NLP for Life – Mengempower diri dan orang lain

Selamat Pagi

 

Pernahkah anda memberi masukan kepada orang lain dan orang lainnya menolak anda? Bahkan mereka seperti memprotek dirinya sendiri?

 

Yup, jika anda tidak memahami fungsi kerja otak dan tidak memahami cara NLP bekerja dipikiran anda, sama saja anda seperti seseorang yang sedang berjalan dalam kegelapan. NLP itu bagaikan sebuah buku panduan buat pikiran anda. Sebuah guidance system untuk membawa anda sesuai keinginan anda dan juga untuk mengatasi trouble shooting. Ya memang ada orang yang mengatakan sama seperti buku manual diri anda.nlp for life

 

Tetapi buat saya, ini bukan hanya buku manual tetapi buku blue print yang digunakan para montir atau tukang reparasi peralatan elektronik. Yup.

 

Coba seandainya ada seseorang yang lagi bermasalah dan anda kasih tahu dengan cara keras atau menyindir pasti reptil brain akan jalan. Dimana fungsi reptil brain ada 4. Yaitu fight, flight, food dan fuxk. Yup, jd ketika ada seseorang menyindir atau menyerang dirinya maka reaksinya ya kalau ngs fight ya flight alias menghindar. Nah loh, jadi harus bagaimana? Ya jaga hubungan dulu kpd reptil brain bahwa anda tidak punya maksud buruk. Sama seperti anda kalau mendekat kepada buaya, ular atau kadal dan kalau mereka merasa anda itu berbahaya maka pilihannya hanya 2 yaitu menyerang atau menghindar. Hmm menarik ya 🙂

 

Trus selanjutnya teknik NLP mengajarkan untuk menggunakan building rapport. Jadi ibaratnya reptilnya jinak. Yang dipikiran anda bayangkan seperti membuat binatang itu jinak. Gimana caranya hihihi

 

Selanjutnya baru kita cari tahu apa niat positif dia melakukan itu dan lanjutkan dengan memahami dan menyetujui maksud positif dia. Lalu berikan dia saran. Maka human brain akan jalan. Karena fungsi human brain adalah berpikir dan menganalisa.

 

Seandainya saja anda yang sebagai atasan dan melihat sesuatu yang tidak sesuai harapan maka reptil brain anda akan bermain maka anda akan muncul perasaan emosi. Maka yang harus anda lakukan adalah “jinakan” reptil brain anda dan gunakan limbic brain atau mamalia brain. Dimana mamalia adlh mahluk yang berempati kepada sesamanya. Jadi secara NLP lakukan reframing. Lihat dari sudut positifnya. Cari sudut empatinya dari situasi yang menyebabkan hal tersebut. Ingat empati bukan berarti anda tetap membiarkan mereka dalam kondisi buruk seperti itu. Lalu gunakan neo cortex brain alias human brain untuk memberikan pengarahan kepada mereka dengan mengajak mereka berpikir. Teknik yang efektif dalam NLP adalah teknik bertanya sehingga mereka akan menganalisa apakah tindakannya benar atau tidak?

 

Yuk gunakan teknik NLP yang PAS dan TEPAT agar hidup anda lebih cepat mencapai kesuksesan.

 

Antonius Arif

Posted in Coaching.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty − seven =