12 Mitos Tentang Hypnoterapi Yang Harus Diketahui Kebenarannya

 

Banyak mitos hypnoterapi yang kebenarannya belum diketahui masyarakat. Berikut adalah 12 mitos mengenai hypnoterapi.

  • Penghipnotis mampu mengendalikan pikiran Anda

Faktanya adalah tidak ada seseorang yang mampu mengendalikan pikiran Anda, kecuali diri Anda sendiri. Peran dari hypnosterapis hanyalah memberikan sugesti yang Anda inginkan. Hal ini tidak akan membuat diri Anda kehilangan kendali terhadap pirikan Anda.

  • Anggapan bahwa diri Anda akan dibuat malu

Pola pikir ini muncul karena pengaruh hypnosis panggung yang banyak dipertontonkan. Hal ini berbeda dengan hypnoteraphy, karena pada proses ini keadaanya serius untuk menyelesaikan masalah bukan untuk hiburan.

  • Asal hypnosis adalah kekuatan supranatural

Faktanya hypnosis tidak berhubungan samal sekali dengan kekuatan ghaib. Hypnosis menggunakan kemampuan sugesti dari hypnoterapis.

  • Ketika dihipnotis, Anda takut tidak dapat kembali ke keadaan semula

Pada dasarnya hypnosis sangat aman dilakukan karena pada keadaan terhipnotis sebenarnya Anda berada dalam keadaan sadar sepenuhnya. Ketika dalam keadaan terhipnotis Anda ingin menghentikannya, maka Anda dapat menghentikannya dengan cara wajar yaitu dengan membuka mata, berbicara tenang, atau meregangkan badan.

  • Merasa belum pernah terhipnotis

Walaupun secara sadar Anda mengatakan belum pernah terhipnotis, namun pada dasarnya setiap orang pernah terhipnotis. Setiap hari, setidaknya Anda mengalami keadaan terhipnotis dua kali, yaitu saat akan tidur malam dan ketika bangun tidur di pagi hari.

  • Hypnosis merupakan pengobatan ajaib

Hypnosis bukan sesuatu yang ajaib. Hanya saja hypnosis memiliki metode yang relative lebih cepat disbanding pengobatan lainnya.

  • Hypnosis dapat digunakan untuk mengungkapkan kebohongan atau pengakuan

Faktanya dalam sesi hypnoterapi tidak dapat dilakukan sidang pengakuan. Hal ini dikarenakan setiap orang memiliki keunikan, sehingga hypnoterapi tidak berfungsi sebagai alat untuk mengungkapkan kebohongan.

  • Ketika di hipnotis, Anda merasa kehilangan kesadaran

Namun, perlu Anda garis bawahi bahwa keadaan terhipnotis Anda berada dalam keadaan sadar bukan tertidur. Hal ini dapat dibuktikan karena pada saat Anda di hipnotis Anda akan berkonsentrasi dan focus dengan perkataan penghipnotis.

  • Self hypnosis lebih aman dibandingkan hypnoterapi

Faktanya memang benar untuk dilakukan di beberapa kasus. Namun, pada kasus yang cukup berat penggunaan self hypnosis kurang cocok karena akan memicu pertentangan antara sugesti dan nilai dasar pada diri Anda.

  • Merasa tidak dapat dihipnotis

Sikap ini merupakan suatu kepercayaan yang kolot. Saat ini hypnotherapist professional telah memiliki metode yang dapat menyesuaikan terhadap keadaan kliennya.

  • Pikiran bahwa hypnoterapi sama dengan stage hypnosis

Hal ini sangat salah, karena keduanya memiliki cara dan tujuan yang berbeda. Pada stage hypnosis subjek telah dipilih terlebih dahulu sedangkan pada hypnoterapi dapat dilakukan semua orang.

  • Hypnotist menanamkan will pada klien

Pada hypnosis modern, hypnotherapist tidak menanamkan nilai dasar baru kepada kliennya.

Posted in Hipnoterapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + four =