NLP for Life – Menolak Makan setelah Sembuh

Selamat Pagi

 

Suatu hari saya mendapat telpon dari sahabat saya yang baru saja mengalami sakit dibagian perut dan menjadi trauma atas makanan. Dia berasumsi kalau makan maka perutnya akan sakit. Dan buat dirinya makan itu begitu menderita.

 

Sahabat saya tersebut meminta bantuan saya untuk membantu permasalahan dirinya tersebut. Dan saya datang bertemu dengannya dan ngobrol ngobrol dengan dirinya. Yes, tubuhnya menjadi lebih kurus dengan kondisi tubuh yang bisa saya katakan tidak dalam vitalitas yang bagus. Seperti orang capek dan lelah. Guru saya mengatakan jika menjadi kurus tetapi tubuh lemah, berarti ada yang salah dalam tubuhnya. Becareful buat yang lagi diet, perhatikan ketika diet, tubuh anda menjadi berenergi atau sebaliknya? Jika sebaliknya maka salah arah

nlp for life

Lalu saya ajak berbicara ttg problemnya tersebut, makanan apa yang dia tidak bisa makan dan dijawab hampir seluruh makanan apapun yang dia makan selain bubur akan membuat perutnya sakit. Dan saya bertanya kalau menurut dokter apakah aman jika dia makan? Dokter mengatakan yes aman. Karena sdh periksa seluruh bagian tubuh dg berbagai alat kedokteran. Yang membuat sakit karena ada luka di area perut.

 

Maka saya putuskan untuk menggunakan teknik NLP Advance yang saya sharingkan di kelas Design Human Mind Technology tgl 25-26 Mei 2019 (informasi http://bit.ly/DesignHumanMind ) ilmu ini saya pelajari ketika belajar Design human engineering langsung dengan Dr Richard Bandler dan belajar Meta State untuk mengembangkannya lebih dalam.

 

Dan setelah saya terapi hanya kurang dari 5 menit, dan langsung saya minta coba untuk memesan makanan sayur yang biasanya membuat dirinya sakit, dan sembuh! Bahkan saya menunggu selama 10 menit (karena biasanya 5 menit sdh bereaksi sakit), dan everything going fine

 

Penasaran? Apa yang saya lakukan?

 

Ini yang saya lakukan

  1. Mengidentifikasikan bahwa yang saya lakukan benar2 aman secara medical. Bahwa dirinya sudah mengecek dg MRI, CT Scan, endoskopy, periksa full hasil darah termasuk cek CA marker dan hasilnya aman. Hanya ada luka di area perut (sy lupa apakah lambung atau usus)
  2. Recall pengalaman makanan yang enak. Dia menyebut beberapa makanan seperti bubur kwantung, lidah sapi dan sbgnya. Saya anchor pengalaman tersebut menggunakan teknik spinning. Saya bertanya perasaan tidak nyaman tersebut seperti berputar kemana? Beliau jawab berputar ke depan dan berwarna merah. Kemudian saya minta reverse dan warnanyapun saya ubah.
  3. Mental block ttg makanan bhw setiap makanan sakit juga saya bereskan dg teknik yang sama. Dan saya bereskan
  4. Membereskan timeline atau garis waktunya. Dengan membereskan garis waktunya, saya bisa lebih mudah meletakan masalah dimasa lalu. Dan sumber masa lalu saya taruh dimasa depan.
  5. Induce hypnotic state saat menutup. Menggunakan teknik hipnosis dan setelah itu terlihat bahwa mukanya berubah menjadi lebih berenergi
  6. Test . Dibagian ini saya test makan dan saya tunggu apakah reaksi negatif muncul? Ternyata tidak. Sudah terjadi healing untuk menikmati makanan

 

Banyak orang yang ingin lebih PAS dan TEPAT tetapi tidak mau bertanggungjawab 100 persen utk memperbaikinya. Kenapa tidak sekarang anda bisa mengendalikan diri anda untuk mencapai hasil Peak Performance anda.

 

Antonius Arif

NLP for Life – Temukan Inti Masalah Team

Selamat Pagi

 

Banyak pemimpin yang seringkali kebingungan kenapa teamnya tidak jalan atau kinerjanya tidak bagus. Baik itu pemimpin MLM, Asuransi, Perusahaan apalagi perusahaan yang berkaitan dengan dunia penjualan.

 

Mereka suka kebingungan apa yang harus dilakukan saat teamnya tidak berkinerja dengan baik. Ini yang saya sharingkan dikelas NLP Tranceformative Coaching tgl 21-22 Mei 2019 (informasi : http://bit.ly/TranceformativeCoachingwithNLP )

nlp for life

Dan saya bagikan sedikit cara menemukan masalah dari team anda.

 

  1. Temukan apa masalahnya berkaitan stres atau bosan?
  2. Temukan masalahnya berkaitan dengan motivasi atau kompetensi

 

Setelah itu baru anda akan menemukan obat yang tepat dalam melakukan coaching, yuk saya bagi lebih dalam lagi. Bagaimana tahu masalah tersebut bosan atau stres? Dan juga masalah motivasi atau kompetensi?

 

Mudah, yuk kita kupas

  1. Kalau masalahnya bosan maka mereka kurang tantangan. Maka berikan tantangan baru. Kalau masalahnya stres maka kompetensi ditambah.
  2. Juga dicek motivasinya apakah dia punya problem dengan kepercayaan diri? Jika ada, bereskan hal tersebut dengan intervensi NLP yg diajarkan dikelas Tranceformative Coaching. Kalau dia punya masalah komitmen alias suka datang telat, suka lupa dengan pekerjaannya dan sbgnya maka perlu diintervensi bagian komitmennya dan dichallenge apakah dia mau memutuskan dan mengijinkan untuk komitmen?
  3. Jika sudah diketemui bila masalah di sana, lalu cek apakah kompetensinya memadai? Jika kurang memadai maka lanjutkan perbaiki dibagian itu.

 

Mengembangkan team tidak sesulit itu kok jika tahu cara yang PAS dan TEPAT maka hasilnya akan menjadi lebih keren lagi.

 

Salam Performance

 

Antonius Arif

NLP for Life – Struktur Mempengaruhi terselubung

Selamat Pagi

 

Pernahkah anda berusaha untuk mempengaruhi seseorang baik dengan pasangan, berjualan atau bernegosiasi tetapi berjalan tidak mulus? Apa yang salah ya?

nlp for life

Wajar anda gagal, sayapun pernah mengalami hal tersebut sebelum saya belajar mengenai teknik covert persuasion dengan teknik NLP.

 

Ketika berbicara untuk mempengaruhi seseorang dengan teknik Advance Influence, ada 4 fase yang harus dikuasai. Apa saja fase tersebut? Menurut Roberto Monaco seorang pakar persuasi dan juga dulu adalah tangan kanan Anthony Robbins dalam berjualan diseminar dan dipanggung, dan ini adalah salah satu teknik yang akan saya sharingkan dikelas Invisible Influence yg diselenggarakan 18-19 mei 2019 (informasi detail klik http://bit.ly/TheSecretofInvisibleInfluence ) 4 fase itu

 

  1. Mindset Psychology.

 

Apa itu mindset psychology,  mindset psychology adalah sebuah frame yang digunakan ketika mempengaruhi orang lain. Kita ambil contoh jika berbicara seorang wanita cantik artis terkenal. Misal Dian Sastro. Dia pasti PD sekali bahwa dia cantik. Jadi dia tidak meminta orang untuk mengakui bahwa dia cantik. Krn memang dia cantik. Jadi yang harus dilakukan adalah ketika dia melakukan persuasi kepada orang, dia bakal meyakini bahwa dirinya cantik tanpa perlu memberitahu orang bahwa dia cantik. Nah ketika anda mau mempengaruhi seseorang, anda juga harus meyakini bahwa yang anda tawarkan juga sangat bagus dan orang2 lain pasti membutuhkannya. Jadi bukan jurus mengemis yang dipakai. Betulkan?

 

  1. Presentation Delivery.

Ketika mempengaruhi seseorang, mindset saja tidaklah cukup. Anda harus tahu bagaimana cara membawakan presentasinya, baik cara bicara, intonasi, gesture, body languagenya. Saya mengalami sekali ketika mempengaruhi seseorang antara bicara cepat maupun lambat. Ketika tangan bergerak dan tidak, itu sangat mempengaruhi dalam berkomunikasi. Apalagi dengan teknik covert persuasion, anda bisa membuat seseorang mengikuti apa yang anda arahkan

 

  1. Struktur presentasi

Tidak bisa dilepaskan konsep konsep mempersuasi ads strukturnya. Jika tidak mengikuti struktur maka anda akan kesulitan dalam mempengaruhi seseorang. Struktur yang digunakan biss bermacam2 salah satunya ABS (attention, bypass consciousness dan stimulate  dengan memberi informasi yang anda mau masukan kepada orang tersebut) atau bisa juga menggunakan konsep struktur AIDA (attention, interest, desire, action) dan tak jarang orang menambahkan conviction. Dan ada 9 fase selling on stage. Dan juga ada Genesis story (ini akan dibahas diartikel ke depan)

 

  1. Linguistic Influence

Apakah cukup dengan 3 hal diatas, tidak. Masih ada bagaimana cara menggunakan kata – kata tertentu yang menghipnotis. Dan nanti saya akan bahas dibeberapa tips ke depan juga.

 

Wah menarik ya, banyak hal yang bisa dilakukan untuk mempengaruhi seseorang.

 

Mempengaruhi seseorang dengan cara yang PAS dan TEPAT akan membuat orang akan mengikuti anda dengan lebih mudah.

 

Hmmm asyik kan?

Salam Performance

 

Antonius Arif

NLP for Life – Hanya mau melihat apa yang ingin di lihat

Selamat Pagi

 

Ada seorang guru yang sedang bercerita kepada temannya yang juga seorang guru SMP. Dia bercerita bahwa ada seorang murid SMP yang bernama Andi. Dia nakal sekali dan suka menganggu temannya. Dan dia tidak koperatif saat belajar. Dan teman guru tersebut ketika mendengar cerita itu jadi bingung dan dia mengatakan “kok saya tidak melihat itu. Di kelas dia baik banget, ceria dan suka membantu temannya.” Guru yang komplain tadi ngotot “ah masa? Coba kita cocokan namanya. Ini andi yang sama kita bicarakan?” Dan ternyata sama.

 

Karena penasaran, ketika teman tersebut mengajar maka dia duduk dibelakang dan mengamati. Dan selama mengajar temannya tersebut mengajar dengan santai dan ceria. Dan sedangkan temannya yang duduk dibelakang mencatat hal yang andi lakukan buruk dan sebagainya. Dan begitu selesai kelas, guru tadi diskusi dan menyimpulkan apa yang terjadi dibelakang kelas, “nah bener kan andi trouble maker” dan guru yang mengajar dan punya persepsi positif tentang andi itu tidak setuju dan dia mengatakan ,”tidak, andi bagus dan dia banyak bantu temannya,”

nlp for life

Nah loh, kok bisa?

 

Saya akan berikan anda jawaban kenapa bisa begitu? Ini berkaitan bagaimana anda bisa mempengaruhi orang lain secara terselubung yang kebetulan saya ada kelas Invisible Influence pada

Sabtu – Minggu,18-19 Mei 2019, informasi klik http://bit.ly/TheSecretofInvisibleInfluence dan akan dibahas TUNTAS disana. Dan saya banyak belajar dengan pakar2 Influence dan Persuasion dunia secara langsung seperti Richard Bandler, Kevin Hogan, John La Valle, Owen Fitzpatrick, Victor Antonio, Alex Mandossian dan masih banyak lagi.

 

Dan buat anda yang belum PUTUSKAN, saya akan bantu anda untuk memberikan NLP tips bagaimana mengatasi hal tersebut

 

Sebenarnya anda hanya mau melihat, mendengar dan merasakan apa yang anda mau lihat, dengar dan rasakan. Kenapa saya selalu mengatakan tidak ada realita yang ada hanya persepsi. Jadi ketika anda mau mempengaruhi orang lain, anda harus mempunyai Mindset bahwa orang tersebut mudah dahulu. Orangnya koperatif dan sebagainya maka mempengaruhi akan lebih mudah. Kegagalan anda bukan saat bertemu dengan orangnya tetapi kegagalan anda adalah battle in your mind. Sama seperti ketika saya mengcoaching seseorang dan dia ngotot bahwa market lagi sepi tetapi ketika saya mengatakan jika ada orang lain yang jago bisa jualan kira-kira siapa, dia sebut satu nama. Dan kemudian saya tanya, jika orang tersebut jualan apakah akan mudah closing? Dia jawab “iya”. Nah saya tanya “apakah marketnya sepi?” Dia terdiam.

 

Jadi semua itu tergantung peta pikiran anda yang PAS dan TEPAT maka mempengaruhi orang akan lebih mudah dan menyenangkan.

 

Antonius Arif

NLP for Life – “Tidak Tertarik” (kasus Influence)

Selamat pagi

 

Tahukah anda, orang cenderung mengatakan TIDAK kepada hal yang mereka tidak yakin untuk menjawab apa. Makanya kenapa kadang seseorang sulit mempengaruhi orang lain jika kita langsung to the point. Memang lebih aman mengatakan tidak daripada

  1. Takut salah ambil keputusan
  2. Takut dimanipulasi
  3. Takut dibohongi.  nlp for life

 

Makanya wajar jika seseorang yang berhubungan dengan orang lain lebih cenderung mengatakan TIDAK sebelum mendengarkan. NLP mengajarkan banyak mengenai hal ini

 

Kenapa begitu? Otak manusia terdiri dari 3 komponen

  1. Reptil area. Yang berfungsi memproteksi diri anda.
  2. Mamalia brain, emosi berada disini
  3. Human brain, analisa dan berpikir.

 

Bagaimana cara mengatasi kondisi tersebut? Dan bukan kebetulan saya membuka workshop 2 hari INVISIBLE INFLUENCE

Sabtu – Minggu,18-19 Mei 2019, informasi klik http://bit.ly/TheSecretofInvisibleInfluence dan akan dibahas TUNTAS disana. Dan saya banyak belajar dengan pakar2 Influence dan Persuasion dunia secara langsung seperti Richard Bandler, Kevin Hogan, John La Valle, Owen Fitzpatrick, Victor Antonio, Alex Mandossian dan masih banyak lagi.

 

Dan buat anda yang belum PUTUSKAN, saya akan bantu anda untuk memberikan NLP tips bagaimana mengatasi hal tersebut

 

Pernahkah anda sadari beberapa film box office itu kalau film tersebut menceritakan realita hidup kita sehari hari. Dan itu yang akan menyentuh sesuai dengan realita kita. Tetapi film yang ceritanya belum apa apa sudah mahluk luar angkasa, buat kita agak susah diterima dan masuk akal sehingga sulit untuk box office.

 

Cara menjinakan reptil brain salah satunya dengan teknik NLP adalah PACING atau menyamakan dulu dengan kondisi dia. Biasa yang bisa dilakukan adalah kita bercerita atau bertanya sesuai dengan kondisi dia saat itu. Dan itu yang akan mencairkan suasana. Sehingga reptil brainnya menjadi tidak siaga dan lebih mudah dipengaruhi.

 

Bagaimana kalau kita pakai dalam konteks mempengaruhi staf, kalau belum apa2 dipanggil dan ditegor, pasti rejection mereka besar. Begitu juga anak, pasangan bahkan customer sekalipun.

 

Orang yang menguasai komunikasi dan punya kemampuan mempengaruhi terselubung (baca : invisible influence) akan lebih mudah mendapatkan apa yang dia inginkan terjadi dengan lebih PAS dan TEPAT

 

Antonius Arif

NLP for Life – Eye Bird View Problem

Semangat Pagi

 

Ada alumni saya yang cukup dekat dengan saya pernah bertanya, “kok coach Arif ketika mendapat tantangan atau masalah seakan2 ada saja jalan keluarnya. Kok bisa?”

 

Saya tercenung ketika mendengar pertanyaan tersebut, iya juga ya. Kok saya bisa selalu mendapat jawaban atau solusi. Walau solusinya belum tentu tepat ya.

nlp for life

Saya jadi ingat beberapa hal yang bisa menjadi bahan pemikiran saya ketika mendapat tantangan. Dan itu belief atau analogi yang selalu ada dipikiran saya. Sama seperti ikan yang ikannya sendiri tidak tahu apa itu air karena dia dalam air itu sendiri. Ini yang sering menjadi renungan saya ketika memecahkan masalah.

 

Ketika kita ada dalam masalah, maka kita didalam masalah tersebut. Maka wajar kita tidak bisa melihat dari sudut pandang lain dalam menyelesaikan masalah. Albert Einstein pernah mengatakan ,” anda tidak pernah bisa menyelesaikan masalah dilevel yang sama anda ciptakan. Anda harus menaikkan kemampuan anda dilevel berikutnya” hmmm ini yang akhirnya menjadi pemikiran saya setiap mendapat tantangan.

 

Dan ini yang saya sharingkan dikelas NLP Unleashed Genius within yang akan dibawakan besok hari sabtu tgl 4 Mei 2019 di Kemang. (Klik : http://bit.ly/NLPUnleashedGeniusWithin )

 

Tetapi buat anda yang belum PUTUSKAN hadir, saya akan kupas caranya

 

Siap belajar?

  1. Jangan terus memaksakan diri ketika ada problem dan terus memakai cara yang sama. Berhenti sejenak. Coba melihat masalah jangan secara detail problem. Ini yang kadang membuat anda terjebak dan seakan2 tdk ada jalan keluar.
  2. Benang kusut itu bentuknya sudah terbuntal menjadi satu, maka yang harus anda lakukan, mundur sejenak dan melihat secara keseluruhan dan cari dimana titik persoalan dimulai
  3. Jika sudah melihat persoalan secara menyeluruh, segera cari referensi dari ilmu yang anda miliki. Ini kalau saya adalah kembali ke go back to basic. Krn problem kadang bisa diselesaikan bukan dengan pikiran yang komplek tp kadang cara sederhana bisa membantu
  4. Jika tidak ada solusi dari anda, maka saatnya menggunakan pendekatan albert einstein, mencari ilmu dari orang yang tahu dan upgrade diri anda atau bertanya kepada teman anda yang lebih expert dibanding anda. Ingat, jangan mengeluh. Kalau mengeluh maka ini yang orang suka tidak mau dengar.

 

Yuk temukan cara yang PAS dan TEPAT maka hasilnya akan berbeda.

Antonius Arif