching staf atau team tidak bisa lagi dengan metode diktator atau marah – marah. Karena jamannya sudah berbeda. Bahkan saya pernah mendengar dari beberapa cerita kalau mereka dipanggil untuk dicoaching maka mental mereka akan down duluan. Mereka berpikir bahwa mereka akan di “keramasin” hahaha. Salon kali ya hahaha. Yes, bahkan ada perusahaan multi nasional yang stafnya itu paling tidak suka di coaching dengan alasan dimata – matai. Waduh! Artinya coaching disamakan dengan spionase dong hahaha. Ketika saya belajar NLP, saya jadi memahami bahwa ada beberapa hal yang harus dipahami tentang mengembangkan team dan gaya kepemimpinan. Motivasi dengan marah – marah akan membuat orang menjadi takut dan malah tidak keluar potensi asli mereka loh. Hmm menarik kan?

Apa sih alasan teknik marah – marah atau dengan gaya diktator sudah tidak bisa berjalan? Ini ada beberapa pendapat dari pakar Leadership John Shore. Ini efek kalau selalu marah – marah

  • Anda mentraining secara tidak langsung mereka untuk tidak berpikir. Karena dimarahi maka secara tidak langsung membuat mereka takut mengambil keputusan makanya lebih baik tidak usah berpikir atau menyampaikan pendapat.
  • Ketika anda marah ke mereka maka mereka akan marah balik kepada anda tetapi mereka tidak bisa menunjukkannya karena anda bos mereka maka mereka hanya menunjukkan dengan cara produktivitas mereka akan menurun. Karena mereka mulai berpikir buat apa bekerja seperti ini atau lebih baik keluar atau mencari pekerjaan lain saja. Saya juga mengalami waktu bekerja sebagai karyawan, saya bangun pagi saja sudah malas dan sudah berpikir bakal dimarahi apalagi pagi ini ya. Dan saya hanya bertahan 3 bulan dan saya keluar akhirnya.
  • Secara tidak langsung mengurangi autoritas anda. Ketika anda memarahi mereka maka mereka akan berkumpul dengan beberapa orang yang juga senasib dan sepenanggungan dan mereka akan mengatakan bahwa mereka benar dan anda yang salah. Ini dilakukan akan membuat anda merasa tidak nyaman dengan mereka dan mereka juga sama. Dan ujung – ujungnya jadi toxic employee.
  • Anda membuat staf anda menjadi tidak respek dengan anda. Mereka merasa buat apa berjuang toh anda akan marah – marahi mereka terus. Jadi mereka akan dengan berbagai cara bakal menghindar bertemu dengan anda.
  • Anda akan membuat mereka salah berulang – ulang. Ini ada dari pengalaman saya, dimana ketika team dihitung kesalahannya secara terus menerus dan tidak tahu bagaimana akhirnya mereka bakal salah terus sampai mereka keluar.
  • Dan anda yang menarik, ada sebuah penelitian dari lembaga independent mengatakan ketika ada atasan yang suka marah – marah ke team maka kemungkinan sekitar 25 persen karyawan anda akan keluar. Woww, banyak juga ya.

Jadi apa yang harus dilakukan? Belajar NLP Leadership Indonesia akan mensharingkan kepada anda bagaimana cara mengcoaching team yang efektif supaya bisa mereka termotivasi dalam bekerja. Inilah 5 tips belajar NLP leadership Indonesia

  • Mencari tahu value & purpose hidup mereka. Cara yang paling mudah adalah menemukan inner motivation mereka. Dengan menanyakan nilai yang penting dalam hidup dirinya serta menemukan tujuan hidupnya. Setelah sudah, konek – kan aktivitas dia kepada value dan purpose dia. Maka dia akan semangat melakukan aktivitas tersebut dengan lebih mantap. Hmm belajar NLP seru dan mempermudah yah.
  • Mencari faktor penghambatnya. Ketika melakukan coaching, yang saya akan tanyakan kepada dirinya adalah apa faktor penghambat dirinya yang menyebabkan dirinya berhenti melakukan aktivitasnya. Dan apa yang sudah dilakukan dirinya untuk memperbaikinya. Dan bereskan faktor penghambatnya dengan teknik – teknik NLP tentunya.
  • Melepaskan limiting belief berkaitan pekerjaan. Faktor lain yang menyebabkan tidak berhasil dalam melakukan aktivitas pekerjaan adalah memiliki yang namanya limiting belief. Temukan apa limiting beliefnya atau kata lain adalah mental blocknya dan bereskan hal tersebut.
  • Chunking pekerjaan menjadi kecil – kecil. Pengalaman saya, saya menemukan ketika orang ditanya apakah anda paham dan rata – rata mereka jawab paham. Ternyata belum tentu paham. Bahkan ada yang kebingungan. oleh sebab itu chunking atau dipecah pekerjaan tersebut menjadi bagian kecil – kecil dan itu akan membantu dia dalam melakukan pekerjaan.
  • Memberi pujian. Ketika dia berhasil melakukan pekerjaan dengan baik maka pujilah dia agar dia semakin semangat untuk mengerjakannya

Itulah 5 tips bagaimana mengcoaching team dengan NLP agar bisa teamnya menjadi lebih bagus. Belajar NLP Leadership Indonesia pamit undur diri dan sampai jumpa diartikel saya yang lain.

Salam performance

Your Achievement is Our Mission

Oleh : Antonius Arif

Pelatihan Penjualan dan NLP : siapa kamu?


Semangat pagi, pelatihan penjualan kembali lagi hari ini bersama anda membahas topik yang fundamental khususnya mengenai identitas diri anda sebagai penjual ( sales ) yaitu siapa diri anda ? Saya banyak menemukan dikelas pelatihan penjualan saya juga diperusahaan waktu saya bekerja. Saya bisa melihat bahwa dia bakal menjadi sales yang bagus atau tidaknya tergantung kepada dirinya mengidentitaskan dirinya seperti apa. Karena dengan identitas yang kuat akan mempengaruhi kepercayaan diri seorang penjual saat melakukan penjualan.

Dalam pelatihan penjualan dan motivasi yang saya adakan, saya sering sekali meminta untuk diri peserta menuliskan siapa diri mereka? Ada yang menuliskan saya adalah seorang salesman diperusahaan ABC atau saya adalah seorang penjual dan sebagainya. Berdasarkan pengalaman saya melakukan pelatihan secara one on one atau pelatihan penjualan dan motivasi secara masal saya menemukan identitas yang biasa akan membuat seorang penjual hanya melakukan penjualan dengan cara yang biasa dan tidak luar biasa. Kok bisa begitu? Yes, kata – kata yang disebutkan akan mempengaruhi tubuh anda. Dalam NLP kami mempercayai kata – kata yang diucapkan akan mempengaruhi diri anda dan tingkah laku anda. Karena menjadi penjual bukan sekedar keahliannya saja tetapi kemampuan pikiran akan mempengaruhi pusat tubuh dalam bekerja. Pernah nga ada bicara saya lemas rasanya hari ini dan benar – benar tubuh anda akan lemas? Ya ini pengaruh dengan kata – kata yang anda ucapkan mempengaruhi ke tubuh. Apalagi saat anda menjadi penjual dan juga mengatakan saya adalah penjual pt abc. Ini tidak membuat anda merekam program ke pikiran bawah sadar agar menjadi lebih daripada yang anda ucapkan.

Kenapa bisa begitu? Dalam pelatihan penjualan dan NLP yang saya sharingkan saya mensharingkan teknik yang dikenal istilah Neurological level. Dimana dalam neurological level dibagi berdasarkan

Spiritual, dilevel ini bisa berarti purpose atau tujuan hidup anda. Jadi anda melakukan ini semua untuk siapa lagi?

Identity, adalah identitas diri anda dan kata kuncinya adalah siapa saya dalam konteks tertentu atau konteks anda sebagai manusia secara keseluruhan

Value & belief, ini berkaitan nilai – nilai yang anda anut dan juga keyakinan – keyakinan yang anda miliki.

Capability, kemampuan apa yang anda miliki seperti knowledge dan skill.

Behavior, perilaku apa yang anda miliki

Environment, lingkungan anda yang anda punya.

Dimana identitas diatas bisa mempengaruhi belief atau keyakinan didalam diri seseorang dan begitu juga akan mempengaruhi dengan capability atau kemampuan kita dan juga akan mempengaruhi perilaku kita. Nah menariknya bila identitas anda sebagai seorang penjual dan ditanya siapa diri anda dan dijawab : saya adalah seorang penjual dari pt abc maka ya anda akan bersikap seperti itu dan sebaliknya jika anda memasukan identitas anda dengan baik maka akan mempengaruhi belief anda menjadi lebih positif dan juga akan mempengaruhi ke perilaku anda. Hmm makin menarik ya rahasia seseorang menjadi juara yang saya cuplikan dari pelatihan penjualan dan NLP

Jadi yang baik seperti apa?

Bila sudah mempelajari konsep diatas maka yang harus kita lakukan adalah menentukan identitas anda yang positif. Saya beri contoh dan ini yang saya gunakan : siapa saya? Saya adalah supersalesman 10 customer datang kepada saya dan 9 pasti closing. Dan ini yang membuat saya menjadi Top Achiever award 3 thn berturut – turut dan juga menjadi Marketer to watch 2006 dari majalah SWA. Ada juga seseorang yang bagus penjualannya ketika ditanya siapa saya? Maka dia menjawab saya adalah Top Sales Nasional sepanjang tahun. Maka menariknya itu yang terjadi saat dia berjualan dan prestasinya juga sesuai dengan apa yang dia katakan.

Apa yang bisa di simpulkan? Bahwa kata – kata seorang penjual akan mempengaruhi tingkah laku dia dalam melakukan proses penjualan dan bila mau menjadi extraordinary maka berkata – katalah kepada diri anda yang extraordinary. Cukup dulu tulisan saya kali ini dari pelatihan penjualan dan akan membahas topik – topik yang lain ke depan

Salam performance

“Your Achievement is Our Mission”

Oleh : Antonius Arif

Belajar NLP Leadership Indonesia : 4 tips Rajin membaca buku

Semangat pagi! Saya Coach Antonius Arif, Licensed Trainer of NLP ™ approved by Dr Richard Bandler Father of NLP membawakan topik 5 tips agar rajin membaca buku. Banyak orang yang mengalami kesulitan untuk membaca buku. Padahal tahu bahwa orang – orang hebat didunia membaca 50-60 buku per tahun itu sama seperti kuliah S1. Wowww menarik ya. Seandainya kita punya kemampuan dan niat saja untuk membaca buku maka hidup kita pasti berbeda, setuju teman – teman?


Yuk kita mulai untuk belajar NLP Leadership Indonesia

4 tips untuk anda bisa baca buku adalah

  1. Temukan dulu apa tujuan anda membaca buku. Sebelum membaca, tentukan dulu apa tujuan anda membaca buku. Bila anda tidak punya niat untuk apa membaca maka anda tidak akan pernah membaca. Contoh : tujuan membaca untuk mengembangkan diri dalam dunia kepemimpinan. Maka baca buku kepemimpinan.
  2. Akses fokus pengalaman masa lalu. Akses fokus pengalaman masa lalu anda dimana anda merasa sangat fokus. Ingat pengalaman itu dan ingat perasaannya. Jika perlu lakukan anchor. Dan bila anda mau membaca buku lagi maka anda trigger anchor nya dan itu akan membuat anda membaca buku dengan lebih fokus.
  3. Ketika membaca jangan bolak balik. Walaupun saat anda membaca, mungkin sudah melupakan apa yang anda baca. Percayalah pikiran bawah sadar anda pasti akan ingat. Dan teruskan saja bacanya tanpa perlu dibolak balik dan teruskan sampai selesai.
  4. Bawa selalu rasa penasaran ketika anda membaca buku. Dengan penasaran maka akan membuat anda terus menerus membaca hingga selesai.

Itu tips belajar NLP Leadership indonesia agar anda bisa menjadi luar biasa dalam membaca buku

Semoga berguna

“Your Achievement is Our Mission”

Oleh : Antonius Arif

Belajar NLP Leadership Indonesia : 5 tips mengatasi Mental Block

Semangat pagi, saya Coach Antonius Arif Licensed Trainer of NLP ™ resmi dari Dr Richard Bandler (Father of NLP ™ ) kembali lagi bersama Belajar NLP Leadership Indonesia dengan membawakan topik 5 tips mengatasi Mental Block. Apa sih mental Block atau dalam NLP disebut Limiting Belief? Limiting belief adalah sebuah belief atau sebuah keyakinan yang membatasi diri jika anda ada sebuah rencana untuk mencapai sesuatu. Dan akibat limiting belief tersebut akhirnya anda menjadi tidak mengejarnya untuk mencapainya. Contoh : anda punya impian agar bisa mencapai promosi karir. Tetapi anda mempunyai limiting belief bahwa buat apa promosi karir karena karir naik bakal ribet dan banyak hal yang diurus. Nah ini salah satu belief yang menghambat untuk pencapaian kesuksesan. Bila anda dengan belajar NLP Leadership Indonesia maka NLP bisa membantu anda dengan relatif lebih cepat. Sudah siap untuk mendapatkan tips dari belajar NLP?


Bagaimana anda mengatasi Limiting belief? Ini 5 tips dari belajar NLP Leadership Indonesia untuk merubah limiting belief menjadi belief yang mendukung anda mencapai tujuan.

Identifikasikan apa Limiting belief atau mental blocknya. Apa goal yang anda ingin kejar? Dan ketika mengimajinasikan goal tersebut apakah anda mempunyai keraguan? Dan keraguan tersebut berbicara tentang apa? Dan itulah yang disebut Limiting belief.

Menemukan Highest intention limiting belief. Setelah diketemukan, apa niat tertinggi atau apa niat positif dari limiting belief itu? Karena setiap limiting belief mempunyai maksud positif. Dan apa maksud positif dari limiting belief tersebut? Saya beri contoh : saya takut prospek karena takut dihina orang. Nah jadi maksud baik limiting belief itu adalah melindungi diri anda agar tidak dihina. Bukankah itu bagus?

Bertanggung jawab 100 persen. Setelah anda tahu apa maksud positif dari limiting belief tersebut maka anda harus menggunakan konsep bertanggungjawab 100 persen. Maka anda harus menyadari bahwa semua problem yang terjadi dalam hidup kita adalah tanggungjawab kita. Menurut konsep Michael Hall, dalam diri kita ada 4 bagian. Dimana manusia mempunyai pikiran, perkataan, perasaan dan perilaku. Ada orang yang merasa bahwa mereka tidak bisa mengendalikan pikiran mereka, ada juga yang tidak bisa mengendalikan perilaku mereka dan lain-lain. Maka saya menyarankan anda untuk menggunakan teknik power zone. Dan untuk memudahkan anda latihan maka anda bisa download filenya dilink ini http://www.masteringstuttering.com/Techniques/Power-Zone.pdf

Reframing limiting belief. Setelah anda sudah bertanggungjawab kepada diri anda maka selanjutnya anda buat diri anda lebih positif dalam pola berpikir. Maka yang harus anda lakukan adalah merubah maknanya. Jika problem itu karena orang lain maka anda cari kira – kira apa makna positif dia melakukan itu kepada anda? Misal : saya pernah dihina sama orang dengan dia mengatakan “jual saja celana dalam ibumu” dan dulu itu membuat saya kesel dan sakit hati. Dan apa makna positif kejadian itu? Makna positifnya adalah mungkin dia bermaksud becanda hanya caranya salah. Nah bila kita pakai reframing dengan konsep konteks maka dalam konteks apa perilaku itu berguna? Mungkin membuat saya harus membuktikan kepada orang tersebut untuk menjadi orang yang diakui prestasinya maka mereka tidak lagi menghina saya. So, sekarang yuk cari makna positif atas kejadian itu.

Temukan WHY untuk belief yang mendukung. Apa alasan anda untuk berubah? Kenapa harus lakukan hal yang positif itu. Tanya kepada diri anda dan lihat hasilnya.

Cukup dulu tulisan kali ini di belajar NLP Leadership Indonesia sampai jumpa ditulisan saya lainnya.

Salam performance

“Your Achievement is Our Mission”

Oleh : Antonius Arif